Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sulsel Lakukan Inovasi Program Mandiri Benih

Bali Tribune / PERTANIAN - Lahan pertanian di Provinsi Sulawesi Selatan
balitribune.co.id | MakassarDinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Sulawesi Selatan membeberkan terdapat tiga pilar yang mendukung pertanian di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Pertama, adalah sumber daya pertanian yakni adanya luas lahan sawah 654.818 hektare di 24 kabupaten/kota. Kedua, didukung sumber daya petani, dari jumlah 9,5 juta penduduk Sulsel dengan jumlah petani sekitar 3,5 juta orang. 
 
Selain itu mendapat dukungan anggaran dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Hal tersebut dibeberkan Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Sulsel, Muhlis Mori, Kamis (7/7) saat menerima kunjungan
Sekretaris DPRD Provinsi Bali (Sekwan), Gede Suralaga bersama Forum Wartawan DPRD (Foward) Provinsi Bali untuk melakukan studi banding di provinsi setempat.
 
Pihaknya menyebutkan, Sulsel menghasilkan gabah kering 5,1 juta ton atau ekuivalen 63% menjadi beras sekitar 3,2 juta ton dengan konsumsi 1,039 juta ton. "Artinya ada surplus lebih kurang 2,168 juta ton. Kami di Sulsel adalah nomor empat penghasil beras, nomor satu adalah Jawa Barat, nomor dua Jawa Timur, nomor tiga Jawa Tengah. Tapi dari segi surplus, Sulsel nomor satu karena penduduknya mengonsumsi hanya 9,5 juta jiwa," katanya. 
 
Muhlis Mori menyatakan, beras Sulsel didistribusikan ke 33 provinsi di Indonesia setiap tahunnya termasuk Bali. "Beras Sulsel ini selalu baru karena didukung zona musim ada sektor barat, timur. Sektor barat itu puncak hujannya di Juni, Juli. Kalau sektor barat puncak hujannya di Desember dan Januari. Kemudian sektor peralihan ada di 5 kabupaten selalu ada hujan. Makanya beras Sulsel selalu baru," ungkapnya.
 
Ia menambahkan, di Sulsel juga berinovasi perbenihan yakni dengan program mandiri benih dan hilirisasi. "Kami memproduksi benih sendiri karena selama ini benih didatangkan dari luar Sulawesi. Apa kelemahan benih dari luar Sulawesi? terkadang tidak menyesuaikan dengan lingkungan. Sehingga salah satu program prioritas Gubernur Sulsel adalah mandiri benih. Kita sudah memproduksi benih sendiri 1.200 ton dengan luas yang bisa dicover sekitar 900 hektare," jelas Muhlis Mori.
 
Lebih lanjut dia mengatakan, untuk perkebunan salah satu komoditi unggulan di Sulsel adalah kakao, kopi, cengkeh dan pala dengan luas lahan untuk kakao rata-rata 195 ribu hektare, kopi 78 ribu hektare dan cengkeh 65.975 hektare serta pala 8.899 hektare. "Karena di Sulsel ini, pangan merupakan budaya masyarakat. Komoditi tersebut bisa maju karena ada potensi dan budaya masyarakat," imbuhnya. 
wartawan
YUE
Category

Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi, Bunda Rai Wahyuni Sanjaya Dorong Generasi Tabanan Gemar Membaca

balitribune.co.id | Tabanan - Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai resmi mengemban tugas sebagai Bunda Literasi Kabupaten Tabanan periode 2026–2029. Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Festival Literasi di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Senin (20/4/2026), yang dipadati ratusan siswa dan guru.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gumi Keris "Sesak", Penduduk 500 Ribu, Kendaraan Tembus 1 Juta

balitribune.co.id | Mangupura - Kepadatan lalu lintas di Kabupaten Badung kian sulit diurai. Salah satu penyebab utamanya adalah ketimpangan antara jumlah kendaraan bermotor dan jumlah penduduk. Data Dinas Perhubungan (Dishub) Badung mencatat, jumlah kendaraan bermotor di Gumi Keris telah melampaui 1 juta unit. Sementara itu, jumlah penduduk hanya berkisar 500 ribu jiwa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Koster Tak Mau Kalah, Sukses Finis 5K di Kemala Run 2026

balittribune.co.id | Gianyar - Gubernur Bali Wayan Koster bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara resmi membuka dan melepas (flag-off) ajang lari Wondr Kemala Run 2026 di Bali United Training Center (BUTC), Gianyar, Minggu (19/4/2026). Event berskala nasional dan internasional ini diikuti lebih dari 11.000 pelari dari berbagai komunitas, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai destinasi unggulan sport tourism.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Sebut Perlu Sinergi Legislatif, Eksekutif dan Aparat Penegak Hukum

balitribune.co.id | Denpasar - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali, I Made Supartha mewakili Ketua DPRD Bali menghadiri Sosialisasi Nasional Reformasi Hukum Pidana yang digelar Kementerian Hukum Republik Indonesia Wilayah Bali, di Auditorium Widya Sabha, Jumat (17/4/2026). Pada kesempatan itu ia menegaskan pentingnya kesiapan daerah menghadapi era baru hukum pidana nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.