Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Suyadinata Siap Jalankan Kembali Santunan Kematian di Badung, Tingkatkan Nilai Santunan Jadi Rp25 juta

Bali Tribune / PENGUKUHAN - Bapaslon Wayan Suyasa dan Putu Alit Yandinata (Suyadita) usai pengukuhan Srikandi Garunda di Desa Abinsemal Dauh Yeh Cani, Minggu (8/9) malam

balitribune.co.id | MangupuraBapaslon Bupati dan Wakil Bupati Badung Wayan Suyasa - Putu Alit Yandinata (Suyadinata) selain terus merapatkan barisan dan membentuk relawan. Politisi aspiratif ini juga getol sosialisasi program pro rakyat. Salah satunya adalah santunan kematian di Kabuapten Badung yang sudah lama tidak direalisasikan oleh Pemkab Badung. Bahkan untuk memantapkan program Badung Bahagia, Sejahtera dan Merata, Bapaslon Suyadinata akan meningkatkan nilai santunan tersebut menjadi Rp 25 juta kedepannya. 

Hal ini diungkapkan Wayan Suyasa usai pengukuhan Srikandi Garunda di Desa Abinsemal Dauh Yeh Cani, Minggu (8/9) malam. Srikandi Garuda merupakan relawan yang terdiri dari ibu -ibu yang siap bergerak untuk pemenangan Suyadinata.

Wayan Suyasa mengatakan, pihaknya mengapresiasi kepada Sirkandi Garuda dengan ideologi idialisme ratusan kaum ibu ini kepada Putu Alit Yandinata yang sudah terbukti dan teruji sebagai wakli rakyat empat periode di DPRD Badung. "Ini menjadi kebanggaan ibu -ibu, karena Pak Alit Yandinata mau mengkatkan karir dari legislatif ke ekaekutif untuk mengajegkan Badung kedepan," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, sosok Putu Alit Yandinata merupakan calon Wakil Bupati Badung pertama kali dari Kecamatan Abiansemal. Mengingat Wakil Bupati Badung sebelumnya berasal dari kecamatan lain di Kabupaten Badung.  Selepas perbedaan pilihan dalam Pilkada,  Suyasa mengingatkan sosok Alit Yandinata merupakan aset yang harus di Perjuangkan untuk meraih kemenangan Suyadinata.

"Mari kita fokus berjuang bersama menuju Pilkada 27 November 2024 mendatang," ajak Suyasa, disambut kata setuju ratusan ibu -ibu yang hadir.

Suyasa juga mengatakan, Pemerintahan Kabupaten Badung selama ini sudah berjalan baik melalui berbagai program yang sudah dijalankan. Namun, Bupati dan Wakil Bupati Badung saat ini sudah dua periode sehingga sudah tentu tidak mencalonkan diri lagi. Suyadianta hadir untuk menyempurnakan program -program yang dibutuhkan masyarakat.

"Sudah pasti bulan Februari 2025, pemimpin Badung saat ini pasti tergantikan, semoga  digantikan Wayan Suyasa dan Putu Alit Yandinata," ungkapnya.

Suyasa juga kembali menyampaikan visi misi melalui program pro rakyat yang telah dikaji untuk dapat dijalankan Suyadinata jika  memimpin Badung. 

"Bantuan Rp 1 miliar per banjar adat per tahun, Rp 2 miliar untuk desa adat per tahun. Ini sumber pendanaannya berasal dari uang rakyat yang dikelola pemerintah untuk dikembalikan kepada masyarakat," tegasnya.

Terkait santunan kematian di Kabupaten Badung, Wayan Suyasa menegaskan, Suyadinata akan menjalankan kembali program sosial kemasyarakat tersebut dengan meningkatkan bantuannya menjadi Rp25 juta.

"Karena sebelumnya diberikan Rp 10 juta, kami dari Suyadinata sebagai wujud meringankan beban keluarga yang ditinggalkan kita tingkatkan menjadi Rp25 juta. Ini bukan janji omong kosong, ini akan kami jalankan demi kepentingan masyarakat krama Badung," tegasnya.

Tak hanya itu bentuk penghargaan kepada umat sedharma pada hari raya Galungan Suyadinata akan membagikan daging Babi pada hari Penampahan Galungan kepada seluruh KK di Kabupaten Badung. Hal ini sebelumnya juga telah rutin dilakukan Wayan Suyasa saat menjabat Wakil Ketua DPRD Badung.

"Saya jamin jika Suyadinata memimpin Badung, daging babi untuk hari raya Galungan akan diberikan per KK. Ini penghargaan kepada umat kita. Meski sedikit, namun ini untuk menghargai Umat saat Hari Raya Galungan," paparnya.

Sementara Bakal Calon Wakil Bupati Badung Putu Alit Yandinata juga meyakinkan pasangan Suyadinata akan mewujudkan kesejahteraan, kebabahagian untuk masyarakat Badung secara merata.

"Program kami tidak muluk - muluk, Hibah bansos tetap jalan tetapi merata. Kami juga akan wujudkan kenyamanan untuk masyarkaat tidak ada tekanan intinya kita hidup merdeka," tegasnya.

Selain mengukuhkan Srikandi Garuda untuk mewujudkan kemenangan di Pilkada 27 November 2024 mendatang, Pasangan Suyadinata juga menerima dukungan dari Relawan Be-Pro yang merupakan salah salah satu relawan yang ikut menghantarkan kemenangan Prabowo Subianto di Pilpres lalu.

wartawan
ANA
Category

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.