Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Serah Terima Pengelolaan Jaringan Pipa Telaga Waja

Bali Tribune / TANDATANGANI - Bupati Gede Dana Tandatangani BA Serah Terima Pengelolaan Jaringan Pipa Telaga Waja.

balitribune.co.id | AmlapuraJelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 77, Bupati Gede Dana hadiahi warga Tianyar dengan distribusi jaringan pipa Telaga Waja, dengan penandatanganan berita acara serah terima Pengelolaan Sementara 3 jalur jaringan transmisi dan distribusi jaringan pipa telaga waja yang dibangun Pemkab. Karangasem, Senin (5/8).

Dasar penandatanganan Berita Acara tersebut berdasarkan Perjanjian Kerja Sama antara Kepala Dinas PUPRKP Prov. Bali dengan Kepala Dinas PUPRKP Kab. Karangasem Nomor 075/11/PKS/B.Pem.Kesra/V/2021 dan 075/60/PKS-DPUPR/PEM/2021 tentang Pelaksanaan Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum Telaga Waja.

Kepala Dinas PUPRKP Karangasem, Wedasmara dalam laporannya menyampaikan bahwa berdasarkan koordinasi yang dilakukan antara Dinas PUPR Kabupaten Karangasem dengan Dinas PUPRKIM Prov. Bali melalui UPT PAM Prov. Bali dan Perumda Tirta Tohlangkir, secara umum disepakati bahwa pihak UPT PAM Prov. Bali akan mengelola jaringan transmisi pada stage pertama dari reservoar distribusi milik Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida, sedangkan jaringan transmisi diatasnya beserta seluruh reservoar dan jaringan distribusi akan dikelola oleh Perurmda Tirta Tohlangkir.

Bupati Gede Dana menyampaikan, air minum merupakan salah satu pelayanan dasar yang wajib mendapatkan perhatian dari pemerintah. Jalur jaringan transmisi dan distribusi jaringan pipa telaga waja yang dibangun Pemkab. Karangasem berlokasi di Desa Tianyar Barat, Tianyar Tengah, dan Tianyar. “Karena kita ketahui bersama masih banyak masyarakat Karangasem khususnya di wilayah Kecamatan Kubu, Abang dan Seraya yang masih menghadapi masalah kekurangan air bersih. Namun hal tersebut harus dilaksanakan secara bertahap karena kondisi dan permasalahan di masing-masing tempat yang berbeda-beda," tambahnya.

Bupati Gede Dana juga menyatakan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Telaga Waja merupakan Jaringan Perpipaan yang cukup besar bahkan boleh dikatakan terbesar di Indonesia yang panjangnya mencapai lebih dari 70 Km dengan kondisi topografi yang cukup ekstrim. Dalam pengoperasiannya tentu membutuhkan teknologi yang tinggi dan biaya operasional yang besar.

"Untuk itu kepada pihak pengelola perlu cermat dalam pengelolaannya sehingga keberlanjutan dari program ini dapat terjaga selama-lamanya. Hal ini penting untuk diketahui demi peningkatan layanan pemerintah khususnya dalam bidang air bersih. Masyarakat juga diharapkan bijak dan efisien dalam memanfaatkan air agar tidak terjadi pemborosan," pintanya.

wartawan
AGS
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.