Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sosialisasi Kurang, Partisipasi Pemilih di Karangasem Pada Pilgub 2018 Hanya 60 Persen

FGD - Forum Group Discusion (FGD) yang dilaksnakan oleh KPUD Karangasem di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Senin (17/9) kemarin.

BALI TRIBUNE - Rendahnya partisipasi masyarakat dalam Pilgub Bali 2018 lalu mendapat sorotan dari berbagai pihak. Pasalnya tingkat partisipasi pemilih di Karangasem yang terdaftar dalam DPT pada Pilgub lalu hanya 60 persen dari total DPT. Lantas apa sebenarnya yang menjadi penyebab? Ini  juga dibahas dalam Forum Group  Discusion (FGD) yang dilaksnakan oleh KPUD Karangasem di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Senin (17/9) kemarin. Ini sekaligus menjadi bahan evaluasi KPUD Karangasem sekaligus riset tentang Political Literacy masyarakat pemilih dalam Pilgub 2018 lalu di Kabupaten Karangasem. FGD yang dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Bali, Dr. I Wayan Jondra tersebut banyak membahas tentang faktor potensial penyebab menurunnya tingkat partisipasi pemilih dalam menggunakan hak pilih mereka di Karangasem, terungkap salah satu penyebabnya adalah kurangnya sosialisasi KPU ke masyarakat. Ini disampaikan ileh tim riset Universitas Ngurah Rai yang terdiri dari I Gede Wirata, I Wayan Astawa dan Ida Ayu Putu Sri Widnyani. Sri Widnyani bahkan menyebutkan jika semua data dalam riset yang dilakukannya tersebut diperoleh dari delapan kecamatan se Kabupaten Karangasem. Dua topik riset yang dilakukan timnya masing-masing politik riterasi pilgub 2018 dan perilaku pemilih yang menggunakan kajian akademis hingga diperoleh hasil tingkat partisipasi pemilu masyarakat Kabupaten Karangasem hanya sebanyak 60 persen. Itu dari seluruh segmen pemilih baik pemilih pemula, pemilih perempuan, unsur pemerintah dalam hal ini kepala Desa, penyandang disbilitas, pekerja swasta dan perantauan. Dari sini diketahui jika pengetahuan politik masyarakat Karangasem dari sisi tingkat literasinya belum optimal. “Saat ini pengetahuannya tentang pemilu baru hanya sebatas partisipasi kotak suara, belum dipahami apa dampak yang akan didapat jika berpartisipasi dalam pemilu. Nah dari hasil risert kami, untuk pengetahuan politik masyarakat Karangasem dikategorikan tingkat literasinya belum optimal. Saat ini pengetahuannya tentang pemilu baru hanya sebatas sampai kekotak suara saja,” ungkap Ida Ayu Putu Sri Widnyani. Penyebabnya menurut dia adalah kurang optimalnya pihak KPU dalam melakukan sosialisasi utamanya dalam hal partisipasi dan pemahaman soal pemilu. Ini berdasarkan pengakuan dari nara sumber dimana banyak yang mengaku kurang mendapatkan informasi dan sosialisasi disampaing memang adad faktor lainnya yakni janji-janji kampanye yang tidak ditepati. Anggota tim lainnya, I Gede Wirata dalam kesempatan itu menyebutkan data yang diperolehnya, dimana angka partisipasi politik tertinggi Kabupaten Karangasem ada di Kecamatan Selat dengan persentase sebanyak 69,9 persen. Sementata partisipasi yang paling rendah berada di Kecamatan Kubu hanya mencapai angka 44,5 persen. Ini juga akibat kurangnya sosialiasi dari KPUD Karangasem, dan ada saran juga agar KPU melakukan jempot bola karena banyak pemilih yang tidak bisa pulang nyoblos dari perantauan karena takut sanksi atasan. Sementara itu, Ketua KPU Karangasem, Putu Desy Nataliya terkait hasil risert yang dilakukan dalam kurun waktu kurang dari sebulan itu terutama soal keluhan kurangnya soailaisasi dirinya tidak menampik kondisi tersebut. “Kurang maksimalnya sosialisasi yang dilakukan dikarenakan keterbatasan anggran serta penggunaannya sudah ada aturannya sehingga belum bisa maksimal,” kilahnya, sembari menyebutkan jika pihaknya sudah berusaha maksimal dalam Pilgub lalu.

wartawan
redaksi
Category

Tujuh Orang Digigit Anjing, Dinkes Badung Pastikan Korban Tertangani

balitribune.co.id | Mangupura - Ancaman rabies kembali menghantui Kabupaten Badung menyusul laporan tujuh orang yang menjadi korban gigitan anjing liar di kawasan Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, beserta wilayah sekitarnya. Insiden ini terjadi dalam rentang waktu hampir bersamaan pada Jumat (4/9/2026), sehari menjelang perayaan Tumpek Uye.

Baca Selengkapnya icon click

Pimpin Politeknik Negeri Bali, Prof. Dewa Cipta Komitmen Perkuat Vokasi Global

balitribune.co.id | Mangupura - Prof. I Dewa Made Cipta Santosa, S.T., M.Sc., Ph.D., resmi dilantik sebagai Direktur Politeknik Negeri Bali (PNB) periode 2026–2030. Pelantikan tersebut berlangsung dalam rangkaian Pengambilan Sumpah/Janji PNS dan PPPK di Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, and Teknologi (Kemdiktisaintek) secara hybrid pada Selasa (8/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kantongi Wild Card, Gede Jati Wakili Bali di ITF Men's World Tennis Tour

balitribune.co.id | Mangupura - Gede Putra Jati Sanjaya menjadi satu-satunya petenis asal Bali yang tampil dalam ajang internasional ITF Men's World Tennis Tour M-15 Seri Kelima. Turnamen berhadiah total $15.000 ini dihelat di Lapangan Tenis Internasional Kompleks ITDC Nusa Dua, Bali, mulai 6 hingga 13 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Satgas Pangan Polda Bali Kawal Harga Beras untuk Lindungi Masyarakat

balitribune.co.id | Denpasar - Satgas Pangan Polda Bali memperkuat pengawasan harga dan mutu beras guna melindungi kepentingan masyarakat serta menjaga kesehatan rantai perdagangan. Pada Selasa (8/9/2026), personel Satgas Pangan memantau langsung aktivitas perdagangan di Pasar Tradisional Kreneng dan distributor UD Sari Limo, Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TP Posyandu Kota Denpasar Dukung Transformasi Posyandu 6 SPM di Aksi Sosial Provinsi Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Tim Pembina Posyandu Kota Denpasar menyatakan komitmen mendukung akselerasi transformasi Posyandu menuju Posyandu Era Baru berbasis 6 Standar Pelayanan Minimal.  Hal tersebut disampaikan Ketua TP Posyandu Kota Denpasar Ny.

Baca Selengkapnya icon click

Koster Genjot Optimalisasi Aset Pemprov Bali, dari Lahan Renon hingga Nusa Dua

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmennya untuk terus membenahi dan mengoptimalkan pengelolaan aset milik Pemerintah Provinsi Bali. Aset daerah, menurutnya, tidak boleh dibiarkan menganggur, tidak terurus, atau dimanfaatkan pihak lain tanpa memberikan manfaat yang optimal bagi daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.