Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sukses Pimpin Periode Pertama, Narto Kembali Nahkodai YRFI Bali

musprov
Bali Tribune / Musprov pemilihan Gubernur YRFI Bali di Aula Warung Makan Kanggo Riko, Denpasar, pada Minggu (30/8/2026)

balitribune.co.id | Denpasar - Kinerja gemilang dan dedikasi yang tinggi membuat Sunarto Gluweh, yang akrab disapa Bro Narto, kembali dipercaya memimpin Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) Bali. Ia resmi didaulat sebagai Gubernur YRFI Bali untuk periode 2026–2029, melanjutkan kepemimpinan dari periode sebelumnya (2023–2026).

Keputusan tersebut diambil dalam suasana penuh kebersamaan pada Musyawarah Provinsi (Musprov) pemilihan Gubernur YRFI Bali di Aula Warung Makan Kanggo Riko, Denpasar, pada Minggu (30/8/2026). Seluruh 23 perwakilan klub motor Yamaha se-Bali yang hadir sepakat secara aklamasi untuk kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Bro Narto tanpa ada calon lain yang diajukan.

“Prosesnya berjalan dalam suasana kekeluargaan yang hangat. Saya sempat bertanya apakah ada yang ingin mencalonkan diri, namun semua sepakat agar saya melanjutkan kepemimpinan YRFI Bali,” ungkap Bro Narto penuh syukur.

Menatap periode kedua ini, Bro Narto bersama jajaran pengurus telah menyiapkan deretan program menarik yang bermanfaat bagi komunitas, di antaranya nonton bareng (nobar) MotoGP di Bali, kunjungan langsung ke Sirkuit Mandalika, serta berbagai kegiatan sosial.

Selain itu, kepengurusan akan melakukan evaluasi menyeluruh dan memperbarui sejumlah posisi agar organisasi semakin segar dan dinamis. Fokus utama ke depan adalah mempererat komunikasi, mendekatkan diri dengan klub-klub yang sudah ada, serta membuka peluang bagi klub baru untuk bergabung.

“Kita akan semakin mendekatkan diri ke klub-klub yang ada, sekaligus membuka pintu selebar-lebarnya bagi klub baru yang ingin bergabung. YRFI Bali juga akan terus bersinergi erat dengan YRFI Nasional, menyusun langkah strategis melalui diskusi bersama,” tegas Bro Narto.

Dengan dukungan penuh dari seluruh komunitas, kepengurusan baru YRFI Bali diharapkan semakin kokoh, mempererat tali persaudaraan, serta menghadirkan lebih banyak kegiatan positif bagi pengendara Yamaha di Pulau Dewata.

wartawan
HEN
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.