Sisir Anak Usia 6-11 Tahun, BIN Daerah Bali Gelar Vaksinasi Massal di Kuta Utara | Bali Tribune
Diposting : 10 January 2022 16:57
ANA - Bali Tribune
Bali Tribune / VAKSINASI MASSAL – Kegiatan vaksinasi massal yang digelar BIN Daerah Bali berjalan lancar di Gor Purna Krida Kerobokan, Kuta Utara, Senin (10/1), dengan menyasar anak usia 6-11 tahun yang belum mendapat vaksin dosis pertama.

balitribune.co.id | MangupuraBadan Intelejen Negara (BIN) Daerah Bali bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Diskes), Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung melaksanakan vaksinasi massal di GOR Purna Krida, Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Senin (10/1).

Kegiatan vaksinasi difokuskan menyisir anak usia 6-11 tahun yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama.  Vaksinasi rencananya dilaksanakan dua hari dengan mengerahkan 50 orang vaksinator. Jumlah vaksin yang disiapkan sebanyak 1.600 dosis vaksin Sinovac.

Yang menarik dalam kegiatan vaksinasi yang digelar BIN Daerah Bali ini adanya keterlibatan Badut yang turut serta hadir untuk ikut menenangkan siswa agar tidak takut saat disuntik vaksin. Selesai divaksin dan melaksanakan observasi, anak-anak juga diberikan bingkisan berupa snack dan susu. Terdata sebanyak 44 Sekolah Dasar (SD) negeri maupun swasta se-Kecamatan Kuta Utara.

Kepala BIN Daerah Bali Brigjen Pol Hadi Purnomo yang hadir langsung memantau kegiatan tersebut menyatakan, vaksinasi massal ini dilaksanakan sebagai upaya membantu pemerintah daerah untuk percepatan vaksinasi. Dimana untuk Kabupaten Badung dan Provinsi Bali pada umumnya pencapaian vaksinasi sudah hampir 100 persen.

“Kita mengambil sisa-sisa sekolah yang belum sempat dilakukan vaksin. Hari ini targetnya 750 anak, besok juga 750 anak,” ujarnya.

BIN Pusat, kata dia, tahun ini menargetkan 25 juta vaksinasi, sedangkan untuk Bali sebanyak 480 ribu vaksinasi. Selain di Badung, kegiatan vaksinasi massal juga dilaksanakan di Tabanan, Gianyar dan Denpasar. Data terakhir, pada hari pertama sebanyak 376 anak yang mengikuti vaksinasi.

Sementara itu Kadisdikpora Badung I Gusti Made Dwipayana yang juga hadir mengatakan terima kasih kepada BIN Daerah Bali yang ikut serta membantu pemerintah daerah menyisir anak-anak yang belum sempat tervaksin. “Pada saat pelaksanaan vaksinasi kan banyak anak-anak yang belum bisa, ada yang sakit, banyak yang berhalangan. Bantuan BIN sangat kami hargai untuk menuntaskan di Kuta Utara, termasuk kalau bisa ikut juga menuntaskan di kecamatan lainnya,” katanya.

Dwipayana menegaskan, vaksinasi adalah syarat bagi siswa untuk bisa mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM). “Kalau belum mendapatkan vaksin, siswa tidak diperbolehkan mengikuti PTM, agar tidak mempengaruhi siswa yang lain,” tukasnya.