Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tanggapi Keluhan Limbah B3 Batubara, Tim LH Temukan Kesalahan Prosedur Pengangkutan Limbah Berbahaya

Bali Tribune / Tim dari Dinas Lingkungan Hidup Buleleng melakukan pemeriksaan di PLTU Celukan Bawang setelah arga sekitar mengeluhkan debu batubara yang diangkutr menggunakan bak terbuka
balitribune.co.id | Singaraja - Setelah adanya pengaduan masyarakat tentang dugaan pelanggaran terhadap proses pembuangan limbah berbahaya dan beracun (B3) berupa fly ash (abu batubara) di PLTU Celukan Bawang, Gerokgak, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng, Senin (20/4) menerjunkan tim ke lokasi. Sejumlah pejabat di DLH Buleleng diterjunkan dan bermaksud melakukan pemeriksaan untuk menemukan fakta melalui pengawasan.Tak hanya itu, ketaatan penanggung jawab perusahaan terhadap komitmen pengelolaan lingkungan sesuai izin dan dokumen lingkungan juga ditelisik. Hanya saja, saat akan menemui pihak yang bertanggungjawab, tim menemukan kendala. Pihak  PT.General Energi Bali (PT.GEB) berdalih tengah melakukan social distancing terkait wabah Covid-19 sehingga tak bisa menemui langsung tim dari DLH Buleleng.
 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Buleleng, Putu Ariadi Pribadi membenarkan timnya telah turun ke Celukan Bawang melakukan pemeriksaan. Namun, pemerikasaan tersebut belum tuntas karena tim belum bertemu perusahaan rekanan PT.GEB  sebagai pihak yang bertanggungjawab. Kantor PT. Tenan Jaya Sejahtera (TJS) mitra PT.GEB, selaku penanggungjawab pengangkutan limbah B3, di Celukan Bawang, kosong melompong.
“Kami telah melakukan penelusuran soal adanya pelanggaran prosedur terhadap pembuangan limbah B3 dan untuk sementara belum tuntas karena perusahaan mitra PT.GEB selaku pihak yang diminta melakukan proses pengangkutan belum bisa ditemui. Kantor perusahaan tersebut saat didatangi tidak ada orang,” terang Ariadi Pribadi, Senin (20/4).
 
Dari beberapa dokumen yang telah diperiksa, PT.GEB selaku penangungjawab dan produsen limbah B3 telah menagntongi izin dari Kementrian Lingkungan Hidup. Bahkan, mitra PT.GEB yakni PT. TJS juga telah mengantongi izin pengangkutan limbah B3.
“Dari pemeriksaan dokumen kedua perusahaan tersebut telah memiliki izin baik pengelolaan limbah maupun izin pengangkutan limbah,” imbuhnya. Untuk sementara, tim berkesimpulan, baik PT.GEB maupun PT.TJS tidak melakukan prosedur pengawasan terhadap ketentuan pengamanan pengangkutan. Terbukti, debu batubara beterbangan dan memenuhi udara di Desa Celukan Bawang dan sekitarnya.
 
Menurut Ariadi Pribadi, sanksi administrasi bisa diberikan jika terdapat pelanggaran selama proses pengangkutan fly ash maupun proses penyimpanan termasuk ditempat penyimpanan sementara.”Teknis pengawasan dilapangan oleh kedua perusahaan tersebut sangat lemah sehingga menimbulkan gangguan lingkungan. Dan ini yang akan kami stressing,” tandasnya.
  
Sebelumnya, warga Desa Celukan Bawang dan sekitarnya mengeluhkan debu batubara yang berasal dari PLTU Celukan Bawang. Keluhan itu buntut sisa pembakaran batubara (fly ash) yang diangkut tanpa SOP Amdal dalam truk terbuka dari lokasi PLTU menuju Pelabuhan Celukan Bawang. Sejumlah warga menyampaikan protes terutama warga sekitar yang terganggu oleh debu limbah berbahaya beracun (B3) itu. ”Debunya sangat mengganggu dan menyesakkan beterbangan saat diangkut menggunakan dump truk yang hilir mudik tiap hari,” keluh warga setempat.
wartawan
Khairil Anwar
Category

87 Warga Binaan Rutan Bangli Terima Remisi, Warga Uzbekistan Langsung Bebas

balitribune.co.id I Bangli - Sebanyak 87 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Bangli menerima remisi umum 17 Agustus bertepatan dengan HUT RI ke-81. 

Dari total jumlah WBP yang menerima remisi, sebanyak 4 WBP langsung bebas termasuk diantaranya 1 WBP warga negara Uzbekistan yang tersandung kasus pencurian.

Baca Selengkapnya icon click

Pengacara Yuli Utomo Kembali Raih Penghargaan Internasional "The Best Presentation" di Konferensi Disabilitas dan Rehabilitasi Dunia

balitribune.co.id | Denpasar - Pengacara sekaligus mahasiswa doktor hukum Yuli Utomo, S.H., M.H., C.Med kembali meraih penghargaan internasional. Ia dinobatkan sebagai Best Presentation pada World Disability and Rehabilitation Conference (WDRC 2026) ke - 11 yang diselenggarakan di Bali, 10–11 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kosan di Denpasar Isi 10 Kamar ke Atas Akan Dikenakan Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Wacana pemerintah memperluas penerimaan pajak terhadap sektor persewaan properti, termasuk rumah, kontrakan, dan kos-kosan pada 2027 mendatang, mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Denpasar. Pemkot Denpasar menegaskan, pengenaan pajak terhadap usaha kos-kosan telah diatur dalam regulasi daerah, khususnya bagi usaha yang memiliki 10 kamar atau lebih.

Baca Selengkapnya icon click

Pungutan Bedah Rumah Gratis Akan Dikenakan Sanksi

balitribune.co.id | Denpasar - Tahun 2026 ini Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menambah jumlah rumah tidak layak huni menjadi layak huni melalui program bedah rumah di seluruh Indonesia yang menyasar sebanyak 400 ribu unit. Sedangkan tahun 2025 lalu, jumlah bedah rumah yang dilakukan pemerintah pusat ini menyasar 45 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi layak huni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Literasi dan Inklusi Keuangan Bali Tembus Tiga Besar Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Bali kembali menunjukkan kinerja positif. Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, Bali mencatat indeks literasi keuangan sebesar 78,77 persen, sekaligus menempatkan provinsi ini di posisi ketiga tertinggi secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.