Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tarung Derajat Raih 2 Emas, 1 Perak

PON
EMAS– Petarung Bali I Made Milantara di kelas 52-57 kg putra saat mengalahkan petarung Jawa Tengah Kuswandi sekaligus mempersembahkan medali emas bagi kontingen Bali.

Bandung, Bali Tribune

Hari terakhir pertandingan cabang olahraga tarung derajat PON XIX/2016 Jawa Barat, Rabu (28/9) di GOR Pajajaran Bandung, tim tarung derajat Bali berhasil meraih 2 medali emas dan 1 perak. Dengan hasil itu, secara keseluruhan tarung derajat mempersembahkan 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu bagi kontingen Bali sekaligus melengkapi target minimal KONI Bali dengan pancangan 20 emas.

Dua medali emas yang disumbangkan tarung derajat itu melalui petarungnya di kelas 52-57 kg, I Made Milantara dan Adip Gandadi Putra di kelas 71-75 kg. Sedangkan medali perak diberikan di kelas 64-67 kg, melalui petarung Nengah Sudika.

Bertarung di babak final, I Made Milanta menghajar petarung Jawa Tengah Kuswandi dengan skor 3-0. Sedangkan Adip Gandadi Putra menghantam petarung Jawa Timur, Tessar Fachri Wahyu dengan skor 3-0.

Sayangnya medali emas itu tak diikuti rekannya, I Nengah Sudika yang bertarung di kelas 64-67 kg. Nengah Sudika menyerah dari petarung tuan rumah Jawa Barat, Pian Sopyana dengan skor 0-3.

Dalam tiga laga final itu yang menarik yakni di partai duel Nengah Sudika melawan Pian Sopyana. Keduanya bertarung sangat ketat. Bahkan Pian Sopyana sempat terjatuh sampai 3 kali akibat tendangan dan pukulan Sudika. Namun Sudika sendiri juga empat kali memperoleh pengurangan nilai, karena dianggap melanggar aturan di atas matras oleh dewan juri.

“Pertarungan memang sangat ketat. Hanya saja Sudika kurang sabar dalam bertarung. Seharusnya Sudika lebih berhati-hati ketika mendapat pemotongan nilai. Sudika juga ingin cepat-cepat menjatuhkan lawannya. Akibatnya banyak pelanggaran,” ungkap manajer tim tarung derajat PON Bali, AA. Bagus Tri Candra Arka, usai laga petarungnya.

Sementara untuk Adip Gandadi Putra dinilainya menang telak karena memiliki jam terbang cukup tinggi dibanding lawannya, yang baru pertama kali ikut di PON itu. “Kualitas teknikpun juga Adip jauh lebih bagus. Kalau soal Milanta, emas yang diraihnya memang pantas untuknya karena tekniknya lebih rapi,” tutup pria yang akrab disapa Gung Cok itu.

Gung Cok yang juga Ketua Umum Pengprov Kodrad Bali ini mengatakan, dibanding PON XVIII/2012 Riau, hasil di PON Jabar kali ini banyak peningkatan, karena di Riau tim tarung derajat Bali hanya meraih 1 medali emas dan 1 perunggu. Ini, lanjut dia, membuktikan pembinaan atlet tarung derajat di Bali telah berkembang sesuai track.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

SSB Manistutu United Juara Piala Dunia Anak Indonesia Region Bali

balitribune.co.id I Negara - Anak muda Jembrana kembali mengukir kebanggaan di bidang olahraga. Dunia sepak bola Jembrana kini kembali berhasil menorehkan tinta emas dan berpeluang menuju kancah internasional. Melalui perjuangan sengit hingga babak adu penalti, SSB Manistutu United Kelompok Umur (KU) 12 akhirnya tak terkalahkan. Tim yang terdiri dari anak-anak desa ini sukses mengukuhkan diri sebagai Juara I Piala Dunia Anak Indonesia Region Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Lama Lowong, 12 Jabatan Strategis di Badung Akhirnya Terisi

balitribune.co.id I Mangupura - Setelah sekian lama lowong, sejumlah jabatan strategis setingkat kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung akhirnya terisi. Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, melantik dan mengambil sumpah jabatan 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Kamis (30/4/2026) di Ruang Kertha Gosana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jegeg Bagus Jembrana 2026 Harus Jadi Representasi Anak Muda

balitribune.co.id | Negara - Ajang bergengsi pencarian duta pariwisata dan budaya di Bumi Mekepung telah sukses digelar. Setelah melalui proses seleksi yang ketat dan kompetitif, panitia Pemilihan Jegeg Bagus Jembrana (JBJ) 2026 akhirnya resmi menobatkan pasangan pemenang dalam malam puncak Grand Final.

Baca Selengkapnya icon click

Idul Adha, Ribuan Sapi Gianyar Dikirim ke Luar Bali

balitribune.co.id I Gianyar - Ribuan Sapi Bali milik Peternak Gianyar dikirim ke luar Pulau Bali untuk memenuhi permintaan hewan kurban serangkaian Hari Raya Idul Adha. Dari kuota pengiriman tahun 2026 yakni sebanyak 5.000 ekor, saat ini Sapi Bali asal Gianyar yang sudah dikirim ke luar pulau sudah mencapai 2.000 ekor. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.