Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Setiap Bulan, RSUP Sanglah Selalu Terima Kasus Bunuh Diri

RSUP Sanglah
Bali Tribune

Denpasar, Bali Tribune

Kasus kematian akibat bunuh diri kembali terjadi. Kali ini, seorang pria bernama Saiful Anwar (35) nekad mengaakhiri hidupnya dengan cara mengantung diri di sebuah pohon akasia yang terletak di Bunwall Barat Phase 2 kawasan BTID, Serangan, Denpasar Selatan, Rabu (27/7) malam. Selanjutnya, jenazah pria asal dari Bojonegoro, Jawa Tengah ini dievakuasi oleh tim BPBD kota Denpsar ke Instalasi Forensik RSUP Sanglah untuk ditindak lebih lanjut.

Pihak Instalasi Forensik RSUP Sanglah menerima jenazah korban pada pukul 20.10 wita. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan tindakan pemeriksaan luar (PL) terhadap jenazah pada pukul 22.21 wita. Dari hasil pemeriksaan itu, pihak kedokteran menyimpulkan bahwa kematian korban murni karena bunuh diri. Terbukti dengan tindak adanya tanda-tanda luka kekerasan pada tubuh jenazah. Terkecuali luka jeratan pada leher sebagamana gambaran korban gantung diri.

“Saat dilakukan PL, korban masih dalam kondisi berpakian lengkap. Hasil dari pemeriksaan itu, kami menemukan luka lecet tekanan berwana coklat yang melingkar pada leher korban,” ungkap Kepala Bagian/SMF Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, dr Ida Bagus Putu Alit, Kamis (28/7). Dari tanda-tanda yang ada pada tubuh jenazah, pihaknya memperkirakan korban sudah tidak bernyawa kurang dari 12 jam sampai 24 jam sebelum dilakukan pemeriksaan luar.

“Pada jenazah juga ditemukan tanda-tanda mati lemas yakni adanya titik merah pada mata dan kebiruan pada kuku jari tangan,” katanya sembari menambahkan jenazah korban sudah diambil oleh pihak keluarga pada pukul 10. 00 wita pagi (kemarin-red) untuk dimakamkan di kampung halamannya.

Dengan kembali muculnya kasus kematian akibat gantung diri ini, pihak Instalasi Forensik RSUP Sanglah sudah menerima 12 jenazah dengan kasus yang sama di semester pertama, terhitung dari bulan Januari hingga Juli tahun 2016. Di antaranya, pada Januari berjumlah satu kasus, Febuari terdapat empat kasus, Maret ditemukan satu kasus, April terdapat satu kasus, Mei ditemukan tiga kasus dan Juni terdapat satu kasus, sedangkan untuk bulan Juli berjumlah 2 kasus terhitung dengan kasus kematian Saiful Anwar.

“Pada kasus kematian akibat gantung diri yang kami priksa selama ini, kebanyakan didominasi oleh jenis kelamin laki-laki yakni berjumlah 10 korban, 1 di antaranya WNA berkebangsaan Amerikat Serikat. Sedangkan, 2 korban lainnya berjenis kelamin perempuan,” Katanya Dalam soal itu, dr Alit mengatakan jika kasus gantung diri yang sampai menyebabkan kematian memang cendrung didominasi oleh jenis kelamin laki-laki.

Sedangkan, pada jenis kelamin perempuan hanya sampai tahap percobaan bunuh diri. “Jenis kelamin laki-laki memang rentan melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri. Ini karena moralitas tertinggi ada pada lelaki sehingga menjadi beban psikologi pada lelaki itu sendiri. Akibatnya, lelaki rentan terkena depresi. Berbeda dengan perempuan, kasus percobaan bunuh diri paling banyak tetapi tidak menimbulkan kematian,” Katanya

Psikiater Prof dr LK Suryani mengatakan kebanyakan orang yang melakukan bunuh diri disebabkan oleh faktor depresi akut. Di mana para korban tidak bisa menghadapi kenyataan saat menghadapi masalah. Karena itu, peran keluarga maupun lingkungan sangat penting dalam mencengah seseorang untuk melakukan bunuh diri. Untuk menyembuhkan orang yang menderita depresi, kita harus mencari tahu faktor penyebabnya. Apakah karena trauma masa lalu seperti kekerasan seksual, masalah ekonomi, atau mendapat kekerasan oleh keluarga, dst.

Dari sana, kita bisa mencari jalan keluar pada permasalahan yang dihadapi korban. “Ada beberapa tingkatan deperi yakni ringan, sedang dan berat. Kalau masih depresi ringan bisa disembuhkan melalui konsultasi ke psikolog. Namun, jika sudah sampai pada depresi sedang dan depresi berat, saya menyarankan untuk segera dibawa ke psikiater untuk ditangani lebih serius,” katanya saat ditemui di kediamannya di Jalan Ganda Pura No 30, Kertalanggu, Kesiman, Denpasar Timur.

wartawan
Valdi S Ginta

Proyek Pipa Bawah Laut di Badung Terkendala Izin Jalan Nasional

balitribune.co.id I Mangupura - Penyelesaian proyek jaringan pipa bawah laut di Kabupaten Badung masih menunggu satu izin krusial terkait pemanfaatan jalan nasional. Meski pemasangan pipa telah mencapai kawasan Bypass Ngurah Rai, proses akhir belum dapat dilakukan sebelum izin koneksi diterbitkan.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 10 April, Pemkot Denpasar Terapkan WFH Setiap Jumat

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat, yang akan dimulai pada 10 April 2026. 

Kebijakan ini merujuk pada arahan pemerintah pusat terkait efisiensi energi dan fleksibilitas kerja, serta tertuang dalam Surat Edaran Walikota Denpasar Nomor B/000.8.3/602/SETDA Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tahap Awal WFH, Pemkab Tabanan Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan

balitribune.co.id I Tabanan -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan seluruh unit pelayanan publik tetap beroperasi secara normal dan menjadi prioritas utama meskipun kebijakan Work From Home (WFH) mulai diberlakukan bagi sebagian pegawai.

Prioritas ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar tanpa hambatan di tengah masa penyesuaian sistem kerja baru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

153 Orang di Lapas Tabanan Jalani Tes Urine

balitribune.co.id I Tabanan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar razia dan tes urine terhadap 153 petugas dan warga binaannya pada Senin (6/4/2026). Kegiatan itu dilakukan untuk memperkuat deteksi dini jelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62. Lewat kegiatan itu, Lapas Tabanan hendak memastikan lingkungannya bersih dari peredaran gelap narkoba.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.