Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Taman Prakerti Buana Beng Bangun ‘Pondok Pengalu', Wujudkan Taman Pariwisata Spiritual Gianyar Timu

Bali Tribune/ Taman Prekerti Beng (TPB), Desa Beng Gianyar, kini membangun pasraman.
balitribune.co.id | Gianyar - Setelah sukses sebagai tempat pelaksaan upacara yadnya bagi umat Hindu se-Indonesia, Taman Prekerti Beng (TPB), Desa Beng Gianyar, kini melangkah lebih maju dengan membangun pasraman dan tempat resepsi pernikahan. Sebelumnya, 7 tahun silan TPB hanya sebagai tempat grosir alat dan bahan upacara yadnya dan saat ini, tiada hari tanpaupacara yadnya.
 
TPB yang terbangun saat ini, digunakan sebagai tempat pelaksanaan upacara manusa yadnya, dari pawiwahan, metatah, hingga mebayuh oton. “Sekarang, sudah terdapat pasraman sebagai tempat pelaksanaan yadnya. Namun belum mencukupi permintaan masyarakat, sehingga kita memfasilitasi dengan ballroom, taman beserta catering untuk resepsi pernikahan,” jelas Pemilik TPB, IB Adi Supartha, Minggu (21/7) kemarin
 
Bahkan kedepannya, TPB akan dilengkapi dengan fasilitas penginapan yang disebut 'Pondok Pengalu'. Menurut IB Supartha, Pondok Pengalu merupakan rumah pendatang pertama bagi masyarakat Beng dan Gianyar di zaman dahulu kala di Alas Bengkel yang selanjutnya menjadi Desa Beng. “Lokasi kawasan TPB yang sekarang, konon ceritanya merupakan Asal Pusat Pemerintahan Raja Gianyar yang disebut Jro Kuta. Sampai sekarang, bukti sejarah itu masih melekat seperti diantaranya sebutan Subak Jro Kuta di kawasan TPB,” tuturnya. Pura Dalemnya pun di sebelah barat TPB. Yang terkenal dengan Pura Dalem Baka dan di utara TPB Tempat permadian Raja Gianyar yang bernama Taman Sari.
 
Peletakan batu pertama Pondok Pengalu yang akan digunakan sebagai fasilitas penunjang Wedding digelar pada Selasa (16/7) lalu. Peletakan batu pertama ini dipuput oleh 9 Ratu Pedanda Siwa Bhuda, kairing oleh Prajuru Desa Adat lan Dinas Kelurahan Beng serta Tim TPB. IB Supartha menuturkan, pembangunan diperkirakan rampung sekitar 2 tahun ke depan. Bahkan dirinya berkeinginan membuat sarana hotelmewah. “Hanya saja kami terkendala Perda RTRW Kabupaten Gianyar yang tidak memungkinkan dibangun hotel di kawasan Gianyar timur, akhirnya hanya bisa dibangun pondok wisata,”ujarnya.
 
Pihaknya berharap Pemkab Gianyar bias member peluang untuk Gianyar Timur membangun akomodai perhotelan. Meskipun, Gianyar timur diproyeksikan untuk perkantoran sebagai pusat pemerintahan, fasilitas penunjang seperti hotel dan restoran juga penting ada di sekitarnya. “Kami harap Pemda kedepan terbuka untuk perkembangan Gianyar timur. Kalau tidak ada hotel restoran sebagai pendukung, saya kira Gianyar Timut tidakakan berkembang,” terangnya.
 
Dijelaskannya, potensi Gianyar Timur seperti Taman Nusa, Waterboom, Air Terjun Katulampo, Goa Rangreng dan potensilain seperti Bukit Jati. Sedangkan TPB yang dibangun akan dijadikan taman pariwisata spiritual. “Saat ini, Pondok Pengalu ini baru 5 kamar, terlalu kecil dan susah kita pengembangannya. Rencananya kami bangun pasraman Sulinggih dan fasilitas weding,” tambahnya. (u)
wartawan
Redaksi
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Berikan Penghargaan Tertib Administrasi, Wabup dan Ketua WHDI Badung Serahkan Akta Kematian

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menunjukkan komitmen pelayanan publik yang responsif dan humanis dengan melayat ke rumah duka almarhum Sang Bagus Nyoman Arka di Jalan Poppies Line II, Gang Ronta, Banjar Pering, Kuta, Senin (23/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.