Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tahap Awal WFH, Pemkab Tabanan Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan

  Sekretaris Daerah (Sekda) Tabanan, I Gede Susila
Bali Tribune / SEKDA - Sekretaris Daerah (Sekda) Tabanan, I Gede Susila

balitribune.co.id I Tabanan -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan seluruh unit pelayanan publik tetap beroperasi secara normal dan menjadi prioritas utama meskipun kebijakan Work From Home (WFH) mulai diberlakukan bagi sebagian pegawai.

Prioritas ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar tanpa hambatan di tengah masa penyesuaian sistem kerja baru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat ini.

Seperti ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Tabanan, I Gede Susila, surat edaran Mendagri tetap menjadi rujukan utama pelaksanaan WFH di lingkungan Pemkab Tabanan.

Meski pola kerja berubah, sambungnya, para pejabat struktural, baik eselon II dan III, tetap diwajibkan ngantor seperti biasa untuk memastikan pelaksanaan tugas-tugas di tiap perangkat daerah seperti dinas/badan berjalan normal. "Pejabat-pejabat eselon II dan III kan tetap ngantor seperti biasa," ujar Susila pada Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, yang membedakan suasana kerja selama diterapkannya WFH adalah sebagian pegawai tetap melaksanakan kegiatan rutinnya sesuai jam tugas setiap Jumat dari rumah. "Walaupun WFH, pegawai kan sebetulnya tetap bertugas dari rumah," imbuhnya.

Ia menegaskan, pelaksanaan tugas selama masa WFH ini bersifat dinamis dan situasional sesuai kondisi di lapangan. Jika terdapat kebutuhan tertentu sehingga mengharuskan adanya kegiatan di tengah masyarakat, seperti gotong royong atau pembersihan lingkungan, para pegawai tetap akan dikerahkan untuk turun langsung. "Yang jelas pelayanan publik harus tetap jalan. Itu yang prioritas," tegasnya.

Untuk melihat efektivitas dan sejauh mana efisiensi bisa diterapkan lewat pola WFH, pihaknya akan melaksanakan pengawasan dan evaluasi sesuai surat edaran Mendagri. Ia menyebutkan, surat edaran Mendagri itu juga mewajibkan pemerintah daerah untuk menyampaikan hasil evaluasi selama dua bulan pertama penerapan sistem kerja dari rumah ini.

Hasil evaluasi itu nantinya akan memuat tinjauan ulang daei sisi produktivitas pegawai selama penerapan WFH. Dan, yang paling utama, sambung Susila, efisiensi atau penghematan yang bisa tercapai selama kebijakan WFH diterapkan. "Sebulan ini kami harus laporkan berapa sih efisiensinya," pungkasnya. 

wartawan
JIN
Category

Pemkab Klungkung Perbaiki Jalan Lingkar Ceningan

balitribune.co.id I Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung terus memperkuat infrastruktur jalan di Nusa Penida. Salah satunya melalui kegiatan peningkatan Jalan Lingkar Ceningan yang menjadi akses penting menuju Pelabuhan Bias Munjul, Pura Tri Adi Sakti, Pura Batu Melawang, serta kawasan wisata Jembatan Kuning.

Baca Selengkapnya icon click

Wabup Tjok Surya Minta Petugas Jaga Kebersihan Pasar Rakyat

balitribune.co.id I Semarapura - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gede Surya Putra memberikan arahan sekaligus motivasi kepada para petugas pengelola Pasar Semarapura, Pasar Galiran, dan Pasar Kusamba untuk meningkatkan kedisiplinan dan integritas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat di ruang rapat Kantor Inspektorat Kabupaten Klungkung, Selasa (8/9/2026).   

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Payung Hukum Galian C Buleleng Makin Tegas, Tidak Ada Lagi Celah Penyalahgunaan Tata Ruang

balitribune.co.id I Singaraja - Aktivitas Galian C di Kabupaten Buleleng kini memiliki pijakan tata ruang yang lebih jelas. Setelah lama kerap dipersepsikan berada di wilayah abu-abu, sejumlah kawasan yang memiliki potensi pertambangan batuan telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Buleleng Nomor 4 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Buleleng Tahun 2024–2044.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Desa di Denpasar Rencanakan Gelar Pasar Murah LPG 3 Kg

balitribune.co.id I Denpasar - Sepekan terakhir  eceran LPG 3 kilogram di Denpasar sempat mengalami kelangkaan. Mengantisipasi hal tersebut terulang kembali, sejumlah desa di Denpasar menggelar pasar murah. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar mencatat sudah ada 3 desa yang megajukan pelaksanaan pasar murah dengan mengglontorkan 100 tabung per harinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.