Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sugawa Korry: Ciptakan Keseimbangan Ekonomi Bali, Jangan Hanya Bergantung Sektor Pariwisata

Bali Tribune / KI-KA - Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Provinsi Bali sekaligus Ketua Panitia Dr. Komang Suarsana bersama Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Dr. Nyoman Sugawa Korry.

balitribune.co.id | Denpasar – Upaya menggali kontribusi pemikiran, gagasan dari para akademisi, praktisi dan stakeholder lainnya untuk mewujudkan keseimbangan ekonomi baru bagi Bali di era New Normal (Normal Baru). DPD Partai Golkar Provinsi Bali menggelar Webinar "Strategi Operasional Pembangunan Sektor Industri dan UMKM Bali di Era New Normal" Selasa (23/6) di Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Bali. Webinar kali ini dimoderatori Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Provinsi Bali sekaligus Ketua Panitia Dr. Komang Suarsana.

Hadir sebagai Keynote Speaker, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Dr. Nyoman Sugawa Korry menyebutkan, Bali 46 persen ekonominya ditopang sektor tersier yaitu pariwisata dan ini sangat riskan bagi perekonomian Bali.  Politisi senior Golkar yang juga akademisi ini menyatakan hal itu bukan tanpa sebab,  sektor tersier seperti pariwisata yang sangat dominan saat ini terbukti menimbulkan keriskanan ekonomi saat terjadi pandemi Covid-19 seperti sekarang. 

“Sektor tersier (pariwisata) merupakan kelemahan yang sangat mendasar. Pariwisata saat kena ancaman wabah virus Corona atau Covid-19 langsung terpuruk dan mengakibatkan seluruh sendi ekonomi Bali juga terpukul,” tukasnya di hadapan peserta webinar. 

Selama Triwulan I tahun 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat laju pertumbuhan ekonomi Bali secara umum turun hingga minus 1,14 persen. 

"Jadi kita harus ciptakan keseimbangan baru ekonomi di sektor primer, sekunder, tersier. Serta bagaimana menguatkan kembali UMKM di Bali yang jumlahnya puluhan ribu  bisa jadi prioritas," kata Sugawa Korry yang juga Wakil Ketua DPRD Bali ini.

Sedangkan salah satu narasumber dalam webinar kali ini hadir Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar H.A. Nurdin Halid mengapresiasi kegiatan webinar yang diinisiasi Golkar Bali.  

"Pandemi jangan hambat kreativitas, inovasi dan kontribusi bisa untuk membantu pemulihan ekonomi nasional dan juga Bali khususnya," kata Nurdin Halid.

Tokoh yang juga Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) ini lantas memaparkan materinya yakni "Peran Strategis Koperasi Pariwisata Memperkuat Komunitas UMKM Sebagai Pondasi Industri Pariwisata Super-Premium Bali."

Bali adalah destinasi premium kelas dunia dan ikon Indonesia. Konstribusi Bali untuk devisa negara sekitar Rp 130- Rp 150 triliun per tahun.

Struktur Ekonomi Bali berbentuk piramida terbalik: sektor tersier (69,71%), sektor sekunder (18,80%), sektor primer (14,50%). Namun masalah muncul sebab dominasi sektor tersier di Bali ternyata sangat rawan terhadap krisis non-ekonomi seperti terorisme, perang, dan wabah penyakit seperti virus Corona atau Covid-19 yang melanda dunia saat ini. 

Karenanya menurut Nurdin Halid untuk menciptakan keseimbangan baru ekonomi Bali diperlukan perubahan paradigma dan pendekatan. 

Paradigma pembangunan Bali harus diubah atau dipertegas, yaitu "Pembangunan ekonomi berbasis kekuatan sumber daya lokal (sumber daya alam dan budaya) yang berkeadilan dan berkelanjutan."

Lalu orientasi pembangunan ekonomi Bali harus tertuju kepada tiga hal utama. Pertama, pelestarian sumber daya keindahan alam serta budaya Bali.

Kedua, ketahanan ekonomi (pangan) masyarakat Bali, terutama menghadapi krisis. Ketiga, keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Bali secara berkelanjutan (dinikmati generasi-generasi selanjutnya).

Selanjutnya pendekatan pembangunan harus diubah, yaitu memperkuat komunitas-komunitas sosial ekonomi dan budaya Bali. 

Seluruh kebijakan dan program Pemerintah harus mampu memberdayakan dan memperkuat komunitas petani, pekebun, peternak, petambak, nelayan, pengrajin, pekerja seni, pemangku adat, pedagang, kuliner, souvenir, distributor, karyawan, sopir, tour guide, homestay, fotografer, dan komunitas UMKM lainnya.

Rancangan besar atau grand desain ekonomi Bali yakni pertama, melestarikan dan memperkuat sektor primer berbasis sumber daya alam dan budaya Bali. Kedua, memperbesar dan memperluas industri sektor sekunder dengan hilirisasi sektor primer. 

"Ketiga, mewujudkan koperasi pariwisata sebagai rumah besar bersama seluruh 326 ribu lebih UMKM dan 4.800 lebih koperasi se-Bali," papar Nurdin Halid.

Sementara itu Direktur Undiknas Graduate School Prof Gede Sri Darma yang juga jadi salah satu narasumber dalam webinar ini menyampaikan ada tiga hal utama yang diperhatikan terkait strategi pemulihan sektor industri dan UMKM Bali. 

Pertama bagaimana pemulihan sektor industri dan UMKM itu sendiri. Kedua, bagaimana agar pendapat dan daya beli masyarakat meningkat. Ketiga, mengurangi pengangguran dan kemiskinan.

