Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sisir Persawahan, Polisi Payangan Vaksin Warga saat Bertani

Bali Tribune / VAKSINASI - Polisi Payangan Jemput bola dengan melakukan vaksinasi petani saat di sawah

balitribune.co.id | Gianyar - Meskipun jumlah warga tercecer yang belum divaksin semakin menipis, Kapolsek Payangan tidak ingin ada yang tertinggal. Lantaran banyak warga yang jarang bahkan sulit ditemui dirumahnya, petugas pun harus menjemput warga ini ke  kebun di  tegalan dan  persawahan.

Bersama Nakes dari UPTD Puskesmas Payangan, Jajaran Polsek Payangan terus "berburu" warga yang belum kebagian vaksin dengan beragam kendala.  Aksi jemput bola yang dilaksanakan petugas pun masih ada sejumlah kendala. Karena  saat petugas datang, pemilik rumah justru tidak ada, karena sedang beraktivitas di ladang maupun sawah. Tak mau bolak balik lagi, petugas pun tidak ingin menunda lagi dan langsung mencari warga ke kebun ataupun sawah.

"Di Desa Kerta, memang kebanyakan warganya sebagai petani. Karena sulit ditemui di kediamannya, yang kita arahkan Bhabinkantibmas dan petugas vaksi untuk jemput bola ke kebun sekalian," ungkap Kapolsek Payangan AKP I Putu Agus Ady Wijaya, Kamis (4/11).

Disebutkan, langkah ini dilakukan tujuannya hanya satu, yakni memastikan Vaksinasi Door To Door dilaksankan secara tuntas.  Karena percepatan program vaksinasi  akan menekan penyebaran virus Covid-19, khususnya di Payangan. "Vaksinasi Door to Door di Desa Kerta ini, kami menyasar Lansia. Karena, masih banyak yang tercecer dengan sejumlah kendala. Tentunya vaksinasi dilaksanakan setelah diperiksa dan jika keadaan memungkinkan akan dilaksanakan Vaksin," terangnya.

Ditambahkan oleh Kepala UPTD Puskesmas Payangan, dr Made  Arisani, mengatakan bahwa dengan sistem Jemput Bola ini, pihak  akan tahu secara Riil keadaan para lansia yang belum di vaksin,  dan dari hasil penelusuran ditemukan bahwa rata-rata para lansia yang belum tervaksin dalam keadaan sakit dan ada pula lansia yang enggan meninggalkan ladangnya.   Sesuai dengan jumlah total warga yang divaksin paparnya, pihaknya melayani vaksin untuk 115 orang .  Vaksin pertama sebanyak  107 orang,  vaksin kedua 8 orang. " dengan cara ini kita ingin   segera  mencapai herd immunity di Wilayah Kecamatan Payangan," harapnya. 

wartawan
ATA
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.