Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Skema Penanganan PMI Berubah, Karantina 7 Hari Sebelum Dikembalikan Kedaerah

Bali Tribune / Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng, Putu Agus Suradnyana
balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng, Putu Agus Suradnyana menyatakan, karantina terhadap para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Buleleng akan dilakukan di hotel wilayah Denpasar begitu tiba di Bali dan di karantina selama 7 hari sebelum di pulangkan.
 
Perubahan skema penanganan itu merupakan kebijakan baru dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali  untuk pekerja migran yang baru tiba melalui Pelabuhan Benoa dan Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai. Pekerja migran akan langsung di swab diatas kapal sebelum diperkenankan turun kedarat. Sambil menunggu hasil lab mereka akan ditempatkan di hotel di kawasan Denpasar. Kata Agus Suradnyana, bagi yang hasil labnya positif langsung dibawa ketempat perawatan. Sedang yang negatif dikembalikan ke daerah asalnya.
 
Agus meneruskan, prosedur yang akan dilakukan di Denpasar dengan dua metode berbeda. Pekerja migran yang datang melalui Pelabuhan Benoa pindah ke tempat karantina yang sudah disediakan di Denpasar. Pada hari keenam akan di tes swab lagi. Kalau hasil tes swab dua kali negatif, dipulangkan dan diminta untuk melakukan karantina mandiri dengan disiplin di rumah masing-masing. Untuk yang datang melalui bandara, pada hari kelima akan di tes swab. Setelah itu, pada hari ketujuh akan di tes swab lagi. "Karena pada saay tiba di Bandara, PMI hanya di rapid test, yang datang melalui bandara juga menunggu prosedur dua kali tes swab. Setelah hasil keduanya negatif baru boleh pulang," katanya.
 
Perubahan skema itu, menurut Agus Suradnyana, karena selama ini ada kecendrungan hasil swab tes bisa berubah-ubah. Pada tes pertama bisa hasilnya negatif namun tes kali kedua bisa positif.
 
"Ada yang hingga empat kali bisa berubah. Oleh karena itu, GGTP Covid-19 Buleleng memutuskan untuk karantina PMI asal Buleleng di hotel wilayah Denpasar selama tujuh hari," imbuhnya.
 
Selain itu, kata Agus, agar tim medis di Buleleng lebih fokus menangani transmisi lokal seperti yang tengah merebak di Desa Bondalem.
"Ini soal efektifitas saja mengingat saat ini Bali sudah memiliki tiga tempat tes swab di Sanglah, Fakultas Kedokteran Warmadewa, dan RS Udayana. Kapasitas pun bertambah dari hanya 69 sampel per hari menjadi ratusan sampel," ujarnya.
 
Karena itu, menurut Agus Suradnyana, GGTP Covid-19 Buleleng akan dibelah menjadi dua tim.Tim yang bertugas di Buleleng dan tim yang bertugas di Denpasar.
wartawan
Khairil Anwar
Category

Tabanan Kembali Berprestasi, Raih Apresiasi Sebagai Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif

balitribune.co.id | Tabanan - Kabupaten Tabanan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih "Apresiasi Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif" dalam Malam Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Kompas TV bertema “Indonesia Bisa”. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, kepada Bupati Tabanan, Dr.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Tabanan Minta Evaluasi Kinerja Perumda SS Sebelum Tambah Modal

balitribune.co.id | Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Perumda Sanjayaning Singasana (SS) sebelum menyetujui tambahan modal. Evaluasi dirasa perlu untuk melihat secara transparan rekam kinerja dan arah bisnis perusahaan daerah tersebut sebelum menyerap anggaran daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Rekonstruksi, Polres Tabanan Rencanakan Pelimpahan Tahap Pertama Kasus Juwuk Legi

balitribune.co.id I Tabanan – Kepolisian Resor (Polres) Tabanan berencana segera melakukan pelimpahan tahap pertama kasus penganiayaan terduga maling ayam di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti.

Pelimpahan tahap pertama atau berkas pemeriksaan terhadap para tersangka dalam kasus ini yang jumlahnya lima orang itu akan dilakukan setelah penyidik melaksanakan rekonstruksi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Geger! Data Pegawai Simpeg Pemkab Badung Diduga Bocor di Dark Web

balitribune.co.id | ​Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung digegerkan oleh isu dugaan kebocoran belasan ribu data pegawai akibat peretasan. Data dari Sistem Informasi Manajerial Pegawai (Simpeg) tersebut bahkan dikabarkan telah diperjualbelikan oleh peretas di situs dark web.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.