balitribune.co.id | Mataram - Telkomsel terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pemerataan akses dan literasi digital melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang menyasar masyarakat hingga ke tingkat desa. Kali ini, Telkomsel menyalurkan bantuan perangkat internet Orbit One Easy dan kartu perdana by.U kepada masyarakat Desa Tanak Beak, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, sebagai upaya mendorong terbentuknya ekosistem masyarakat digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Program dilaksanakan dalam beberapa rangkaian kegiatan yang menyasar sektor ekonomi, pemerintahan, dan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan masyarakat digital.
Kegiatan pertama pada 25 Juni 2026 menyasar para pelaku UMKM, khususnya ibu-ibu di Desa Tanak Beak. Melalui dukungan konektivitas internet, Telkomsel mendorong para pelaku usaha untuk memanfaatkan platform digital sebagai sarana pemasaran, komunikasi dengan pelanggan, hingga pengembangan usaha yang lebih kompetitif.
Selanjutnya pada 6 Juli 2026, bantuan diberikan kepada Kepala Desa dan para Kepala Dusun di lingkungan Desa Tanak Beak. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasional pemerintahan desa sekaligus memperkuat implementasi program Desa Digital melalui pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kepada masyarakat.
Kemudian pada 13 Juli 2026, Telkomsel memberikan bantuan kepada para kepala sekolah jenjang SLTP dan SLTA sederajat. Pada kesempatan tersebut, Telkomsel juga memperkenalkan Skul.ID, platform digital yang mendukung proses pembelajaran melalui fitur absensi, pemberian tugas, komunikasi guru dan siswa, hingga pengelolaan administrasi sekolah secara lebih praktis dan efisien.
Dalam program ini, Telkomsel menyalurkan 30 unit Orbit One Easy serta 271 kartu perdana by.U dengan kuota internet 10 GB guna mendukung kebutuhan konektivitas para penerima manfaat.
General Manager Mobile Consumer Business Region Bali Nusra, Gamada, mengatakan bahwa transformasi digital harus dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Transformasi digital bukan hanya tentang menghadirkan jaringan, tetapi bagaimana teknologi mampu memberikan manfaat nyata dalam kehidupan masyarakat. Melalui program ini, kami ingin membantu pelaku UMKM berkembang melalui pemasaran digital, mendukung pemerintah desa memberikan pelayanan yang lebih efektif, sekaligus memperkenalkan ekosistem pembelajaran digital di sekolah. Kami berharap inisiatif ini dapat menumbuhkan budaya digital sejak dini dan mempercepat lahirnya masyarakat yang semakin produktif, adaptif, dan berdaya saing,” ujar Gamada.
Program ini menjadi bukti nyata kepedulian Telkomsel terhadap masyarakat, dengan menghadirkan manfaat digital secara berjenjang mulai dari tingkat dusun, desa, hingga sekolah. Selain memperluas akses internet, inisiatif ini juga mendorong peningkatan literasi digital agar masyarakat mampu memanfaatkan teknologi secara positif untuk meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas.
Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, Telkomsel akan terus menghadirkan program-program pemberdayaan masyarakat berbasis digital sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mengakselerasi transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi kemajuan masyarakat Indonesia.