Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Taklukan Api, Warga Ubud: Thank's Petugas Damkar

Bali Tribune / MEMADAMKAN - petugas Damkar Gianyar dibantu damkar Kota Denpasar dan instansi terkait berhasil memadamkan api yang melalap bangunan pasar Ubud, Sabtu (17/8)

balitribune.co.id | Gianyar - Kebakaran Pasar Ubud tahun 2016 yang nyaris meratakan pasar dengan tanah sempat terbesit dibenak pedagang dan masyarakat Ubud. Syukur, petugas Damkar Gianyar tidak mau kecolongan lagi. Dalam hitungan sekitar 4 jam api berhasil dikendalikan, beribu terimakasih pun dialamatkan ke Petugas Damkar serta instansi terkait.

Hingga Pukul 17.30 Wita, api yang sempat tak terkendali di areal Basement timur yang menjadi lokasi pasar traditional akhirnya mereda. Memang, api sempat merambah ke lantai satu dan menyambar beberapa warung/bilik los. Petugas Damkar Gianyar pun rupanya sudah melakukan tindakan antisipasi. Mulai dari penyemprotan area tertentu untuk memotong pelebaran api, hingga prioritas pemadaman api di beberapa titik yang memungkinan dihalau secara efaktif. Terlebih lagi, bantuan dari Damkar Kota Denpasar juga diturunkan untuk ambil bagian. Demikian juga aparat TNI, Kepolisian juga ikut berjibaku meski dikurung asap.

Kepala Dinas Pol PP dan Damkar Gianyar, I Made Watha yang memantau proses pendinginan mengungkapkan, api yang  ada di titik potensi melebar sudah berhasil dihalau. Hanya saja, karena banyak tumpukan material di lantai dasar, baranya masih berpotensi memicu nyala api. Karena itu, pihaknya terus melakukan penyemprotan pendinginan.

"Kami masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi bara api di areal kebakaran. Syukur tim kami bekerja sesuai prosedur dan pengalaman yang cukup, sehingga potensi kebakaran besar dapat diminimalisir," ucapnya.

Dalam kesempatan ini, pihaknya juga menyampaikan terimakasi kepada aparat kepolisian  yang dengan cepat mensterilkan lokasi dari aktivitas lalu lintas. Bahkan banyak anggota polisi maupun petugas Perhubungan serta Pol PP yang ikut membantu petugas Damkar.

"Dari evaluasi kami, masih ada warga yang justru tidak memiliki kepentingan menyesaki lokasi. Ini bisa mengganggu atau menghambat petugas bekerja. Bahkan bisa membahayakan masyarakat. Syukur petugas polisi dengan cepat membatasi masyarakat di sekitar lokasi," terangnya.

Akibat kebakaran, pihaknya memperkirakan material di lantai bawah, sebagian besar dilahap api. Dan ada sebagian  di bagian lantai satu di atasnya juga tersambar api. Namun demikian, si jago merah  gagal melumat seluruh gedung.

"Terimakasih dukungan masyarakat terhadap petugas Damkar. Kami  juga mengapresiasi seluruh petugas instansi lainnya  yang ambil bagian dan masyarakat yang memprioritaskan ruang untuk petugas," tambahnya.

Mengenai penyebab kebakaran yang diduga lantaran konsleting listrik, pihaknya tidak mau berspekulasi. Demikian pula kerugian material yang ditimbulkan, belum dapat diprediksi.

"Tugas kami memastikan tidak ada lagi titik bara api. Kami akan tetap pantau dalam 24 jam," tegasnya.

wartawan
ATA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.