Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Seorang ODP Dirawat di Ruang Isolasi, Ratusan Kaling, Kelihan dan Warga Kini Dipantau

Bali Tribune/ PENJELASAN - Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Jembrana memberikan keterangan terkait adanya belasan ODP dan ratusan orang yang dipantau, Senin (23/3).
Balitribune.co.id | Negara - Seorang pasien kini menjalani perawatan di ruang isolasi Sal Anggrek RSU Negara. Hingga kini ada belasan warga Jembrana berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Begitu juga dengan ratusan peserta studi tiru Kepala Lingkungan (Kaling) dan Kelihan Banjar ke daerah yang terpapar corona, juga dipantau beberapa di antaranya berstatus ODP.
 
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha yang mendampingi Sekda Jembrana selaku Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Jembrana, I Made Sudiada mengatakan pasien laki-laki berusia 50 tahun tersebut dirujuk ke RSU Negara pada Minggu (22/3) malam setelah sebelumnya selama lima hari sempat dirawat di Puskesmas I Pekutatan.
 
“Awalnya dirawat karena demam berdarah, dan memiliki riwayat ke daerah terjangkit (Covid-19) sehingga dirujuk ke RSU Negara,” ujarnya, Senin (23/3). Ia menambahkan,  pasien mengalami demam dan sebelumnya sempat pergi ke Magelang dan Jakarta.
 
Namun dipastikan belum ada tambahan pasien dalam pengawasan (PDP). Ia menambahkan, hingga kini di Jembrana ada total 17 ODP termasuk salah seorangnya yang kini sedang di rawat di ruang isolasi RSU Negara.
 
ODP tersebut terdiri dari enam orang kaling/kelihan banjar yang ikut studi tiru di Kabupaten Malang dan 10 warga lainnya yang semuanya memiliki gejala klinis maupun riwayat bepergian.
 
Sedangkan 253 orang peserta rombongan studi tiru Kaling/Kelihan Banjar serta 85 warga lainnya juga kini dipantau. Kendati belum ada gejala klinis, namun 338 orang tersebut di pantau petugas surveylance di masing-masing Puskesmas yang mewilayahi lantaran memiliki riwayat perjalan ke daerah terjangkit.
 
Begitupula empat dari lima camat di Jembrana yang juga ikut dalam rombongan yang tiba di Jembrana pada Rabu (18/3) lalu, juga diakuinya sudah diperiksa kesehatannya. Semuanya dipantau selama 14 hari ke depan.
 
Menurutnya, ODP maupun warga yang dipantau tersebut masih menjalani isolasi mandiri di rumah-masing. “Seharusnya mereka membatasi diri dan baru boleh melakukan aktivitas normal kembali setelah dinyatakan kondisinya tetap sehat selama 14 hari,” jelasnya.
 
Sebelumnya pada Senin (16/3) lalu ada seorang ODP yang dirujuk ke UGD RSU Negara. Orang tersebut memiliki riwayat bepergian ke luar negeri, namun  karena tidak ada gejala klinis sehingga diisolasi di rumah dan setelah 14 hari akan dicek kembali.
 
Ia menyarankan masyarakat yang merasa memiliki gejala klinis maupun riwayat bepergian ke daerah terjangkit segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan (faskes) baik itu Puskesmas maupun RSU Negara. Terlebih kini RSU Negara sudah berstatus rujukan pasien corona.
 
“Kalau ada pneumonia statusnya jadi PDP. Kami sudah ada empat ruang isolasi dan tambahan APD sebanyak 50 serta 4 dokter spesialis penyakit dalam. Untuk pasien ODP ini, kami sudah ke Denpasar mengambil media pengambilan sampel untuk uji sampel swab di Surabaya,” tandasnya.
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Sempat Tertahan di Arab Saudi, Satu Keluarga Asal Jembrana Akhirnya Pulang dengan Selamat

balitribune.co.id I Negara - Memanasnya konflik di  Timur Tengah yang melibatkan Israel, Iran, dan Amerika Serikat dalam beberapa waktu terakhir sempat menimbulkan kekhawatiran bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang tengah berada di kawasan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Dukung Pembelajaran Berbasis Teknologi, Bupati Klungkung Serahkan Bantuan 18 Unit Laptop

balitribune.co.id I Semarapura -  Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Ketut Sujana dan Anggota DPRD Klungkung dapil Banjarangkan I Wayan Widiana menyerahkan bantuan sarana belajar kepada sejumlah sekolah di Kabupaten Klungkung, Kamis (5/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampak Angin Ribut, Sejumlah Bangunan Porakporanda

balitribune.co.id I Gianyar - Suara gemuruh angin ribut membuat warga Gianyar terbangun cemas, Kamis (5/3/2026) dinihari. Angin yang berhembus kencang selama 40 menit itu disusul hujan dan menimbulkan pohon bertumbangan serta kerusakan sejumlah bangunan. Syukurnya, hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Ikuti Korve Aksi Bersih Sampah di Pantai Jimbaran

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa mengikuti Korve Aksi Bersih sampah di Pantai Jimbaran, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan wood Chipper oleh Kementrian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Kepada Pemkab Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Sorga Mekar Rusak Rumah Warga, 2 KK Mengungsi

balitribune.co.id I Singaraja -  Diduga akibat curah hujan tinggi dan faktor kelabilan tanah, terjadi fenomena perayapan tanah (soil creep) melanda kawasan Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Buleleng. Rayapan tanah sendiri merupakan salah satu bentuk dari longsor bergerak dengan lambat, namun memiliki daya rusak yang besar.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Buleleng Rencanakan Budidaya Apel di Desa Gitgit

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Distan) tengah menyiapkan program pengembangan tanaman apel di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Program ini dirancang sebagai langkah diversifikasi lahan pertanian sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata di kawasan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.