Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Target Masuk “Top 5 Smartphone Terlaris” di Indonesia, Luna G8 Hadirkan Sensasi Layar dengan 4 Kamera

kecanggihan
LUNA -- Ricky Tanukusuma (kiri) didampingi Suryadi Willim menunjukkan kecanggihan berbagai fitur yang dimiliki smartphone Korea LUNA G8 di hadapan sejumlah wartawan, Kamis (22/2).

BALI TRIBUNE - MEMASUKI tahun 2018, Smartphone Korea Luna G8 kembali hadir di Tanah Air, bahkan menginvestasikan Rp1 triliun untuk meraih “market share” hingga 10 persen dan menargetkan masuk “Top 5 Smartphone Terlaris” di Indonesia.


“Luna G8 menghadirkan inovasi 4 cell teknologi kamera yang menggabungkan 4 sel dalam 1 pixel kamera agar dapat menangkap jumlah cahaya 4 kali lebih banyak, sehingga meningkatkan kualitas gambar menjadi lebih jernih, “noise” berkurang, dan lebih cerah terutama dalam kondisi kurang cahaya.” ujar Suryadi Willim, Marcomm Manager Luna Indonesia, didampingi Ardina Dita
(PR Luna Smartphone) di hadapan sejumlah wartawan dan para mitra kerjanya di Hotel Harris, Kuta, Kamis (22/2) siang kemarin.


Sejumlah fitur canggih tersemat dengan baik, seperti kamera 4 lensa -- kamera selfie yang dihadirkan sebesar 20 MP+8MP untuk kamera depan dan 13MP+5MP untuk kamera belakang. Smartphone asal Korea ini pertama kali hadir di Indonesia akhir tahun 2016, setelah sukses mengeluarkan varian seri V dan seri G, serta memiliki “face unlock”, layar lebar “full screen”, baterai 4010 mAh, extreme baterai, “fast charging” serta fitur canggih lainnya.

“Fitur “face unlock” adalah fitur pengenalan wajah yang bertujuan mencegah orang lain untuk membuka isi ponsel. Dengen demikian, privasi pemilik ponsel dapat terjaga. Pada bagian layar, Luna G8 mengadopsi layar “full screen” dengan  aspek rasio 18:9. Layar lebar tersebut sangat nyaman untuk memainkan game, film maupun fotografi,” jelas Suryadi Willim. 


Sementara, Nasional Sales Manager Luna Indonesia, Ricky Tanukusuma menambahkan, meski smartphone ini tergolong brand baru, namun mampu mengambil hati konsumen dengan sangat cepat, khsususnya di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur, yang secara Nasional memberikan kontribusi sebesar 60 persen penjualan. “Semakin tinggi kebutuhan masyarakat terhadap berbagai konten, entertain, games hingga edukasi membuat spesifikasi perangkat makin meningkat. Luna hadir untuk memberikan solusi,’ kata Ricky Tanukusuma. 

wartawan
Djoko Moeljono
Category

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.