Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sisir Jalanan, Polisi Bentuk ‘Tim Sapu Bersih’

SASAR - Tim Street Lion menyasar sejumlah tempat hiburan malam yang ada di Kota Singaraja, Minggu dinihari(25/11).

BALI TRIBUNE -  Untuk menekan angka kejahatan jalanan dan tindak kriminalitas lainnya, Polsek Kota Singaraja membentuk tim sapu bersih yang disebut Tim Street Lion (Singa Jalanan). Tim yang dipimpin Kapolsek Kota Singaraja Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma dalam waktu tertentu bergerak menyisir jalanan di wilayah hukum Polsek Kota Singaraja. Sejumlah tempat menjadi target tim terutama jalan-jalan yang biasa menjadi tempat mangkal anak-anak muda.Tak hanya itu, tempat-tempat hiburan malam atau kafe tak luput menjadi obyek target. Seperti, Minggu (25/11) dini hari, Tim Street Lion kembali melakukan aksinya menyasar sejumlah tempat hiburan malam yang ada di Kota Singaraja.  Selain menyasar beberapa cafe, tim juga membekuk dua pelaku prostitusi yang berkedok usaha salon, pelaku balapan liar dan penjual minuman keras (miras) jenis arak Bali. Usaha salon yang digerebeg diduga sebagai praktek prostitusi  di wilayah Desa Pemaron, Buleleng.  “Kami telah amankan satu perempuan yang diduga sebagai pekerja seks, berkedok sebagai salon tapi diduga prostitusi. Istilahnya, salon plus-plus, mucikarinya sudah kami amankan,” jelas  Kapolsek Kota Singaraja Kompol. AA. Wiranata Kusuma seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno. Hanya saja, mantan Kapolsek Seririt ini belum mau membuka identitas  kedua wanita yang diduga sebagai pekerja seks komersial. ”Masih dalam proses penyidikan,” imbuhnya.  Selain mengamankan dua perempuan yang diduga pekerja seks komersial, satu perempuan juga diamankan karena tidak mengantongi identitas. Perempuan itu diamankan saat kedapatan berkumpul bersama sejumlah anak muda di kawasan pantai Penimbangan, Singaraja. Ironisnya, di tempat tersebut tim menemukan satu botol miras jenis arak Bali. Hasil pengembangan, tim menangkap penjual arak yang tak jauh dari lokasi tempat anak-anak remaja itu berkumpul. Dari tangan penjual arak, diamankan  35 arak siap jual yang ditemukan di rumah penjual arak di Desa Pemaron. ”Kami menemukan anak-anak muda nongkrong dipinggir jalan. Setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan  satu botol arak dan langsung ditelusuri oleh tim, hingga penjualnya kami temukan dan menyita 35 botol arak yang disimpan dalam botol air meneral. Ini masih kami terlusuri  pemasoknya,” sambungnya. Setelah itu, penyisiran dilanjutkan ke Diskotik Volcano. Saat tim datang, sejumlah pengunjung langsung membubarkan diri, keluar dari Diskotik, mengingat jam operasional sudah lewat. Selain itu, tim di lampu merah simpang empat penimbangan menemukan empat anak muda dengan dua sepeda motor yang diduga akan melakukan aksi balapan. ”Ada empat anak-anak yang kami telah amankan, motornya pasti digunakan balapan, sudah kami amankan dan tidak bisa menunjukan identitas termasuk surat-surat kendaraan. Sehingga, kami amankan,” tandasnya.  

wartawan
Khairil Anwar
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Pimpin Rapat Evaluasi ASPER PSBS

balitribune.co.id |  Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin rapat pembahasan laporan kinerja sektoral serta evaluasi Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS), bertempat Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (16/4/2026). Rapat ini diikuti oleh Kepala OPD dilingkungan Pemkab. Badung beserta Camat se-Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Digelar di Bali United Training Center Gianyar, POLIPONI Bali Menghadirkan Konser Secara Baik dan Benar

balitribune.co.id | Gianyar - Mengusung tagline “Si Paling Konser”, POLIPONI Bali hadir sebagai pagelaran musik yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman konser yang tidak hanya kuat dari sisi line-up, tetapi juga matang dalam kualitas produksi, tertata dalam pengelolaan, dan nyaman dinikmati audiens dari awal hingga akhir acara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Orangtua Wajib Memahami Kualitas Susu Formula Tidak Cukup Dinilai dari Kemasan

balitribune.co.id | Jakarta - Ditengah tingginya masalah kesehatan gigi anak di Indonesia, orangtua tidak lagi bisa memilih susu formula hanya berdasarkan klaim manfaat di bagian depan kemasan. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan 93% anak Indonesia mengalami karies gigi. Pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap karies gigi, diabetes, serta risiko kesehatan jangka panjang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.