Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tabung Gas Bocor, Pembantu Rumah Tangga Tewas Terpanggang

Bali Tribune / Jenazah korban dievakuasi oleh petugas
balitribune.co.id | Denpasar -  Seorang pembantu rumah tangga, Nurul Khotimah (32) tewas terpanggang di dalam dapur, tempatnya bekerja di Jalan Gunung Kapur II No 16 Banjar Graha Shanti, Desa Tegal Kerta, Denpasar Barat, Jumat (31/1).
 
 Api diduga berasal dari kebocoran tabung gas, saat ia sedang memasak. Saat itu korban terjebak di dalam dapur berukuran 8 X 4 meter itu karena api sangat cepat membesar berasal dari kebocoran tabung gas. Mayat korban ditemukan hangus membujur di antara peralatan dapur yang berserakan.
Nurul sehari-hari bekerja memasak usaha catering milik majikannya, Peter Ronata (32) di lokasi kejadian.
 
Saksi mata, Suhairi (55) seorang pedagang yang tinggal di Jalan Gunung Kapur II Banjar Graha Shanti menjelaskan, pada pukul 07.00 Wita ia melihat ada asap tebal mengepul dari dapur rumah milik Peter Ronata (32). Suhairi kemudian bergegas ke lokasi dan berusaha menolong korban Nurul Khotimah yang saat itu berada di dapur. Namun terlambat, api dengan cepat membesar menghanguskan dapur, sementara korban masih berada di dalam.
 
Sementara pemilik rumah, Peter Ronata yang mengetahui rumahnya terbakar langsung menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Denpasar. Pada pukul 07.15 Wita, mobil pemadam kebakaran dari BPBD Kota Denpasar tiba di lokasi dan langsung memadamkan api serta mengevakuasi korban. Api berhasil dipadamkan sekira pukul 07.45 Wita.
 
Pihak kepolisian dari Polresta Denpasar yang turun ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan mengidentifikasi korban. Selain menelan korban jiwa, kerugian materil akibat kebakaran itu belum bisa ditaksir. 
 
“Kita masih menyelidiki penyebab kebakaran sehingga sampai menelan korban jiwa, termasuk jumlah kerugiannya,” ujar seorang petugas di lokasi kejadian. 
 
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, IPTU Aji Yoga Sekar yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran yang menewaskan korban itu. "Masih kita selidiki," ujarnya. 
wartawan
Bernard MB
Category

Wabup Bagus Alit Sucipta Jamin Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idul Fitri

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta membuka Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jana, Kelurahan Sading, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Janjikan Çaka Fest 2027 Lebih Spektakuler

balitribune.co.id I Mangupura - Kemeriahan kompetisi kreativitas pemuda di Kabupaten Badung mencapai puncaknya. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup gelaran "Badung Çaka Fest 2026" di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (8/3/2026) malam.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KSOP Celukan Bawang Siapkan Program Mudik Gratis

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Laut Celukan Bawang, mulai mematangkan persiapan guna menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran tahun ini. Persiapan ini mencakup ketersediaan armada kapal reguler, program mudik gratis, hingga penyesuaian jadwal pelayaran menyusul kedekatan momen Idul Fitri dengan Hari Raya Nyepi.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam sambutannya di Badung Caka Fest Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa Badung Caka Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara seni, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Lokapaksa Berstatus Waspada, BMKG Pastikan Bukan Dipicu Aktivitas Tektonik

balitribune.co.id I Singaraja - Fenomena tanah merayap yang terjadi di Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Hasil kajian awal disebut tanah merayap tersebut bukan dipicu aktivitas tektonik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.