Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tak Jelas Perpanjangan Jalan By Pass Ida Bagus Mantra-Karangasem, Balai Besar Jalan Nasional Sebut Terkendala Dana

JELASKAN - Kepala Balai Besar Jalan Nasional wilayah Jatim-Bali, I Ketut Darma Wahana jelaskan proyek perpanjangan jalan By Bass IB Mantra-Karangasem.

BALI TRIBUNE - Hingga saat ini rencana kelanjutan proyek perpanjangan jalan By Pass Ida Bagus Mantra tembus ke Karangasem masih “Gabeng” alias belum ada kejelasan nasibnya. Sementara masyarakat Karangasem sangat mendambakannya dan berharap proyek tersebut segera direalisasikan untuk percepatan pertumbuhan perekonomian di Karangasem. Dengan asumsi jika akses jalan By Pass Ida Bagus Mantra itu sudah tembus ke Karangasem, pertumbuhan sektor parwisata di Bumi Lahar itu akan mengalami peningkatan karena memangkas waktu tempuh perjalanan wisatawan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai ke sejumlah Obyek Wisata di Karangasem. Namun demikian pihak Balai Besar Jalan Nasional Wilayah Jatim-Bali pun tidak berani berjanji soal kapan perpanjangan jalan nasional tersebut akan direalisasikan. Kepada koran ini dalam acara penghijauan di Embung Besakih, Jumat (30/11), Kepala Balai Besar Jalan Nasional, Wilayah Jatim-Bali, I Ketut Darma Wahana, menjelaskan  ihwal belum terealisasinya proyek perpanjangan jalan By Bass Ida Bagus Mantra-Karangasem tersebut. Diakuinya memangsatu segmen itu belum bisa berlanjut karena keterbatasan anggaran. Namun demikian pihaknya menegaskan jika tahapan Detail Enginering Design (DED) dan Fisibility Study (FS) dari rencana perpanjangan jalan nasional tersebut sudah selesai. “Satu segmen lagi memang belum berlanjut sampai di Padang Bai, dan sekarang tahapannya baru selesai dalam DED dan FS. Jadi karena keterbatasan pendanaan, kita pending dulu,” ungkapnya. Pasalnya sekarang ini Pemprov Bali bersama pusat dalam hal ini Balai Besar Jalan Nasional Wilayah Jatim-Bali masih memprioritaskan untuk menyelesaikan akses Utara-Selatan, khususnya Mengwitani-Singaraja. “DED dan FS sudah selesai, hanya pisiknya saja yang belum!” tegasnya lagi. Diakuinya masyarakat Karangasem pasti menunggu kelanjutan proyek jalan By Pass Ida Bagus Mantra tembus Padang-Bai hingga ke Pelabuhan Gilimanuk dengan melintasi jalur lingkar Seraya tersebut. Diakuinya pula jika itu prosesnya panjang, karena selain masalah pendanaan juga masalah pembebasan lahan yang diakuinya memakan waktu dan proses yang panjang pula. “Karena lahan belum dibebaskan maka secara otomatis pisik juga tertunda. Sebenarnya kita prioritas, dana kali ini kemana dulu kan? Itu (kelanjutan proyek by pass Ida Bagus Mantra-Karangasem,red) masuk prioritas berikutnya,” lontarnya, beralasan jika eksistingnya saat ini masih bisa bermanfaat. “Nanti jika dalam satu-dua tahun ini dana memadai kita akan selesaikan sampai tembus mengikuti lajur yang ada. Jadi itu masalah priorotas saja!” sebutnya. Kendati tidak mau menjanjikan, namun pihaknya memasang target kelanjutan jalan Ida Bagus Mantra-Karangasem itu akan dilaksanakan dalam dua tahun ini. “Sampai akhir tahun 2019 ini Gubernur dengan kita masih akan menyelesaikan jalur yang ke Utara dulu. Mungkin 2020 baru kita ke Timur lagi,” tandasnya. Dalam rencana, apakah perpanjangan jalan By Pass Ida Bagus Mantra itu hanya sampai di Padang Bai saja? Dijelaskan Darma Wahana, pada intinya logistik dari Gilimanuk lanjut ke Padang Bai itu harus normal dalam arti memenuhi standar. Dan By Pass jalur lingkar yang melintasi Taman Ujung, Karangasem itu memang belum. “Jadi kita punya konsep berikutnya yang masuk skala prioritas! Nantinya truk-truk besar yang dari Gilimanuk menuju ke Padang Bai, kita akan seting melewati jalur Utara, yakni dari Gilimanuk-Cekik-Singaraja-Karangasem sampai ke Padang Bai. Sehingga tidak lagi melewati Tabanan dan Denpasar. Itu juga sedang proses study, jadi berapa persen truk yang langsung dari Gilimanuk ke Padang Bai dan menyebrang ke Lombok. Jadi kalau truk itu bisa kita alihkan ke Utara jadi bisa mengurangi kemacetan jalur yang melewati Denpasar,” ulasnya.  

wartawan
redaksi
Category

TP Posyandu Kota Denpasar Dukung Transformasi Posyandu 6 SPM di Aksi Sosial Provinsi Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Tim Pembina Posyandu Kota Denpasar menyatakan komitmen mendukung akselerasi transformasi Posyandu menuju Posyandu Era Baru berbasis 6 Standar Pelayanan Minimal.  Hal tersebut disampaikan Ketua TP Posyandu Kota Denpasar Ny.

Baca Selengkapnya icon click

Koster Genjot Optimalisasi Aset Pemprov Bali, dari Lahan Renon hingga Nusa Dua

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmennya untuk terus membenahi dan mengoptimalkan pengelolaan aset milik Pemerintah Provinsi Bali. Aset daerah, menurutnya, tidak boleh dibiarkan menganggur, tidak terurus, atau dimanfaatkan pihak lain tanpa memberikan manfaat yang optimal bagi daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wabup Badung Terima LHP BPK, Tegaskan Komitmen Selesaikan Ganti Kerugian Daerah

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, menerima Laporan Hasil Pemantauan (LHP) penyelesaian ganti kerugian negara/daerah Semester I Tahun 2026 dari BPK RI Perwakilan Provinsi Bali. Penyerahan dilakukan oleh Kepala BPK RI Perwakilan Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira, di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Selasa (8/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Hadiri Karya Agung Panca Wali Krama Pura Hulundanu Batur Songan, Bupati Adi Arnawa Ajak Jaga Danau Batur Sebagai Jantung Air Bali

balitribune.co.id I Mangupura - Upacara keagamaan Danu Kertih serangkaian Karya Tawur Agung Manca Wali Krama digelar megah di Pura Hulundanu Batur, Desa Adat Songan, Kintamani, Bangli, Selasa (8/9/2026). Karya di salah satu Pura Tri Kahyangan Jagat yang diselenggarakan setiap sepuluh tahun sekali ini dilaksanakan sebagai momentum penting untuk mendoakan kerahayuan, keselamatan, serta menjaga keharmonisan alam dan spiritual Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Aroma Tak Sedap Pengolahan Sampah Bikin Resah Warga Bajera

balitribune.co.id I Tabanan – Aktivitas pengolahan sampah di Banjar Bajera Jero, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan diprotes warga karena menimbulkan bau menyengat.

Masalah pencemaran bau busuk yang sempat ramai hingga viral di media sosial ini memaksa jajaran Polsek Selemadeg bersama pemerintah desa setempat turun langsung melakukan pemeriksaan di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.