Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Soliditas KIM Plus di Bali, Menjawab Dinamika Politik 

Bali Tribune / MENDAFTAR - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Made Muliawan Arya alias De Gadjah dan Putu Agus Suradnyana (Mulia-PAS) saat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kamis (29/8).

balitribune.co.id | Denpasar - KIM Plus Bali di berbagai kabupaten/kota tampak menghadapi tantangan dalam mempertahankan soliditas. Meskipun begitu, para pemimpin partai politik di Bali menegaskan bahwa mereka tetap solid. Hal ini diungkapkan Pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Made Muliawan Arya alias De Gadjah dan Putu Agus Suradnyana (Mulia-PAS) disela-sela mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kamis (29/8).

"Perbedaan yang terjadi di kabupaten dan kota adalah bagian dari dinamika politik," ujar De Gadjah yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Bali. Ia menekankan bahwa penting untuk tetap fleksibel dalam menghadapi perbedaan, dan yang terpenting adalah satu kata, satu tekad, dan satu tujuan, yaitu memenangkan pasangan Mulia-PAS dalam Pemilihan Gubernur Bali.

Pasangan Mulia-PAS berkomitmen untuk mengikuti himbauan KPU, terutama terkait dengan menjaga kebersihan dan lingkungan. 

"Menjaga kebersihan adalah bagian dari visi dan misi kami," ungkap De Gadjah. Mereka menekankan bahwa kebersihan dan pelestarian lingkungan akan menjadi fokus utama dalam kampanye mereka.

Isu kemacetan dan bisnis turis ilegal di Bali juga menjadi sorotan. Pasangan calon ini menegaskan bahwa mereka telah mendiskusikan berbagai solusi yang akan dimasukkan dalam visi dan misi mereka. 

"Kami akan mengelola urbanisasi dengan baik sehingga menjadi aset, bukan beban," ujar mereka, menekankan bahwa masalah ini telah dibahas secara komprehensif.

Pasangan Mulia-PAS ini juga mendapat restu dari Prabowo Subianto, yang memberikan pesan penting untuk menjaga adat, budaya, dan kerukunan umat beragama di Bali. 

"Pak Prabowo sangat berharap kami dapat menjaga kelestarian alam Bali dan kerukunan di antara masyarakat Bali," katanya. Mereka juga optimis bahwa Bali akan memiliki ruang fiskal yang cukup untuk pembangunan di masa depan, dengan dukungan penuh dari Prabowo, sambungnya.

Target utama mereka saat ini adalah memenangkan Pilgub Bali dengan dukungan penuh dari masyarakat dan izin dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Mereka berjanji akan membuat Bali menjadi daerah yang maju, cerdas, berbudaya, dan berkualitas jika diberi mandat oleh rakyat.

Pasangan ini merasa bahwa kesempatan ini adalah sebuah amanah dan tanggung jawab besar, bukan hanya dari Prabowo, tetapi juga dari para pemimpin partai politik di Bali. Mereka ingin membuktikan bahwa generasi muda dapat berkontribusi secara signifikan dalam pembangunan Bali.

Terkait rencana pembangunan Bandara Bali Utara, pasangan ini berkomitmen untuk merealisasikan rencana tersebut yang sempat menjadi jargon politik. Mereka mengakui bahwa proses pembangunan ini tidak bisa dilakukan secara instan, namun akan dilakukan secara bertahap dengan dukungan dari SDM Bali yang ahli di bidangnya. 

Mulia-PAS mengusung slogan "No Drama" dalam kampanye mereka. Mereka menekankan bahwa perjuangan mereka adalah untuk bekerja dan saling melengkapi demi kemajuan Bali. "Kami ingin memastikan bahwa semua berjalan lancar, tanpa drama, untuk Bali yang lebih baik," tutup mereka.

Dengan visi dan misi yang jelas serta dukungan dari berbagai pihak, pasangan Mulia-PAS ini optimis bahwa mereka dapat membawa Bali ke arah yang lebih baik. Mereka berharap bisa menjadi pemimpin yang melayani masyarakat Bali dengan dedikasi penuh.

wartawan
ARW
Category

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.