Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tebing Pura Uluwatu ‘Dijarit’, Pemkab Badung Gelontorkan Rp 30 Miliar

Bali Tribune/ ULUWATU – Demi keamanan wisatawan, Pemkab Badung melalui Dinas PUPR siap ‘menjarit’ dinding Pura Luhur Uluwatu yang dikabarkan retak.

 Bali Tribune, Mangupura - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung sedang membuat kajian untuk ‘menjarit’ dinding Pura Luhur Uluwatu, di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan yang diisukan retak. Pemkab Badung siap mengelontorkan anggaran Rp 30 miliar untuk pekerjaan tersebut. Kepala Dinas PUPR Badung Ida Bagus Surya Suamba menjelaskan, untuk penanganan keretakan dinding Pura Uluwatu, pihaknya saat ini masih melakukan tender untuk membuat manajemen konstruksi (MK). Kemudian setelah ada penetapan MK, pihak MK ini akan menyusun semacam desain konsep. Desain konsep ini yang nanti untuk menjadi bahan tender desain and build. Artinya, kontraktor yang memenangkan tender proyek ini yang akan mendesain sekaligus membangun. “Setelah ada pemenang tender, kontraktor ini terlebih dahulu kerjanya mensurvei kondisi eksisting, kemudian dia mendesain dan dari kondisi desain itu baru diajukan ke kita sebagai owner dan kalau sudah di setujui baru dikerjakan,” ujarnya saat ditemui di Gedung Dewan, Selasa (12/2). Surya pun menargetkan bahwa penguatan dinding Pura Uluwatu harus sudah tuntas diakhir tahun 2019. “Kita belum tahu berapa lama (pihak kontraktor) membuat desainnya. Yang jelas Desember ini harus sudah tuntas dikerjakan,” kata Surya. Sejauh ini, lanjut mantan Kabid Jalan dan Jembatan ini, meski ada tanda keretakan, namun jenis dan besar retakan belum pernah diketahui. Makanya pihaknya sebelum melakukan penanganan harus ada test terlebih dahulu.  “Kita kan belum tahu seberapa berat keretakannya. Nanti ada alat yang mengukur berapa dalam retaknya. Apakah memang keretakannya sampai tembus, atau hanya rongga dari bantuan besar diapit dua bantuan kecil, kemudian di dalamnya ada batuan besar lagi. Jadi kita belum tahu, tapi secara teknis penanganannya sudah ada,” tegasnya. Yang jelas, kata dia, bila melihat konstruksi penguatan tebing di luar negeri, keretakan seperti itu biasanya akan ditangani dengan cara ‘dijarit’. Artinya, bebatuan yang retak akan dijarit kembali sehingga tidak bisa lepas. “Yang jelas nanti modelnya seperti dijarit pakai seling. Seling ini kuat, hanya ada di luar negeri. Makanya harganya mahal,” papar Surya sembari menyebut konstruksi seperti ini sudah lumrah digunakan di Eropa dan Jepang. Sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan akan seperti apa penanganan tebing Pura Uluwatu. Pasalnya, masih menunggu hasil kajian. “Tunggu saja. Yang pasti sudah kita siapkan anggaran sekitar Rp 30 miliar,” pungkasnya. Sementara berdasarkan laman website LPSE Kabupaten Badung, khusus untuk  tender manajemen konstruksi penguatan dinding tebing Uluwatu dianggarkan sebesar Rp 1,4 miliar. 

wartawan
I Made Darna
Category

Astra Motor Bali Konsisten Jaga Tradisi, Dukung Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian seni dan budaya Pulau Dewata dengan mendukung gelaran Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) 2026. Tradisi unik yang dilaksanakan tepat pada hari Ngembak Geni, sehari setelah Hari Suci Nyepi ini, berlangsung meriah di depan Banjar Kaja, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.