Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Setelah Viral Beli Beras 11 Ton ke Petani, Wanita Cantik Ini Kini Bagikan 2000 Paket Sembako Untuk Masyarakat

Bali Tribune / BANTUAN-Urban Company menyiapkan paket sembako yang akan di bagikan ke pekerja disektor pariwisata di Bali
balitribune.co.id | Denpasar - Ditengah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia khususnya Bali, ternyata masih ada orang dermawan yang ikut memperhatikan nasib masyarakat terdampak Covid-19. Setelah viral karena membeli beras 11 Ton ke petani langsung beberapa hari lalu, kini wanita cantik yang diketahui bernama Kadek Maharani Kemala Dewi (32), asal Gianyar ini kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan membagikan 2000 paket sembako yang didistribusikan dalam beberapa tahap.
 
Seperti halnya pada Rabu (6/5), Ceo Urban Company ini menyerahkan sembako sebanyak 1000 paket yang diperuntukkan untuk pekerja disektor pariwisata di Bali yang terkena dampak Covid-19 melalui Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali.
 
Pada kesempatan ini, Ketua Umum GIPI Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana memberikan apresiasi kepada Urban Company yang menaruh kepedulian yang tinggi terhadap nasib pekerja yang dirumahkan.
 
“Distribusinya nanti tetap melalui survei dan database yang telah kami lakukan sebelumnya, kami pastikan merata dan tepat guna dan tepat sasaran,” terangnya.
 
Sebelumnya pada Sabtu (2/5), Maharani melalui Urban Company juga menyerahkan paket sembako di Kelurahan Serangan, Kertagraha Kesiman, Sukawati, Singapadu, Karangasem, Bangli dengan masing-masing sebanyak 50 paket sembako. Tak hanya itu, pada Senin (4/5) pagi juga dilaksanakan penyerahan 50 paket sembako di Desa Madenan, Tejakula, Buleleng. Selanjutnya akan kembali dibagikan sembako kepada masyarakat dalam minggu ini hingga total keseluruhan mencapai 2000 paket sembako.
 
Wanita cantik yang biasa disapa Maharani ini mengatakan jika yang dilakukannya adalah semata-mata untuk membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19 yang belum pasti kapan selesainya. Ia memastikan tidak ada unsur lain dalam kegiatannya selain hanya bentuk kepeduliannya terhadap masyarakat agar bisa terus menyambung hidup.
"Ini murni karena saya peduli terhadap masyarakat, tidak ada unsur lain. Kita harus saling bahu-membahu menghadapi pandemi ini. Saya berharap agar apa yang saya lakukan tidak disalah artikan," ungkap Maharani yang ketika di konfirmasi pada Minggu (3/5) pagi.
 
Maharani yang juga Ceo Urban Company ini berharap agar pandemi Covid-19 ini bisa cepat berakhir sehingga aktifitas masyarakat bisa kembali normal. Ia juga mengajak semua pihak agar tidak saling menyalahkan terkait pandemi ini, namun saling bahu-membahu untuk menghadapi nya.
 
"Ayo kita saling bahu-membahu menghadapi pandemi ini, jangan saling menyalahkan. Lakukan apa yang bisa kita berikan untuk masyarakat, itu jauh lebih baik ketimbang saling menyalahkan," tutupnya.
wartawan
Redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

153 Orang di Lapas Tabanan Jalani Tes Urine

balitribune.co.id I Tabanan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar razia dan tes urine terhadap 153 petugas dan warga binaannya pada Senin (6/4/2026). Kegiatan itu dilakukan untuk memperkuat deteksi dini jelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62. Lewat kegiatan itu, Lapas Tabanan hendak memastikan lingkungannya bersih dari peredaran gelap narkoba.

Baca Selengkapnya icon click

Karya Ida Betara Turun Kabeh, Ribuan Umat Hindu Sembahyang di Pura Agung Besakih

balitribune.co.id I Amlapura - Umat hindu memadati Pura Agung Besakih untuk menghaturkaan Bakti Penganyar dan persembahyangan bersama dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh. Upacara Bakti Penganyar ini berlangsung khusuk dipuput oleh sejumlah Sulinggih, dan pada Selasa (7/4/2026) merupakan jadwal bakti penganyar Kabupaten Badung.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Terjerat Judi, Oknum Karyawan Yayasan di Bali Gasak Uang Tunai dan Aset Operasional

balitribune.co.id | Denpasar - Aksi seorang staf Yayasan Solefamily Bali berinisial TAM alias Titho (31) terbilang tega. Sebab, pria dengan alamat asal Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Flores, NTT ini mencuri uang Yayasan Solefamily Bali yang diperuntukan orang - orang sakit. Diduga kuat, uang hasil curian itu untuk berjudi karena pria kelahiran 30 Oktober 1995 itu mempunyai riwayat berutang dan berjudi. 

Baca Selengkapnya icon click

Puting Beliung Terjang Sesandan, Atap 9 Rumah Warga Porak-poranda

balitribune.co.id I Tabanan - Angin puting beliung menerjang sejumlah rumah di lingkungan Banjar Sesandan Dangin Yeh, Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan pada Selasa (7/4/2026) sore. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, setidaknya ada sembilan rumah warga yang atapnya mengalami kerusakan akibat peristiwa itu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.