Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sisir Anak Usia 6-11 Tahun, BIN Daerah Bali Gelar Vaksinasi Massal di Kuta Utara

Bali Tribune / VAKSINASI MASSAL – Kegiatan vaksinasi massal yang digelar BIN Daerah Bali berjalan lancar di Gor Purna Krida Kerobokan, Kuta Utara, Senin (10/1), dengan menyasar anak usia 6-11 tahun yang belum mendapat vaksin dosis pertama.

balitribune.co.id | MangupuraBadan Intelejen Negara (BIN) Daerah Bali bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Diskes), Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung melaksanakan vaksinasi massal di GOR Purna Krida, Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Senin (10/1).

Kegiatan vaksinasi difokuskan menyisir anak usia 6-11 tahun yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama.  Vaksinasi rencananya dilaksanakan dua hari dengan mengerahkan 50 orang vaksinator. Jumlah vaksin yang disiapkan sebanyak 1.600 dosis vaksin Sinovac.

Yang menarik dalam kegiatan vaksinasi yang digelar BIN Daerah Bali ini adanya keterlibatan Badut yang turut serta hadir untuk ikut menenangkan siswa agar tidak takut saat disuntik vaksin. Selesai divaksin dan melaksanakan observasi, anak-anak juga diberikan bingkisan berupa snack dan susu. Terdata sebanyak 44 Sekolah Dasar (SD) negeri maupun swasta se-Kecamatan Kuta Utara.

Kepala BIN Daerah Bali Brigjen Pol Hadi Purnomo yang hadir langsung memantau kegiatan tersebut menyatakan, vaksinasi massal ini dilaksanakan sebagai upaya membantu pemerintah daerah untuk percepatan vaksinasi. Dimana untuk Kabupaten Badung dan Provinsi Bali pada umumnya pencapaian vaksinasi sudah hampir 100 persen.

“Kita mengambil sisa-sisa sekolah yang belum sempat dilakukan vaksin. Hari ini targetnya 750 anak, besok juga 750 anak,” ujarnya.

BIN Pusat, kata dia, tahun ini menargetkan 25 juta vaksinasi, sedangkan untuk Bali sebanyak 480 ribu vaksinasi. Selain di Badung, kegiatan vaksinasi massal juga dilaksanakan di Tabanan, Gianyar dan Denpasar. Data terakhir, pada hari pertama sebanyak 376 anak yang mengikuti vaksinasi.

Sementara itu Kadisdikpora Badung I Gusti Made Dwipayana yang juga hadir mengatakan terima kasih kepada BIN Daerah Bali yang ikut serta membantu pemerintah daerah menyisir anak-anak yang belum sempat tervaksin. “Pada saat pelaksanaan vaksinasi kan banyak anak-anak yang belum bisa, ada yang sakit, banyak yang berhalangan. Bantuan BIN sangat kami hargai untuk menuntaskan di Kuta Utara, termasuk kalau bisa ikut juga menuntaskan di kecamatan lainnya,” katanya.

Dwipayana menegaskan, vaksinasi adalah syarat bagi siswa untuk bisa mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM). “Kalau belum mendapatkan vaksin, siswa tidak diperbolehkan mengikuti PTM, agar tidak mempengaruhi siswa yang lain,” tukasnya. 

wartawan
ANA
Category

Awali 2026, BNN Bali Ungkap Jaringan Ganja Lintas Provinsi Sumatera – Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Mengawali tahun 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali berhasil mengungkap dua jaringan narkotika lintas provinsi Palembang-Bali. Dalam operasi ini, petugas mengamankan tiga orang tersangka beserta barang bukti ganja dalam jumlah besar.

Baca Selengkapnya icon click

Transformasi LPD Butuh SDM Unggul

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk memperkuat Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai pilar utama ekonomi desa adat. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, I Gusti Agung Kartika Jaya Seputra, saat membuka kegiatan Pra-Asesmen LPD di Denpasar, Senin (26/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belasan Ribu Pohon Perindang Kota Denpasar Diansurasikan

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta pada tahun 2026 untuk asuransi pohon perindang. Program ini mencakup 15.863 batang pohon yang tersebar di sepanjang jalan protokol di bawah pengelolaan DLHK Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Pancasila sebagai Kompas Aksi, Bukan Sekadar Teks Suci

balitribune.co.id | Pendidikan Pancasila di sekolah masih sering dipandang sebagai pelajaran pelengkap dan kurang memiliki daya tarik dibandingkan mata pelajaran MIPA. Pembelajaran lebih sering menekankan pada hafalan, bersifat dogmatis dan miskin praktik reflektif. Akibatnya, murid hanya mengenal Pancasila sebagai rangkaian kalimat yang harus dihafal, bukan sebagai panduan moral dan dasar pengambilan keputusan dalam kehidupan nyata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Peluncuran All New Honda Vario 125, Honda Community Bali Gelar Vario Night Ride

balitribune.co.id | Denpasar – Dalam rangka mendukung kesuksesan peluncuran All New Honda Vario 125, Honda Community Bali (HCB) menggelar kegiatan bertajuk Vario Night Ride yang melibatkan sekitar 80 anggota komunitas Vario series di Bali pasa Selasa (27/1). Kegiatan ini diawali dengan city rolling menuju lokasi acara launching.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.