Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tatap Muka dengan Relawan di Cemagi, Suyadinata: Butuh Bantuan Tak Perlu Fasilitator

Bali Tribune / TATAP MUKA - paslon Suyadinata melakukan tatap muka seraya menyampaikan program kerja di Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Badung

balitribune.co.id | MangupuraProgram Calon Bupati Badung I Wayan Suyasa dan Calon Bupati Badung I Putu Alit Yandinata (Suyadinata) yang mengusung slogan 'Sejahtera, Bahagia Merata' itu membuat relawan mengundang paket paslon Suyadinata itu. Bertempat di kediaman, Putu Suyanta, salah seorang tokoh di Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Wayan Suyasa dan Putu Alit Yandinata hadir untuk melakukan tatap muka seraya menyampaikan program kerja. Kehadiran paslon Suyadinata diiringi dengan sejumlah tokoh seperti Bendesa Adat Buduk, Ida Bagus Gede Putra Manubawa yang juga anggota DPRD Badung, beserta anggota Fraksi Golkar DPRD Badung seperti I Putu Sika Adi Putra dan I Nyoman Suparta. Hadir pula tokoh Camagi, I Nyoman Sutrisno. Pasangan nomor urut 1 yang wajib dipilih pada hari pencoblosan 27 November 2024 mendatang itu juga didampingi Ketua Tim Pemenangan Suyadinata, Agung Bagus Tri Candra Arka. 

Pada kesempatan itu, Suyasa dan Alit Yandinata menjelaskan program kerja secara berganti. Program kerja yang disampaikan itu pun wajib disampaikan kepada calon pemilih pada Pilkada serentak ini. 

Program tersebut di antaranya: program pemerataan dengan memberikan dana kepada tiap banjar adat Rp1 miliar pertahun serta Rp2 miliar per desa adat per tahun. Program ini, kata Alit Yandinata membingkai seluruh kegiatan Yadnya yang ada di banjar adat dan desa adat. Misalnya, dana yang diperuntukkan bagi desa adat itu, dapat dipergunakan sebagai perbaikan pura, pembelian wastra dan lain sebagainya. 

"Dana itu juga dapat diberikan kepada pemangku, serati banten, sampai kepada mensejahterakan pecalang di masing-masing desa adat. Jadi tidak perlu lagi ada fasilitator," tegas Alit Yandinata. 

Tidak jauh berbeda dengan dana untuk banjar adat. Dana itu dapat gunakan untuk kegiatan yadnya ditingkat banjar dan memberikan bantuan dana kepada krama adat banjar tersebut, baik untuk suka maupun duka. Mulai dari ngotonin, metatah, sampai yadnya lainnya dapat menggunakan dana ini. 

"Jadi program ini ada dalam satu bingkai, tanpa harus kembali mengajukan proposal dan proposal. Karena dana sudah ada di masing-masing banjar adat dan desa adat," tegas Alit Yandinata yang terpilih 4 kali sebagai Anggota DPRD Badung itu. 

Politisi asal Abiansemal itu pun menjelaskan, program tersebut seperti halnya sebuah hajatan di banjar atau masyarakat. Ngejot dilakukan dalam lingkungan banjar tersebut, setelah di banjar mendapat bagian merata baru kemudian ngejot ke banjar lainnya dan ke desa lainnya. 

"Begitu pula dengan program ini, dibagikan secara merata dulu ke seluruh masyarakat Badung, setelah sudah merata masyarakat di Badung mendapat bagian, baru kemudian di bawah keluar," jelasnya lagi. 

Suyadinata tidak hanya menyiapkan program itu. Program lainnya juga telah disusun dengan kajian dan pertimbangan yang matang. Seperti program mengatasi kemacetan, dan penanggulangan krisis air bersih yang akhir-akhir banyak dikeluhkan. Termasuk juga telah menyiapkan program unggulan lainnya yang siap direalisasikan jika masyarakat Badung memberikan pilihan kepada Suyadinata pada 27 November 2024 dengan mencoblos nomor nurut 1 (satu).

Karena itu, diakhir penyampaian program dan visi misi, Wayan Suyasa sebagai calon Bupati Badung menitip diri kepada masyarakat Badung untuk dipilih dan menyebarluaskan program kerja Suyadinata kepada krama Badung lainnya. 

Suyasa juga menyampaikan, dalam kepemimpinannya pihaknya akan membuka komunikasi seluas-luasnya agar masyarakat bisa memberikan kritik maupun saran untuk membangun Badung baik secara langsung maupun melalui media sosial.

wartawan
ANA
Category

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dampingi TP Pembina Posyandu Prov. Bali Lakukan Aksi Nyata dari Desa untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Tabanan - Energi kolaborasi kembali digaungkan dari pelosok desa. Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, mengawal langsung pelaksanaan Aksi Sosial “Membina dan Berbagi” ke-9 tahun 2026 Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali yang digelar secara roadshow di dua desa di Kabupaten Tabanan, Senin (11/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wawali Arya Wibawa Lepas Jalan Sehat Serangkaian HUT ke-26 SMK PGRI 4 Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, melepas kegiatan Jalan Sehat serangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 SMK PGRI 4 Denpasar, Minggu (10/5/2026) pagi.

Turut hadir saat itu, Anggota DPD RI, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, tokoh pengusaha Bali, Ajik Krisna dan tamu undangan lainnya.

Baca Selengkapnya icon click

Kresna Budi Dukung Pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang, Syaratkan Pakai APBN

balitribune.co.id I Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali IGK Kresna Budi menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang, Gerokgak, Buleleng, Bali. Namun, ia menegaskan agar proyek infrastruktur tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bukan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Satria Luncurkan Proyek Jalan Sampalan-Toyapakeh Senilai Rp50,6 Miliar

balitribune.co.id I Semarapura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam menuntaskan persoalan infrastruktur jalan di Nusa Penida terus dikebut. Hal ini terlihat saat Bupati Klungkung I Made Satria bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Klungkung secara resmi meluncurkan (launching) dimulainya paket pekerjaan Peningkatan Jalan Sampalan-Toyapakeh, Kecamatan Nusa Penida, Senin (11/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Terkait Virus Hanta, Dinas Kesehatan Buleleng Minta Warga Tidak Panik

balitribune.co.id I Singaraja - Kendati Kementerian Kesehatan RI memastikan dua kasus suspek terbaru di Jakarta dan Yogyakarta dinyatakan negatif virus hanta dan pasien telah sembuh, namun Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran hanta virus dengan menjaga kebersihan lingkungan serta menghindari kontak langsung dengan tikus maupun kotorannya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.