Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Soal Jabatan Wakil Ketua DPRD, Jata Tanggapi Datar

Bali Tribune/ I Ketut Jata
balitribune.co.id | Gianyar - Kader Partai Demokrat yang tetap bertahan menempati lima kursi (satu Frakasi)  di DPRD Gianyar, untuk periode (2019-2024) dipastikan masih memilki jatah untuk menempati kadernya di posisi Wakil Ketua DPRD Gianyar bersama Partai Golkar.  Namun,  kali ini posisi I Ketut Jata yang sudah dua periode di kursi pimpinan dewan itu mulai digoyang dengan  sandingan dua Kader Demokrat laiannya, yakni Ida Bagus  Gaga Adi Saputra dan I Ketut Karda.
 
Saat ditemui, Selasa (2/7), politisi asal Keramas, Blahbatuh  ini justru menanggapi datar.  Urusan penugasan, sebut Jata adalah urusan induk partai. Sebagai kader, kewajiban dirinya adalah  menjalani tupoksi yang diistruksikan partai. “Sebagai Kader dan Caleg di Pemilu Legislatif, saya harus berjuang untuk mensukseskan agenda  partai. Astungkara, di tengah badai yang sangat dasyat di pileg ini, Partai Demokrat dan saya sendiri masih dipercaya  masyarakat untuk duduk kembali di di DPRD Gianyar,” ungkapnya.
 
 Diakuinya, dengan masih bertahannya  lima kursi (satu Fraksi), salah satu kursi Wakil Ketua DPRD dipastikan masih tetap untuk kader Partai Demokrat. Namuan ketika ditanya mengenai peluang dirinya masih bertahan di posisi wakil ketua DPRD, Jata dengan santai menjawab, bahwa itu ranahnya DPP Demokrat.  Tentunya dengan sejumlah pertimbangan sesuai mekanisme yang ada. Kalaupun adanya pendekatan atau lobi-lobi ke pusat,  Jata mengaku tak ikut ambil bagian dalam  lobi-lobian itu. “DPP Demokrat sudah memiliki mekanisme yang jelas.  Tidak hanya berpedoman pada posisi di struktur, perolehan suara apalagi kedekatan.  Trek record atau dedikasi dalam membesarkan partai, pengalaman juga tidak akan diabaikan,” tegas Jata yang dikenal memiliki hubungan keluarga dengan keluarga Cikeas ini.
 
Sebagai politisi yang memiliki track record cemerlang membesarkan Partai Demokrat di Gianyar,  I Ketut  Jata tetap komitmen mengabdikan diri sebagai wakil rakyat.  Selama mengabdikana diri di Gianyar melalui Partai Demokrat, dirinya mengaku hanya bermodalkan komitmen dan konsistensi. Demikian pula saat dipercaya untuk membesarkan Partai Demokrat. 
 
Sebagima diketahui,  dalam catatan perjalanan politiknya, Jata yang merupakan ipar  Imam Utomo almarhum (Mantan pendiri dan  Ketua Umum Partai Demokrat) ini, terbilang berperan penting terhadap terhadap perkembangan Partai Demokrat di Gianyar. Karena sejak dipercaya sebagai Ketua DPC,  Partai Demokrat Gianyar sukses merebut 5 Kursi dari 1 kursi sebelumnya di DPRD Gianyar. Demkian pula pada Pemilu 2014 dan Pileg 2019, di saat  Demokrat  dilanda badai, jumlah 5 Kursi tetap bertahan. 
wartawan
Redaksi
Category

Sambut Wajib Belajar 13 Tahun, Bunda PAUD Karangasem Tekankan Pentingnya Satu Tahun Prasekolah

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem terus mematangkan kesiapan dunia pendidikan dalam menyambut program nasional Wajib Belajar 13 Tahun. Langkah nyata ini diawali dengan penguatan pada jenjang prasekolah sebagai fondasi utama pendidikan anak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang Idul Adha, Pasar Hewan Kayuambua Sepi Aktivitas

balitribune.co.id I Bangli - Menjelang hari raya Idul Adha aktivitas jual beli sapi di Pasar Hewan Kayuambua, Kecamatan Susut, Bangli, mengalami penurunan drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut diutarakan  Koordinator Pasar Hewan Kayuamba I Nengah Degdeg, pada Senin (25/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Penataan Jalan Gajah Mada dan Terminal Pesiapan Segera Dimulai

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan proyek penataan Jalan Gajah Mada dan Terminal Pesiapan segera dimulai pada minggu ini. Kepastian tersebut menyusul rampungnya proses tender dan jadwal penandatanganan kontrak kerja yang direncanakan pada Selasa (26/5/2026) mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satgas PASTI Hentikan Dugaan Penipuan Appeninc, VID, dan Sensenowai

balitribune.co.id | Jakarta - Satgas PASTI kembali mengambil langkah tegas dengan menghentikan kegiatan tiga entitas yang diduga terlibat dalam praktik penipuan digital, yakni Appeninc, VID, dan Sensenowai.

Dalam siaran pers yang dirilis Senin (25/5/2026), Satgas mengungkap bahwa ketiga entitas tersebut menjalankan modus berbeda, mulai dari impersonasi perusahaan asing hingga investasi kripto fiktif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.