Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sosialisasi Pembangunan Gardu Induk 150 Kv, Warga RT 01 Banjar Dinas Pungkukan Mangkir

Bali Tribune/ SOSIALISASI - Sosialisasi PLN dengan warga terkait rencana pembangunan Gardu Induk di bekas lahan Kampung Barokah, Celukan Bawang Senin (4/11).
balitribune.co.id | Singaraja -  Upaya PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa  Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) UPP Kitring JBTB 3 melakukan sosialisasi rencana pembangunan gardu induk (GI) 150 Kv di bekas Kampung Barokah, Celukan Bawang menuai penolakan.
 
Warga terdampak yang diundang untuk menghadiri sosialisasi pembangunan GI menolak hadir. Terutama 49 KK warga yang tinggal di RT 01 Banjar Dinas Pungkukan, Celukan Bawang.
 
Kendati demikian, acara sosialisasi tetap dilaksanakan di Aula Kantor Desa Tinga-Tinga,Gerokgak,oleh pihak PLN yang dihadiri sekitar 50 orang lebih warga Banjar Dinas Juntal, Desa Tinga-Tinga.
 
Saat  sosialisasi dilakukan terjadi silang pendapat yang cukup tajam antara warga dengan pihak PLN.Warga minta jaminan keamanan jika GI itu dibangun dan berdampingan dengan rumah mereka. Sementara tim sosialisasi yang ditunjuk untuk melaksankan acara itu telah mengeluarkan semua parameter dan indikator yang menunjukkan keamanan GI jika dibangun berdekatan dengan pemukiman.
 
"Kami minta jaminan keamanan. Kalau jaminan itu tidak ada, kami lebih baik direlokasi," tegas warga dalam forum sosialisasi yang dihadiri Muspika Kecamatan Gerokgak, Senin (4/11).
 
Namun ada juga warga yang mengaku setuju GI dibangun di bekas perkampungan Kampung Barokah itu."Kami setuju saja sepanjang tidak membahayakan.Apalagi rumah kami berada di radius 100 meter dari lokasi GI," ujarnya.
 
Warga lain bahkan menantang pihak PLN untuk datang ke lokasi pembangunan GI agar tahu kondisi sebenarnya. "Rumah kami hanya berjarak 3 meter dari lokasi GI. Bapak-bapak silakan datang ke lokasi melihat kondisi sebenarnya," ujarnya.
 
Atas pernyataan warga itu, pihak PLN ngotot bahwa keberadaan GI tidak berbahaya. Bahkan,dianggap radiasi handphone jauh lebih berbahaya dari keberadaan radiasi GI."Sangat kecil dampak bahayanya terutama soal radiasi.Masih lebih besar radiasi handphone,"katanya.
 
Sementara itu Plh Kepala Desa Celukan Bawang Rahmansyah, menjelaskan,mengapa warganya tidak menghadiri sosialisasi PLN. Karena, warga khususnya RT 01 Banjar Dinas Pungkukan, Celukan Bawang dengan pihak PLN sudah bertemu. Dan terjadi kesepakatan bahwa sosialisasi akan diadakan dimana warga yang terdampak pembangunan gardu induk.
 
Warga sudah  mempersiapkan diri dengan memasang tenda dan menyediakan segala keperluan sosialisasi. Malah datang surat dari PLN sosialisasi berpindah ke Kantor Desa Tingatinga.
 
“Kami sebagai aparat pemerintah desa sudah lakukan upaya agar warga RT 01 Banjar Dinas Pungkukan, Celukan Bawang ikut acara sosialisasi pembangunan gardu induk PLN. Tetapi mereka (warga) menolak. Warga menginginkan sosialisasi dilakukan di Banjar Dinas Juntal sesuai kesepakatan awal PLN dengan warga,” ungkap Rahmansyah yang juga Sekdes Celukan Bawang itu.
 
