Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sulinggih Terima Insentif saat Dharma Santhi Nyepi di Pura Samuan Tiga

Bali Tribune/ BANTUAN - Sulinggih terima bantuan Dana Insentif dari Pemkab Gianyar.

Bali Tribune, Gianyar - Serangkian Perayaan Nyepi Tahun Caka 1941, Pemkab Gianyar kembali menggelar Dharma Santhi,  bertempat di Wantilan Pura Samuan Tiga, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Jumat  Sore lalu. Pada  kesempatan itu,  Pemkab menghaturkan insentif ke sulinggih, pemangku, bendesa adat, kelihan adat dan pekaseh se- Kabupaten Gianyar. Kepala Bagian Kesra dan Bina Mental Setda Kabupaten Gianyar, Ngakan Jati Ambarsika ia mengatakan Dharma Santhi Nyepi Tahun Caka 1941 dipusatkan di Pura Samuan Tiga Bedulu dan dihadiri ratusan sulinggih asal berbagai golongan, Bendesa, Perbekel serta instansi terkait se-Kabupaten Gianyar.  Meski diguyur hujan beberapa menit, namun kegiatan bisa berjalan dengan lancar. Pada kegiatan tersebut Pemkab Gianyar juga menyerahkan bantuan insentif  tahun anggaran 2019 kepada seluruh sulinggih, pemangku, Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP), Majelis Alit Desa Pakraman, bendesa, kelihan adat dan pekaseh se-Kabupaten Gianyar. “Melalui Dharma Santhi Nyepi Caka 1941, kita wujudkan Gianyar yang aman menuju sat Kerthi Loka Bali,” paparnya. Bantuan insentif dan punia ini sebagai bentuk perhatian Pemkab Gianyar, karena mereka memegang peranan penting dalam menjalankan nilai-nilai agama Hindu, budaya dan pembangunan Gianyar yang berlandaskan Tri Hita Karana sehingga tercapai Gianyar yang aman dan harmonis. Pelaksanaan Dharma Shanti juga sebagai salah satu upaya melestarikan seni budaya dan sastra-sastra agama Hindu. Dharma Upapati selaku Ketua PHDI Kabupaten Gianyar dalam kesempatan itu mengatakan, kegiatan Dharma Santi dapat dijadikan contoh positif untuk mengetahui proses maupun makna catur brata penyepian. Ditegaskan, pelaksanaan Hari Suci Nyepi  khususnya di Kabupaten Gianyar telah berjalan dengan tertib, aman dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Hal ini tentu patut disyukuri sehingga Gianyar tetap berada dalam situasi yang harmonis. Dharma santi  juga sebagai upaya mempererat rasa persaudaraan dan kekeluargaan,  rasa menyama braya serta saling asah, asih, asuh, paras-paros salunglung sabhayantaka menuju masyarakat yang shanti dan jagadhita. Dhrama Santhi Nyepi kali ini dihadiri 338 sulinggih, Bendesa 272 orang, FKUB, PHDI, Walubi serta undangan yang berjumlah 810 orang. Bupati Gianyar I Made Mahayastra dalam sambutannya yang dibacakan Sekdakab Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya mengapresiasi pelaksnaan Dharma Santhi Nyepi. Bupati juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Gianyar khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk menerapkan nilai-nilai agama Hindu serta mengimplementasikannya ke dalam sikap dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. “Saya berharap semua tokoh secara bersama-sama mengajak warga meningkatkan srada bakti terhadap Tuhan agar mampu menjalankan Dharma Agama dan Negara ecara baik,” cetusnya. 

wartawan
Redaksi
Category

SOM-20, Momentum Memperkuat  Konservasi Laut dan Ketahanan Kawasan Terhadap Perubahan Iklim

balitribune.co.id | Mangupura - Pertemuan Tingkat Pejabat Senior ke-20 atau 20th Senior Officials’ Meeting (SOM-20) Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Security (CTI-CFF) yang berlangsung 10-11 Desember 2025 di Kabupaten Badung, Bali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama regional dalam konservasi laut, pengelolaan perikanan berkelanjutan, dan peningkatan ketahanan kawasan terhadap perubahan iklim.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanpa Kantongi PBG, Bangunan Investor di Hutan TNBB Disegel

balitribune.co.id | Negara - Bangunan di kawasan hutan Balai Taman Nasional Bali Barat (TNBB) yang mencuat belakangan ini ternyata belum mengantongi dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Persoalan tersebut terungkap saat sidak yang dilakukan oleh DPRD Kabupaten Jembrana bersama instansi terkait ke lokasi bangunan tersebut berdiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Banjir Bandang di Manggis, Jalur Denpasar-Karangasem Lumpuh 2 Jam

balitribune.co.id | Amlapura - Banjir banjir bandang menerjang dua desa di Kecamatan Manggis, yakni Desa Antiga Kelod dan Desa Gegelang. Sejumlah rumah terendam banjir, lebih dari lima unit mobil milik warga juga terendam banjir, bahkan satu unit mobil yang terparkir di pinggir jalan di Desa Antiga Kelod juga nyaris hanyut, namun beruntung warga sigap dan langsung mengikat mobil tersebut dengan tali plastik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.