Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tabanan Jadi Pionir Digitalisasi Bansos Berbasis Digital Public Infrastructure di Indonesia

wabup
Bali Tribune / RAKOR - Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, S.Sos dan Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, I Gede Susila mewakili Bupati Tabanan menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Perluasan Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial bersama Pemerintah Provinsi Bali di Gedung Kerta Sabha, Denpasar, Kamis (26/2/2026)

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan menyatakan kesiapan penuh mendukung pelaksanaan piloting Digitalisasi Bantuan Sosial Berbasis Digital Public Infrastructure (DPI) yang akan berlangsung pada April hingga Juni 2026. Tabanan menjadi bagian dari Provinsi Bali yang ditunjuk sebagai provinsi pertama di Indonesia dalam perluasan uji coba sistem digital bansos secara menyeluruh di tingkat kabupaten/kota.

Program digitalisasi berbasis DPI ini merupakan langkah strategis untuk memperbaiki sistem pendataan dan verifikasi penerima bantuan sosial agar lebih akurat, transparan, dan adil. Skema ini tidak mengurangi bantuan yang telah berjalan, melainkan memperkuat mekanisme pendataan berbasis sistem digital terintegrasi dengan identitas kependudukan dan verifikasi data, sehingga penetapan penerima dilakukan secara lebih objektif dan terukur.

Selama ini, sejumlah tantangan masih ditemukan dalam penyaluran bantuan sosial, mulai dari potensi salah sasaran hingga ketidaksesuaian data penerima. Melalui sistem digital terintegrasi, pemerintah berupaya memastikan masyarakat yang berhak benar-benar menerima bantuan, sekaligus membuka ruang pembaruan data secara berkala.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, I Gede Susila, saat dikonfirmasi Sabtu (28/2/2026), menegaskan bahwa digitalisasi ini akan memperkuat kualitas data sosial daerah sebagai fondasi perencanaan kebijakan yang lebih presisi.

“Data yang lebih akurat akan membantu pemerintah dalam menyusun program penanggulangan kemiskinan, bantuan sosial daerah, serta berbagai intervensi pembangunan yang lebih tepat dan efektif. Sistem yang transparan dan terverifikasi juga diharapkan mampu mengurangi potensi konflik sosial maupun persepsi ketidakadilan dalam penyaluran bantuan,” ujarnya.

Bagi masyarakat, sistem ini menghadirkan sejumlah manfaat. Selain meningkatkan ketepatan sasaran, warga juga memiliki kesempatan untuk melakukan pendaftaran secara mandiri atau melalui pendamping, serta memantau status kelayakan secara terbuka. Tersedia pula mekanisme sanggah atau perbaikan data apabila ditemukan ketidaksesuaian, sehingga masyarakat memiliki ruang memastikan haknya tidak terabaikan.

Dalam mendukung kelancaran pelaksanaan piloting, Pemkab Tabanan menyiapkan sekitar 850 hingga 900 pendamping yang akan membantu proses registrasi dan pendampingan masyarakat di seluruh desa dan kelurahan. Setiap pendamping diproyeksikan mendampingi sekitar 150–170 kepala keluarga dengan pendekatan inklusif, termasuk pendampingan langsung bagi warga yang belum terbiasa menggunakan perangkat digital.

Sekda Tabanan juga menegaskan bahwa aspek keamanan dan perlindungan data masyarakat menjadi prioritas utama. “Sistem ini dirancang dengan standar perlindungan data dan mekanisme pengawasan sesuai ketentuan yang berlaku. Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap keamanan informasi pribadinya,” tegasnya.

Dengan kesiapan sumber daya, dukungan pendampingan, serta komitmen terhadap transparansi dan perlindungan data, Pemkab Tabanan optimistis pelaksanaan piloting Digitalisasi Bansos Berbasis DPI dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata. Transformasi ini diharapkan menjadi langkah penting dalam membangun sistem perlindungan sosial yang lebih adil, transparan, dan berkelanjutan bagi masyarakat Tabanan.

wartawan
KSM
Category

Gubernur Koster Bahas Raperda Pengendalian Toko Modern Lindungi Warung

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) berjudul Pengendalian Toko Modern Berjejaring demi melindungi perekonomian warga di warung-warung mikro (UMKM).

Gubernur Koster di Denpasar, Senin (1/12), menyampaikan ke DPRD Bali bahwa mengendalikan waralaba-waralaba yang semakin hari terus bertambah di Bali itu penting.

Baca Selengkapnya icon click

Investor Asal Prancis Jadi Pengedar Narkoba

balitribune.co.id | Mangupura - Seorang investor asal Prancis berinisial QAAS (35) ditangkap anggota Polres Badung karena kedapatan membawa berbagai jenis narkotika di kawasan Canggu, Kuta Utara, Kabupaten Badung,  Jumat (28/11) sekitar pukul 13.30 WITA. Peran tersangka sebagai pengedar narkoba. Menariknya, ia sempat melakukan perlawanan saat diamankan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Batalkan Putusan PN Singaraja, MA Vonis Terdakwa Kasus Penusukan 3 Tahun Penjara

balitribune.co.id | Singaraja - Upaya hukum Kasasi yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng atas kasus pembunuhan di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, dengan terdakwa I Wayan Suarjana alias Jana (46), dikabulkan Mahkamah Agung (MA). Melalui putusannya MA menjatuhkan vonis tiga tahun penjara kepada Suarjana setelah dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindakan pembunuhan.

Baca Selengkapnya icon click

BKSAP DPR RI Kunjungi Pemkot Denpasar, Bahas Waste Management dan Quality Tourism

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menegaskan bahwa Provinsi Bali, khususnya Kota Denpasar, memerlukan perhatian lebih besar dari pemerintah pusat untuk menjaga keberlanjutan pembangunan dan kualitas pariwisata. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK, PPATK dan BSSN Sepakat Jaga Integritas Sektor Jasa Keuangan

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) menyepakati perjanjian kerja sama terpisah dalam memperkuat sinergi untuk menjaga integritas dan keamanan sektor jasa keuangan.

Baca Selengkapnya icon click

Desa Adat Bongan Puseh Berharap Tradisi Mesuryak Kian Lestari

balitribune.co.id | Tabanan - Desa Adat Bongan Puseh berharap tradisi Mesuryak kian lestari setelah ditetapkan sebagai warisan budaya tidak benda (WBTB) oleh Pemerintah Pusat pada 15 Oktober 2025 lalu.

Selain terpelihara kelestariannya, tradisi Mesuryak yang sebagian besar dilaksanakan warga Desa Adat Bongan Puseh, bisa dikemas menjadi suatu atraksi budaya untuk kepentingan diversifikasi wisata di Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.