Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

"SIMADU" RSUD Klungkung Diluncurkan, Kunci Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak

Bupati Klungkung
Bali Tribune / SIMADU - Bupati Klungkung, I Made Satria membuka Seminar Nasional dan launching Inovasi "SIMADU" di Aula Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung, Jumat (14/11)

balitribune.co.id | Semarapura - Klungkung maju selangkah dibidang pelayanan kesehatan warganya.Untuk itu mengawali peringatan HUT RSUD Klungkung ke 39 yang digandengkan dengan kegiatan Hari Kesehatan nasional ke 61, Rumah sakit umum daerah kabupaten klungkung menyelenggarakan kegiatan seminar dengan tema ‘Deteksi dini dan tata laksana awal penyulit kehamilan kunci keselamatan ibu dan anak” bertempat di aula RSUD Klungkung.

Hadir pada acara tersebut Bupati klungkung Made Satria, Kepala badan riset dan inovasi daerah Ketut Budiarta, Kepala dinas kesehatan kabupaten klungkung drg Gusti Ayu Ratna Dwijawati,MKes , kepala dewan pengawas rsud klungkung, para wadir dan seluruh dokter spesialis Obgyn RSUD Klungkung serta para perwakilan ikatan bidan indonesia se kabupaten klungkung.

Bupati Klungkung, I Made Satria membuka Seminar Nasional dan launching Inovasi "SIMADU" di Aula Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung, Jumat (14/11). 

Pada kesempatan itu Bupati Satria dalam sambutannya berharap dengan adanya seminar  dengan tema “deteksi dini dan tatalaksana awal penyulit kehamilan : Kunci keselamatan ibu dan janin” serangkaian HUT RSUD Kabupaten Klungkung yang ke-39 dan Peringatan HKN ke-61 ini, penanganan terhadap Ibu hamil dapat tepat waktu, dapat mengatasi komplikasi secara efektif, dapat memastikan kehamilan berjalan lancar, dapat mempersiapan persalinan yang aman dan mewujudkan pengalaman kehamilan yang positif bagi ibu hamil.

 “Dengan seminar ini bisa memberikan pelayanan yang berkualitas pada ibu hamil guna menurunkan angka kesakitan (morbiditas) dan kematian (mortalitas) ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Klungkung,” ujar Bupati Satria.

Selain itu dengan inovasi SIMADU ini diharapkan mampu menjadi alat bantu pasien dan keluarga untuk mengakses informasi secara mandiri. 

Laporan Direktur Rumah Sakit Umum Klungkung, I Nengah Winata mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkain peringatan hari kesehatan nasional yang ke-61 jatuh pada tanggal 12 Nopember 2025 dengan tema “Generasi sehat, masa depan hebat dan juga dirangkaikan dengan HUT RSUD ke-39 tanggal 19 Nopember 2025 dengan tema “Pelayanan kesehatan paripurna menuju Klungkung Mahottama”. 

“seminar ini serangkaian HUT RSUD dan HKN sekaligus launching Inovasi "SIMADU" (Sistem Informasi Manajemen Layanan Terpadu) di RSUD Klungkung adalah sebuah sistem informasi internal berbasis web yang digunakan untuk mendukung operasional dan manajemen rumah sakit,” ujar dr. Nengah Winata.

Dalam pelaksanaan seminar ini pesertanya diikuti oleh 100 tenaga bidan yang ada di wilayah kabupaten klungkung ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada para bidan oleh dokter spesialis obgyn rsud klungkung dalam melaksanakan pertolongan persalinan nantinya, harapannya jumlah kematian ibu dan anak bisa dikurangi, bahkan tidak ada.

Sebagai Narasumber dalam pelaksanaan seminar ini adalah dr. Suryantha Adisastra, M.Biomed, Sp.OG  dan dr. A.A. Gde Marvy Khrisna Pranamartha, SpOG, MARS dan sebagai moderator bidan ni putu sri astuti, S.Tr.Keb. acara seminar ini dilaksanakan selama satu hari. Kegiatan seminar pertama dipaparkan oleh dr. A.A. Gde Marvy Khrisna Pranamartha, SpOG, MARS memaparkan materi seminar tentang Hipertensi Dalam kehamilan. Dimana dijelaskan bahwa Hipertensi dalam kehamilan (HDK) adalah tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan/ atau diastolik ≥ 90 mmHg pada wanita hamil dengan dua kali pemeriksaan berjarak setidaknya 4 jam. Dan materi pemaparan selanjutnya dari dr. Suryantha Adisastra, M.Biomed, Sp.OG  memaparkan materi seminar tentang Skrining Penyulit Obstetri dalam Kehamilan, Tatalaksana Awal dan Rujukan: Perdarahan Antepartum.

wartawan
SUG
Category

Pansus TRAP Bongkar Proyek Bermasalah di Nusa Penida, Dari Lift Kaca hingga Bungee Jumping

balitribune.co.id | Nusa Penida - Proyek ambisius pembangunan lift kaca setinggi 180 meter di tebing ikonik Pantai Kelingking, Nusa Penida, resmi dihentikan sementara. Langkah tegas itu diambil usai Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali menggelar inspeksi mendadak (sidak) di lokasi proyek, Jumat (31/10).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Didanai Investor Tiongkok, Proyek Lift Pantai Klingking Miliki Izin Lengkap dari Pusat

balitribune.co.id | Nusa Penida - Proyek lift kaca di kawasan wisata Pantai Klingking, Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung ramai menuai komentar baik yang pro maupun yang kontra. Meski banyak yang mengkritik, karena dikhawatirkan merusak keindahan alam, tetapi proyek yang digadang-gadang menelan biaya Rp200 miliar dan didanai investor asing Tiongkok tersebut rupanya telah mengantongi izin dari pusat.

Baca Selengkapnya icon click

Hadir dengan Penyegaran Terbaru, New Honda Genio Makin Bergaya Retro dan Fashionable

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan penyegaran pada New Honda Genio dengan menghadirkan kombinasi warna dan striping baru yang semakin memperkuat gaya retro dan fashionable. Tampilan baru ini merepresentasikan gaya hidup kekinian bagi anak muda yang ingin tampil beda, tetap praktis, dan nyaman dalam berkendara. Hal ini merefleksikan karakter generasi muda yang ekspresif dan percaya diri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Buka Pelatihan URBANSAR, 44 Personel Damkar Karangasem Ditempa Basarnas

balitribune.co.id | Amlapura - Berdiri di kaki Gunung Agung, Karangasem sadar, keindahan datang bersama risiko. Saat bencana datang, harapan terakhir warga ada di tangan aparatur daerah. ​Untuk itu, Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Gus Par), menantang langsung nyali pasukan 'Tim Api Gumi Lahar'.

Baca Selengkapnya icon click

G***k Sang Mandor, Tiga Buruh ini Ngaku Sakit Hati

balitribune.co.id | Gianyar - Dalam hitungan empat hari, sejak penemuan Mayat I Wayan  Sedhana (54) dalam kondisi Leher nyaris putus terg***k, pelakunya akhirnya terungkap. Yakni tiga buruh bangunan yang dipekerjakan oleh korban. Ketiga pelaku ditangkap di perbatasan Jember -Banyuwangi saat berupaya melarikan diri. Mereka membunuh sang mandor karena merasa Sakit hati sering diomelin dan kadang ditampar saat bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.