Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sosialisasi Ranperda RTRW Bali di Jembrana, Adi Wiryatama: Pengaturan Tata Ruang Harus Sejahterakan Masyarakat

Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama dan Wakil Ketua Pansus RTRW Bali I Nengah Tamba, saat sosialisasi Ranperda RTRW Bali di Jembrana.

BALI TRIBUNE - DPRD Provinsi Bali saat ini sedang membahas Ranperda Tentang Perubahan Atas Perda Nomor 16 Tahun 2009 Tentang RTRW Provinsi Bali Tahun 2009-2029. Guna mematangkan materi dan substansi Ranperda ini, Pansus RTRW Provinsi Bali melakukan sosialisasi kepada segenap elemen masyarakat Bali. Sosialisasi tersebut juga menyasar pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Bali. Seperti Senin (21/1), Pansus RTRW Bali menggelar sosialisasi di Kabupaten Jembrana. Sosialisasi dipimpin langsung Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama dan Wakil Ketua Pansus RTRW Bali I Nengah Tamba. Hadir dalam sosialisasi yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Jembrana ini, sejumlah anggota Pansus RTRW Bali yang merupakan gabungan anggota Komisi I dan Komisi III DPRD Provinsi Bali, dan Tim Ahli Pansus RTRW Bali. Hadir pula Bupati Jembrana I Putu Artha, SE, MM, Sekda Jembrana I Made Sudiada, SH, MH, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Jembrana, serta undangan lainnya. "Kami ingin mendapatkan masukan dari kabupaten dan kota guna mematangkan materi Ranperda ini. Kami ingin memastikan, Perda ini setelah disahkan, mengakomodir kebutuhan dan kepentingan kabupaten dan kota di Bali," jelas Wakil Ketua Pansus RTRW Bali I Nengah Tamba. Sementara Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama, mengatakan, pihaknya ingin Perda RTRW Bali hasil revisi ini benar - benar berkualitas. Politikus PDI Perjuangan asal Tabanan ini menyebut, Perda RTRW Bali ke depan diharapkan tidak sekedar menjadi payung hukum bagi pengaturan tata ruang di Pulau Dewata. "Kita juga ingin memastikan, pengaturan tata ruang ini berdampak pada sektor lainnya, terutama memastikan pemerataan pembangunan antara kawasan selatan dengan utara, timur dan barat, serta terwujudnya kesejahteraan masyarakat Bali secara menyeluruh," tegas Adi Wiryatama. Adapun Bupati Jembrana I Putu Artha, pada kesempatan tersebut memberikan beberapa masukan kepada Pansus RTRW Bali. Salah satunya, terkait posisi Jembrana sebagai pintu gerbang Pulau Bali. "Jembrana sering dibilang sebagai pintu gerbang Pulau Bali. Tetapi yang menjadi kendala adalah transportasi. Banyak kendaraan muatan besar yang sering mengakibatkan jalan - jalan cepat rusak. Diharapkan, timbangan yang berada di Cekik, agar dikondisikan dan dioptimalkan pengawasannya, supaya dapat mengurangi mobil bermuatan besar yang melebihi kekuatan jalan, beroperasi sembarangan," kata Bupati Artha. Khusus untuk sepadan pantai dan ketinggian banguan, pihaknya akan atur dalam kebijakan tersendiri. Karena itu, Perda RTRW Bali nantinya dihadiri dapat memberikan ruang terkait hal tersebut. 

wartawan
San Edison
Category

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click

Pengurus Pura Kawitan Tangkas Koriagung Somasi Bendesa Adat Tangkas

balitribune.co.id | Semarapura - Konflik kewenangan antara lembaga adat desa dan pengurus soroh / kawitan mencuat di Kabupaten Klungkung.

Pengurus (Prajuru) Pura Kawitan Pusat Pangeran Tangkas Kori Agung secara resmi melayangkan Surat Somasi kepada Bendesa Desa Adat Tangkas, I Nyoman Sudarma.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.