Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Soal Dugaan Jual Beli Jabatan, ORI Bali Lakukan Investigasi

Bali Tribune/ Umar Ibnu Alkhatab
Balitribune.co.id | Tabanan - Proses seleksi lelang jabatan di Kabupaten Tabanan, diduga ada permainan jual beli jabatan agar bisa menduduki jabatan yang diinginkan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab, saat menghadiri Launching OSS Goes Publik di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu, Kabupaten Tabanan, Senin (23/9).
 
Menurut Umar Ibnu Alkhatab, Ombudsman saat ini mendapatkan surat kaleng yang isinya terkait jual beli jabatan yang saat ini masih proses lelang. Namun pihak Ombudsman saat ini masih melakukan investigasi dan pengumpulan data terkait laporan tersebut. "Kita mendapatkan surat kaleng terkait jula beli jabatan, dan kita sudah lakukan investigasi dan masih tahap pengumpulan data," ungkapnya. 
 
Umar menambahkan, dalam surat tersebut berisi laporan bahwa peserta lelang jabatan dimintai sejumlah uang agar mereka bisa menduduki posisi yang diinginkan. Namun pihaknya enggan menyebutkan berapa jumlah uang yang diminta agar bisa menduduki jabatan yang diinginkan. "Yang dilaporkan terkait permintaan uang, saat ini kan masih proses lelang. Yang minta uang ada pihak-pihak, ya dari pihak Pemda," tegasnya. 
 
Sementara itu Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, saat dikonfirmasi membantah terkait ada dugaan peserta lelang jabatan dimintai sejumlah uang agar bisa menduduki jabatan yang dipilih. 
 
Menurut Bupati Eka, itu hanya surat kaleng, dan hanya isu semata bisa saja ada orang yang memiliki niat tidak baik mengirim surat kaleng tersebut. "Isu-isu jangan memviralkan isu ya.. Saya baru mendengar tadi, jadi jangan itu diviralkan, kasian mereka-mereka, kita dituduh disangka, ini namanya dugaan, namanya surat kaleng jangan itu diviralkan, siapa yang mau bertanggungjawab?," tegas Bupati Eka. 
 
Bupati Eka meminta agar tidak membesarkan informasi yang tidak jelas, apalagi hanya sebuah surat kaleng. 
 
Menurutnya kasian Tim Seleksi yang sudah bekerja dengan baik dicederai dengan isu yang belum tentu benar. "Jadi kasian nanti tim seleksinya, kasian mereka-mereka yang ikut test, jadi jangan dibuat berita yang memojokan, diduga boleh tapi jangan dipertajam seperti itu, kasian mereka, praduga tidak bersalah itu ada di negara ini," tambahnya. 
 
Seperti diketahui, di Kabupaten Tabanan ada empat jabatan yang dilelang, yaitu Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi dan Informatika dan Dinas Pariwisata Tabanan. 
 
Dimana proses seleksi saat ini sudah keluar hasil dengan nilai tiga terbesar ditiap Dinas yang dilelang. (u)
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Optimalisasi Hasil Laut Sanur, Walikota Jaya Negara Salurkan Bantuan Alat Pancing untuk 5 KUB

balitribune.co.id | Denpasar - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara secara resmi menyerahkan bantuan alat pancing kepada 5 Kelompok Usaha Bersama (KUB) di Kawasan Pantai Karang, Sanur, Denpasar, Jumat (5/12). Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung optimalisasi bagi nelayan dalam menangkap ikan. Produksi sektor perikanan tangkap dapat terus meningkat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BVA Ajak Pengelola Vila Lakukan Antisipasi Terhadap Cuaca Ekstrem

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menyampaikan kondisi cuaca terkini dan potensi risiko hidrometeorologi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Berbagai pihak termasuk pengelola akomodasi wisata di Bali turut memperkuat kesiapsiagaan selama momen libur Nataru yang berpotensi terjadinya hujan ekstrem dan angin kencang. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bangunan di Jatiluwih Ditutup, Belasan Pemilik Protes dengan Pasang Seng

balitribune.co.id | Tabanan - Pemilik bangunan di kawasan objek wisata Jatiluwih yang ditutup pemerintah daerah memasang belasan pelat seng di pematang sawah mereka pada Kamis (4/12).

Pemasangan pelat seng itu dilakukan sebagai bentuk protes atau penutupan bangunan milik mereka saat Panitia Khusus Tata Ruang dan Aset Pemerintah (TRAP) DPRD Bali bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sidak pada Selasa (2/12).

Baca Selengkapnya icon click

Investor Australia Gugat Pemilik Hotel Sing Ken Ken Seminyak, Berbeda Soal Kepailitan

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus kepailitan hotel Sing Ken Ken di Jalan Arjuna Nomor 1 Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung terus bergulir dan kian rumit. Hotel Sing Ken Ken dinyatakan pailit berdasarkan Putusan Pengadilan Niaga Surabaya Nomor 4/Pdt.Sus-PKPU/2017/PN Niaga Sby tertanggal 18 Juli 2017 dan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 609 K/Pdt.Sus-Pailit/2018 tertanggal 18 Juli 2018.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.