Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Siat Geni di Tuban, Tradisi Melempar Api untuk Menetralisasi Energi Negatif

Siat Geni
Bali Tribune / SIAT GENI - Tradisi melempar api ‘Siat Geni’ di Tuban, Kuta Badung. 

balitribune.co.id | Mangupura - Puluhan yowana Desa Adat Tuban, Kecamatan Kuta, Badung, kembali melaksanakan tradisi Siat Geni di sisi Timur Pura Dalem Kahyangan Tuban, Sabtu (26/9/2026) malam. Tradisi ini digelar bertepatan dengan Purnama Kapat dan menjadi bagian dari rangkaian Puncak Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Pedudusan Agung, Menawa Ratna, dan Tawur Balik Sumpah Utama.

Sekilas, Siat Geni terlihat seperti aksi saling melempar api. Para peserta menggunakan sabut kelapa yang telah dibakar dan kemudian saling melemparkannya secara bergantian. Namun bagi masyarakat Desa Adat Tuban, prosesi tersebut memiliki makna ritual yang jauh lebih dalam.

Bendesa Adat Tuban, I Wayan Mendra, menjelaskan Siat Geni merupakan bagian dari prosesi panyomia, yakni upaya menetralisasi unsur-unsur negatif yang dipercaya dapat mengganggu kehidupan masyarakat. Api dalam ritual tersebut dimaknai sebagai sarana untuk menetralisasi energi negatif, marabahaya, penyakit, serta berbagai hal yang dianggap mengganggu keseimbangan wilayah Tuban.

Karena memiliki nilai sakral, pelaksanaan Siat Geni tidak dilakukan sembarangan. Para peserta diwajibkan menjalani asuci laksana, yakni menjaga kesucian diri sebelum mengikuti prosesi. Peserta juga tidak diperkenankan berada dalam kondisi cuntaka atau sebel, seperti sedang mengalami kedukaan akibat kematian maupun kondisi lain yang dianggap tidak suci.

Sebelum api mulai disiatkan, para yowana terlebih dahulu melakukan persembahyangan. Setelah prosesi selesai, mereka menjalani melukat sebagai bentuk pembersihan diri, yang dilakukan di laut dan di pura.

“Yang ikut memang para pemuda. Tetapi siapa saja yang bersedia ngayah, meskipun sudah menikah, bisa ikut sepanjang jiwanya dipastikan dalam keadaan suci. Suci secara perilaku, pikiran, lahir dan batin,” kata Mendra.

Tahun ini sekitar 70 orang mengikuti Siat Geni. Jumlah peserta biasanya berkisar 40 hingga 100 orang, dengan pelaksanaan berlangsung sekitar 30 hingga 45 menit. Tradisi ini disebut telah dilaksanakan sejak Pura Dalem Kahyangan Tuban berdiri.

Bagi Desa Adat Tuban, Siat Geni bukan sekadar tradisi yang mempertontonkan keberanian para yowana bermain api. Prosesi tersebut menjadi bagian dari rangkaian yadnya untuk menjaga keseimbangan dan memohon kerahayuan bagi masyarakat.

Karya besar di Pura Dalem Kahyangan Tuban sendiri telah berlangsung sejak 1 September 2026 dengan berbagai rangkaian upacara, mulai dari Maseda Bumi, pecaruan hingga Balik Sumpah Utama. Puncak karya dilaksanakan pada Purnama Kapat, sedangkan seluruh rangkaian akan ditutup dengan prosesi Nyegara Gunung pada Sabtu (3/10/2026).

Mendra berharap seluruh rangkaian karya, termasuk Siat Geni, membawa kerahayuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Desa Adat Tuban. Terlebih, karya tersebut menjadi salah satu karya besar yang dilaksanakan di wilayah Tuban.

“Harapan kami ke depan, semoga desa kita ini selamat (rahayu) dan sejahtera setelah selesainya upacara Manawa Ratna ini,” ujar Mendra. 

wartawan
ANA
Category

Soal Usulan UMK Badung Rp5 Juta, Bupati Minta Jangan Grasa-Grusu

balitribune.co.id | Mangupura - Usulan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Badung dinaikkan menjadi Rp5 juta mulai mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Namun, angka tersebut belum serta-merta disetujui. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan, usulan kenaikan upah harus diuji melalui kajian dan perhitungan yang matang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Beringin Berusia Ratusan Tahun Tumbang, Timpa Tiga Pelinggih di Metra Kaja

balitribune.co.id | Bangli - Angin kencang yang menerjang sebagian wilayah Kabupaten Bangli  sejak sepekan terakhir menyebabkan  bencana di beberapa titik. Salah satunya  pohon beringin tua tumbang dan menimpa bangunan Pura Jebag Agung di Banjar Metra Kaja, Desa Yangapi, Tembuku  Bangli.  Tumbangnya pohon berusia ratusan tahun tersebut menyebabkan sejumlah bangunan suci (pelinggih) hancur.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi  Barang Terlarang, Lapas Narkotika Gelar Operasi Gabungan

balitribune.co.id | Bangli - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bangli melaksanakan operasi gabungan dengan melibatkan pihak kepolisian dan TNI pada Kamis (17/9/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan mencegah masuknya barang terlarang di lingkungan Lapas Narkotika Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

28 Pedagang Bermobil di Jalan Diponegoro dan Imam Bonjol Diproses Tipiring

balitribune.co.id | Singaraja - Penertiban pedagang bermobil di kawasan Jalan Diponegoro dan Jalan Imam Bonjol, Singaraja, mulai memasuki tahap penindakan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng bersama tim terpadu mengamankan 28 pedagang dalam operasi yang digelar Kamis (17/9/2026) dini hari.

Baca Selengkapnya icon click

Cegah Penipuan, Pegadaian Ingatkan Masyarakat Beli Emas di Tempat Terpercaya

balitribune.co.id | Denpasar - Pegadaian Wilayah Kanwil VII Bali Nusra menyebut kalangan milenial dan Gen Z menjadi kelompok yang mulai banyak mengenal investasi. Pegadaian melihat kondisi tersebut sebagai peluang untuk terus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai investasi emas. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.