Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Songsong New Normal, Balap Liar Makin Marak

Bali Tribune / BALAP - Suasana Balap liar di jl. By Pass IB Mantra, Sukawati

balitribune.co.id | Gianyar - Meski sudah berulangkali ditiindak tegas dan motor disita polisi, aksi balap liar rupanya tetap marak. Terlebih, setelah tiga bulan lebih diredam pandemi covid-19. Menuju New Normal, aksi ini kian menjadi. Setelah pihak kepolisian sempat membubarkan dan mengamankan sembilan kendaraan di Jalan Raya Mas, Kecamatan Ubud, kini balapan liar berpindah ke By Pass Ida Bagus Mantra kawasan Kecamatan Sukawati.

Ironisnya, balap liar ini sebagian besar merupakan anak remaja dan pemuda  yang tidak hanya berasal dari Gianyar, tetapi juga luar Gianyar. Aktivitas yang mereka lakukan tidak hanya menguji kendaraan yang telah dipreteli. Namun juga sebagai ajang judian dengan taruhan yang tidak tanggung-tanggung, paling rendah Rp 500 ribu. Terkadang para pembalap juga mempertaruhkan kendaraan mereka masing-masing. 

“Kalau lokasinya di Jalan By Pass IB Mantra, itu pemainnya antar kabupaten dan taruhannya pun lebih tinggi. Balapan tingkat lokal (1 kabupaten, red),  biasanya ambil lokasi di Jalan By Pass Dharma Giri Gianyar, Jalan aya Mas dan lainnya,” ungkap Putu Agus Ar, seorang ABG yang kerap hadir untuk menonton kegiatan ini.

Terkait keberadaan aktivitas balap liar di Kecamatan Sukawati, Kapolsek Sukawati, AKP Suryani, Minggu (14/6) mengatakan, pihaknya telah mengatensinya.

“Ini sekarang sudah menjadi atensi kami. Kami pantau terus dan menerjunkan personil di kawasan-kawasan yang rawan dijadikan arena balap liar di Kecamata Sukawati,” ujar AKP Suryadi,

Lanjut Suryadi, para gerombolan penyakit masyarakat tersebut tergolong lihai. Sebab, ketika pihaknya melakukan pemantauan, kata dia, sama sekali tidak terlihat adanya tanda-tanda balapan liar. Namun ketika luput dari pantauan, maka keesokan harinya aktivitas tersebut menjadi viral di media sosial, dan seolah-olah pihaknya membiarkan kegiatan yang membahayakan tersebut. 

“Saat kami pantau, tidak pernah ada tanda-tanda akan ada balapan liar. Mereka sepertinya bisa membaca situasi. Tapi kami akan tetap bekerja keras agar bisa mengamankan, dan menertibkan para pembalap liar ini,” ujarnya.

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Bupati Sanjaya Buka Marga Fest II Tahun 2026, Dorong Pelestarian Seni Budaya dan Penguatan Potensi Lokal

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., secara resmi membuka Marga Festival II Tahun 2026 yang berlangsung di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Marga, Tabanan, Selasa, (2/6/2026) malam. Pembukaan festival ditandai dengan prosesi nepak punggelan Barong Ket oleh Bupati Sanjaya sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan festival yang akan berlangsung selama lima hari, dari tanggal 2 hingga 6 Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Apresiasi Generasi Muda, Ketua TP PKK Badung Hadiri Malam Purna Paskibraka 2025

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025. Acara penuh kebanggaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026), di Hotel Made Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jatiluwih Festival 2026 Padukan Olahraga Lari dan Budaya Tani

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen DTW Jatiluwih meluncurkan strategi promosi unik dengan mengolaborasikan aktivitas pertanian, keindahan alam, serta olahraga lari dalam ajang Bali Tourism Run pada 20-21 Juni 2026 mendatang.

Event perdana ini merupakan bagian dari Jatiluwih Festival 2026 yang untuk pertama kalinya resmi masuk dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang Galungan dan Kuningan, Satgas Polda Bali Cek Harga Pangan

balitribune.co.id I Denpasar - Setelah umat Islam merayakan Idul Adha dan umat Buddha memperingati Waisak, masyarakat Bali kini bersiap menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan. Momentum keagamaan yang sarat makna ini biasanya diikuti peningkatan kebutuhan bahan pokok penting (Bapokting), mulai dari beras, telur, minyak goreng, gula, kedelai, cabai, bawang, hingga daging.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.