Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sudikerta Minta Generasi Muda Bangun Strategi “Selling Your Self” Hadapi MEA

MEA
SEMINAR - Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta dalam acara Seminar “Selling your self, Menang di era MEA” yang bertempat di Aula Swaka Dharma, Luminta, Denpasar pada Rabu (1/6).

Denpasar, Bali Tribune

Penerapam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menimbukan persaingan yang sangat ketat bagi para generasi muda. Hal ini perlu diantisipasi oleh generasi muda dengan menerapkan strategi “selling your self” atau kemampuan dalam menciptakan personal branding yang dapat menjadikanya berbeda dengan individu lainnya. Demikian disampaikan oleh Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta saat membuka acara Seminar  “Selling your self, Menang di era MEA” yang bertempat di Aula Swaka Dharma, Luminta, Denpasar pada Rabu (1/6).

Lebih lanjut, Sudikerta mengungkapkan bahwa personal branding dapat menjadi cara untuk memasarkan produk dari hasil usahanya sebagai entrepreneur atau pengusaha baik dalam bentuk barang ataupun jasa. Tidak hanya berupa pemasaran produk, dari personal branding juga orang-orang dapat mengetahui kualitas dari produk usaha yang dihasilkan. Namun untuk mewujudkan hal tersebut, para generasi muda harus mampu meningkatkan kualitas dirinya, dengan cara berperan aktif dalam mengikuti pelatihan-pelatihan yang diselengarakan oleh pemerintah daerah maupun lembaga swasta, peningkatan kemampuan bahasa asing, peningkatan potensi diri serta berbagai cara lainnya. Dengan menerapkan strategi tersebut, Sudikerta berharap pembangunan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Bali dapat terus berkembang sehingga masyarakat mampu menangkap peluang-peluang yang ditawarkan pada arena persaiangan bebas saat ini. Selain itu, Sudikerta juga mengapresiasi kegiatan seminar yang diselenggarakan oleh MarkPlus Inc. yang merupakan perusahaan konsultan manajemen terbesar di Asia. Acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan membuka wawasan baru para generasi muda dalam meningkatkan strategi dalam menghadapi MEA saat ini.

Sementara itu, Fasilitator Indonesia Marketeers Festival (IMF) 2016 Setyo Riyanto mengungkapkan bahwa satu topik menarik yang dibahas dalam seminar IMF 2016 ini mengenai "Selling Yourself: Menang di Era MEA". Seminar tersebut memberikan pembekalan agar para tenaga kerja profesional, dokter, maupun insinyur dapat terus produktif, kreatif, entrepreneurial dan tidak mengalami kecemasan saat MEA berlangsung. Ia juga mangatakan  bahwa Bali, sebagai kota tujuan ke 17 atau terakhir dari penyelenggaraan seminar tersebut. Sebelumnya IMF 2016 sudah dibuka di Medan pada 23 Maret 2016 dan dilanjutkan di Yogyakarta, Balikpapan, Palembang, Semarang, Pekanbaru, Bandung, Surabaya, Manado, Pontianak, Solo, Makassar, Banda Aceh, Padang, Banjarmasin, Jayapura, dan ditutup di Denpasar pada 1 Juni 2016. Ia berharap acara ini mampu membangkitkan semangat para pemasar untuk semakin memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah.

Acara tersebut dihadiri pula oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan Provinsi Bali, Asuransi Jiwasraya, serta beberapa pengusaha UMKM yang ada di Bali.

wartawan
rls
Category

Jadi Tuan Rumah Porprov 2027, Buleleng Siapkan 990 Atlet

balitribune.co.id | Singaraja - Menjelang ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2027 di mana Kabupaten Buleleng akan bertindak sebagai tuan rumah, persiapan matang mulai digeber. Untuk pertama kalinya dalam sejarah olahraga Buleleng, ajang Pra-Porprov tingkat kabupaten resmi digelar guna menyeleksi dan mematangkan atlet.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Apresiasi Semangat Krama Desa Adat Kuta Gelar Atma Wedana

balitribune.co.id | Mangupura - Krama Desa Adat Kuta menggelar rangkaian Upacara Atma Wedana, Nyekah Kurung Nyatur Rebah, dan Upacara Manusa Yadnya (Mepandes/Metatah), Kamis (10/9/2026). Kegiatan ini dipusatkan di Bale Peyadnyan, Pura Segara, Kelurahan Kuta, dengan menghadirkan Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Wijaya Nanda dari Griya Kutuh sebagai Yajamana Karya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasus Pelecehan Anak di Bawah Umur Dilimpahkan ke Kejaksaan Klungkung, Tersangka ACW Langsung Ditahan

balitribune.co.id | Semarapura - Setelah Jaksa Peneliti melaksanakan penelitian terhadap hasil penyidikan perkara tindak pidana persetubuhan terhadap anak atas nama tersangka ACW (39 th), asal Probolinggo, Jawa Timur, terhadap korban NKPD (11 tahun), melanggar pasal 473 ayat (2) huruf b Juncto Pasal 126 Ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana Jo Undang-undang Republik Indonesia Nomo

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.