Dalam hal pemulihan sektor industri dan UMKM Bali ada beberapa strategi yang bisa dilakukan. Pertama, perkuat koperasi & UMKM, dengan menstimulus dan subsidi bunga kredit serta memberlakukan kebijakan restrukturasi kredit / angsuran. 

Kedua, buka lapangan kerja bidang pertanian, karena sektor pertanian yang paling minim terdampak Covid-19. "Ini menjadi momentum merevitalisasi ekonomi pedesaan," tegas Prof Sri Darma.

Ketiga, para pengusaha dan masyarakat agar memanfaatkan stimulus dan mendorong pengusaha untuk melakukan inovasi dan shifting kepada e-commerce atau perdagangan elektronik disertai dengan pelatihan yang aplikatif.

Selanjutnya untuk untuk meningkatkan pendapat dan daya beli masyarakat ada sejumlah strategi yang bisa diterapkan. Pertama, mendorong daya beli dengan lebih meningkatkan bantuan sosial, baik secara tunai maupun dalam bentuk sembako.

Kedua, realokasi anggaran prioritaskan untuk program terkait penanggulangan Covid-19 serta tingkatkan belanja pemerintah guna menggerakan roda ekonomi.

Ketiga, pemerintah perlu menyiapkan stimulus APBD yang pemanfaatannya pararel dengan dana desa, khususnya program padat karya tunai.

Begitu pula perlu strategi tepat menekan angka pengangguran dan kemiskinan di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Pertama, bantuan Permodalan Bagi BUMDES berupa stimulus modal pemulihan desa wisata dan mendorong pemanfaatan dana desa untuk program produktif.

Kedua, karyawan yang dirumahkan mendapat jaring pengaman sosial dan kartu pra-kerja. "Selain itu pemerintah daerah perlu menerbitkan obligasi daerah guna membiayai proses recovery pandemi Covid-19," tandas Prof Sri Darma.

Pembicara selanjutnya Direktur Badan Pengelola Usaha Universitas Udayana Dr. Sayu Ketut Sutrisna Dewi memaparkan bagaimana strategi UKM (Usaha Kecil Menengah) menghadapi New Normal.

Menurutnya dalam kondisi saat ini, pelaku UKM wajib memahami kebijakan pemerintah. "Dalam praktiknya UKM tidak mau baca berita, karena nervous, tapi mau tidak mau harus ikuti perkembangan terkini dan kebijakan pemerintah," ungkap Sutrisna Dewi.

UKM juga harus mengenali karakteristik dan kondisi konsumen dan perubahan perilaku konsumen. Lalu ada cara baru berinteraksi dengan konsumen (hindari kontak fisik, belanja secara online, cara pembayaran online).

UKM juga harus mampu memerkuat customer relationship dan perluas jangkauan pasar melalui digital marketing dan pertajam value proposition.

"Lakukan transformasi secara proaktif, adaptif dan responsif terhadap perubahan. Tetap optimis, dibalik musibah ada berkah, dibalik perubahan ada peluang," tandasnya.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Siswa SD di Denpasar Dikenalkan Muatan Lokal 'Masolah' dan 'Magending'

balitribune.co.id I Denpasar - Siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Denpasar dikenalkan dengan muatan lokal sebagai bagian dari penyempurnaan proses pembelajaran di sekolah. Selain mata pelajaran Bahasa Bali, para siswa juga diperkenalkan materi 'masolah' (menari) dan 'magending' (bernyanyi) sebagai wahana pelestarian budaya dan tradisi sejak usia dini.

Baca Selengkapnya icon click

Targetkan 25 Ribu Pengunjung, Lovina Festival 2026 Siap Gebrak Bali Utara

balitribune.co.id I Singaraja - Dengan mengusung tema"Theatre of Dolphins”, Pemerintah Kabupaten Buleleng memastikan seluruh persiapan Lovina Festival 2026 telah rampung. Festival pariwisata tahunan yang menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 ini akan berlangsung selama 24–28 Juli 2026 dengan target kunjungan sekitar 25 ribu wisatawan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Interview di Kampus, Motor NMax Raib Digondol Maling

balitribune.co.id I Bangli - Nasib apes dialami I Gede Desta Angga Saputra, Rabu (22/7/2026) sore hari. Pria asal Dusun Pemuteran Kecamatan Gerokgak, Buleleng, ini kehilangan sepeda motor saat mengikuti interview di salah satu kampus Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang beralamat di Jalan Tirta Campuhan, Kawasan Permukiman LC Uma Aya, Bebalang, Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Ratusan Layang-layang dari 23 Negara Mengudara di Sanur

balitribune.co.id I Denpasar - Festival layang-layang bertaraf internasional turut memeriahkan "Rare Angon Festival" yang diadakan di Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar. Acara tahunan ini berlangsung selama empat hari, sejak Kamis (23/7/2026) hingga Minggu (26/7/2026) mendatang, dengan menghadirkan kolaborasi antara pelayang mancanegara dan pelayang tradisional Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ukir Prestasi Internasional dan Aksi Sosial, Advokat Yuli Utomo Dinobatkan sebagai Mahasiswa Teladan Universitas Warmadewa

balitribune.co.id | Denpasar - Mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar), Advokat Yuli Utomo, S.H., M.H., C.Med., resmi menerima penghargaan sebagai Mahasiswa Teladan Unwar. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasinya yang luar biasa, baik di kancah internasional maupun dalam aksi sosial kemasyarakatan.

Baca Selengkapnya icon click

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan JAMDATUN dalam Meningkatkan Kepatuhan Pemberi Kerja

balitribune.co.id | Jakarta - Pemerintah terus memperkuat langkah untuk memastikan setiap pekerja Indonesia memperoleh haknya atas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui penandatanganan Perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAMDATUN) Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jakarta, Senin (20/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.