H. Ali yang menjadi perwakilan  PLN, menjelaskan pihaknya sudah mengundang warga Banjar Dinas Pungkukan, Desa Celukan Bawang yang tinggal di Desa Tinga-Tinga. Tetapi undangan tersebut di kembalikan warga kepada PLN.
 
“Kami sudah bekerja sesuai aturan. Untuk lokasi sosialisasi mengapa memilih Kantor Desa Tinga-Tinga, karena lokasi pembangunan gardu induk PLN di Desa Tinga-Tinga. Kami harus menghormati pemerintahan desa,” dalihnya.
 
Sedangkan Camat Gerokgak Made Juartawan menambahkan, terkait pembangunan gardu induk milik PLN, warga sebenarnya ingin direlokasi terutama yang ada di sekitar gardu dan di bawah saluran SUTET. Namun pihak PLN menjawab tidak ada pembebasan lahan lagi.
 
“Pihak PLN sudah menjawab tidak ada dampak baik dari sisi kesehatan dan keamanan terkait dengan pembangunan gardu induk. Standar PLN sudah dipenuhi,” ucapnya.
 
Hanya saja untuk mencari titik temu,menurut Juartawan,sebaiknya PLN tetap berupaya bertemu dengan warga yang menolak hadir agar segera ada titik temu. “Kami sarankan PLN bertemu dengan warga Banjar Dinas Pungkukan, Desa Celukan Bawang untuk kegiatan sosialisasi,” tandasnya.
wartawan
Khairil Anwar
Category

Buleleng Luncurkan Plang Nama Jalan Berbahan Daur Ulang Plastik

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mendorong inovasi dalam pengelolaan sampah plastik. Salah satunya melalui pemanfaatan limbah plastik menjadi plang nama jalan ramah lingkungan. Peresmian dilakukan  Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Ketua TP PKK Buleleng Ny. Wardhany Sutjidra di kawasan titik nol kilometer, Jalan Pahlawan, Kamis (25/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rute Internasional Bali-Australia Dilayani 43 Maskapai

balitribune.co.id I Kuta - Australia menjadi negara dengan jumlah rute penerbangan terbanyak yang dilayani oleh Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, yakni 12 rute. Adapun 12 rute yang terhubung secara langsung dengan Bali tersebut adalah Perth, Melbourne, Sydney, Brisbane, Adelaide, Gold Coast, Darwin, Cairns, Newcastle, Avalon, Sunshine Coast, serta Canberra.

Baca Selengkapnya icon click

Barong Ket Duta Bangli Hipnotis Ribuan Penonton

balitribune.co.id I Bangli - Sebagai duta kabupaten Bangli dalam lomba bapang barong ket pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026, yang diwakili oleh Sanggar Swara Padma Bhuana, Desa Undisan, Kecamatan Tembuku mampu menghipnotis ribuan pasang mata  penonton yang memadati Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya (Art Center), Denpasar, Rabu (24/6/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anjing Rabies "Mengamuk" di Hajatan Warga Desa Tegal Badeng Timur

balitribune.co.id I Negara - Kasus gigitan anjing positif rabies di Jembrana hingga kini masih terus terjadi. Teranyar kasus gigitan anjing positif rabies terjadi  di Kecamatan Negara. Seekor anjing ras pejantan berusia sekitar 3 tahun tiba-tiba datang dan mengamuk di lokasi di sebuah acara hajatan warga di Desa Tegal Badeng Timur pada Senin (15/6/2026) lalu. 

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat Birokrasi Berbasis Merit, Bupati Adi Arnawa Lantik 156 Pejabat di Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Pemkab Badung memperkuat tata kelola pemerintahan profesional, adaptif, dan berorientasi pelayanan publik melalui penguatan birokrasi berbasis sistem merit. Terkait hal tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 1 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 31 Pejabat Administrator, 75 Pejabat Pengawas, serta 49 Pejabat Fungsional di lingkungan Pemkab Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.