Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI, Rai Wirajaya Tanamkan Nilai-nilai Kebangsaan Sejak Usia Dini

Bali Tribune / 4 PILAR - Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Pasar Phula Kerthi di Banjar Kaja Sesetan, Denpasar, Sabtu (24/12).

balitribune.co.id | Denpasar - Digelar dengan pola interaktif Anggota  MPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, SE., MM., kali ini hadir di Pasar Phula Kerthi di Banjar Kaja Sesetan, Denpasar Sabtu (24/12/2022) untuk memberikan Sosialisasi 4 pilar MPR RI (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika). Hadir  sebagai pembicara dalam sosialisasi kali ini Witarka Yudiata (Penajaman UUD 1945 & NKRI), Diah Yuniti (Bhinneka Tunggal Ika & Eksistensi Perempuan, Hari Ibu).

Selain itu nampak dalam kegiatan ini  Luh Putu Mamas Lestari, SE (Anggota DPRD Kota Denpasar), Kelian adat Banjar Kaja Sesetan, Pengabih dan Penglingsir Banjar Kaja Sesetan, Badan Pengelolaan Kekayaan Banjar (BPKB) Banjar Kaja Sesetan, Kepala Pasar Phula Kerti Banjar Kaja Desa Adat Sesetan.

Seperti diketahui, Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) sebagai lembaga negara sesuai amanat Pasal 5 huruf a dan b, serta pasal 11 huruf c Undang Undang Npmor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD, mempunyai tugas memasyarakatkan Pancasila, Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal lka dan Ketetapan MPR RI yang diberi nama program “Sosialisasi Empat Pilar MPR RI".

“Selain menggencarkan vaksinasi kesehatan memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, MPR RI juga menggencarkan vaksinasi melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI untuk mencegah sekaligus memutus mata rantai penyebaran radikalisme dan demoralisasi generasi bangsa,” ujar Rai Wirajaya, yang juga selaku Anggota DPR RI Komisi XI.

Karenanya, kegiatan pemasyarakatan nilai-nilai Pancasila dilakukan untuk memastikan bahwa Pancasila senantiasa hadir pada setiap relung kehidupan ketatanegaraan dan segenap aspek kehidupan masyarakat.

“Mengingat pentingnya pemahaman dan pelaksanaan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI bagi setiap warga negara di seluruh wilayah tanah air utamanya dalam kondisi pascapandemi Covid-19 masih melanda bangsa Indonesia, maka anggota MPR RI melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di daerah pemilihan masing-masing,” sebut Rai Wirajaya, politisi asal Desa Peguyangan Denpasar, ini.

Diuraikan, berdasarkan surat dari Sekjen MPR RI dan hasil Rapat Pimpinan Badan Penganggaran MPR RI, kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPRR RI oleh Anggota MPR RI di Daerah Pemilihan Tambahan RI dilaksanakan pada tanggal 23 s.d. 25 Desember 2022.

Pancasila sudah menjadi keyakinan bangsa Indonesia sebagai dasar negara dan memayungi UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Maka, Empat Pilar Kebangsaan akan menjadi nilai dan kekuatan bangsa yang tak akan terpisahkan oleh gelombang zaman. 

“Dengan integritas dan komitmen bersama, Empat Pilar Kebangsaan tersebut akan semakin kokoh, semakin mewarnai keberlanjutan dan dinamika kebangsaan ke depan. "Empat Pilar Kebangsaan ini harus ditanamkan dalam pikiran dan perbuatan agar kita menjadi manusia yang berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa dan Negara,” tuturnya. Karenanya, kegiatan pemasyarakatan nilai-nilai Pancasila dilakukan untuk memastikan bahwa Pancasila senantiasa hadir pada setiap relung kehidupan ketatanegaraan dan segenap aspek kehidupan masyarakat, sambung Rai Wirajaya. 

Dengan mengikuti sosialisasi empat pilar kebangsaan ini, peserta dapat memahami dan mengerti apa yang disampaikan. Sehingga, mampu pula menjelaskan dan menanamkam Empat Pilar Kebangsaan ini sejak dini, minimal di lingkungan keluarga dan lingkungan terdekat dalam kehidupan sehari-hari guna menanamkan wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air yang menjadi modal dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kegiatan kali ini, kami bekerjasama dengan Pasar Phula Kerti Banjar Kaja Desa Adat Sesetan dan karena masih dalam suasana Pandemi Covid-19 acara dilaksanakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan serta tatap muka terbatas,” imbuhnya.

Rai Wirajaya, yang juga politisi PDI Perjuangan, berharap kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI  bermanfaat. Serta menyampaikan terimakasih kepada Kepala Pasar Phula Kerti beserta jajaran atas tempat dan fasilitasnya serta dukungan peserta sosialisasi.

wartawan
ARW
Category

Tahap Awal WFH, Pemkab Tabanan Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan

balitribune.co.id I Tabanan -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan seluruh unit pelayanan publik tetap beroperasi secara normal dan menjadi prioritas utama meskipun kebijakan Work From Home (WFH) mulai diberlakukan bagi sebagian pegawai.

Prioritas ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar tanpa hambatan di tengah masa penyesuaian sistem kerja baru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

153 Orang di Lapas Tabanan Jalani Tes Urine

balitribune.co.id I Tabanan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar razia dan tes urine terhadap 153 petugas dan warga binaannya pada Senin (6/4/2026). Kegiatan itu dilakukan untuk memperkuat deteksi dini jelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62. Lewat kegiatan itu, Lapas Tabanan hendak memastikan lingkungannya bersih dari peredaran gelap narkoba.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Karya Ida Betara Turun Kabeh, Ribuan Umat Hindu Sembahyang di Pura Agung Besakih

balitribune.co.id I Amlapura - Umat hindu memadati Pura Agung Besakih untuk menghaturkaan Bakti Penganyar dan persembahyangan bersama dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh. Upacara Bakti Penganyar ini berlangsung khusuk dipuput oleh sejumlah Sulinggih, dan pada Selasa (7/4/2026) merupakan jadwal bakti penganyar Kabupaten Badung.  

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjerat Judi, Oknum Karyawan Yayasan di Bali Gasak Uang Tunai dan Aset Operasional

balitribune.co.id | Denpasar - Aksi seorang staf Yayasan Solefamily Bali berinisial TAM alias Titho (31) terbilang tega. Sebab, pria dengan alamat asal Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Flores, NTT ini mencuri uang Yayasan Solefamily Bali yang diperuntukan orang - orang sakit. Diduga kuat, uang hasil curian itu untuk berjudi karena pria kelahiran 30 Oktober 1995 itu mempunyai riwayat berutang dan berjudi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.