Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Telkomsel Serahkan Donasi CSR di Dusun Tude Kabupaten Alor

Telkomsel
EVP Telkomsel Area Jawa Bali (dua dari kanan) menyerahkan bantuan 50 unit handphone kepada Camat Pantar Tengah, Kabupaten Alor, disaksikan langsung oleh Menkominfo serta Bupati Alor.

BALI TRIBUNE - Sebagai wujud kepedulian sosial bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya wilayah Kabupaten Alor, di sela-sela acara peresmian BTS Bakti Kominfo di Desa Tude, dan bertepatan dengan momen hari kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (17/8), EVP Telkomsel Area Jawa Bali menyerahkan bantuan sosial berupa 50 unit handphone kepada Camat Pantar Tengah, Kabupaten Alor dan disaksikan langsung oleh Menkominfo serta Bupati Alor.

Hal ini seiring dengan langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) serta Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) untuk meningkatkan akses telekomunikasi dan informasi hingga wilayah terpencil dan perbatasan.

Executive Vice President Telkomsel Area Jawa Bali, Ririn Widaryani mengatakan, “Bantuan sosial (CSR) berupa 50 unit handphone ini kami serahkan ke pemerintah setempat di Kecamatan Pantar Tengah merupakan bagian dari komitmen Telkomsel untuk selalu konsisten mendukung langkah pemerintah dalam upayanya memeratakan akses telekomunikasi hingga daerah pelosok dan perbatasan. Kami berharap hal ini secara tidak langsung juga dapat mendukung terwujudnya good coorporate citizenship Telkomsel sebagai perusahaan yang merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat di wilayah NTT.”

“Seiring dengan kepedulian melayani pelanggan dan industri telekomunikasi sebagai bisnis utama, kami juga terus berupaya memberi nilai tambah pada masyarakat dan lingkungan yang selalu menjadi bagian dari kemajuan Telkomsel,” ungkap Ririn kemudian.

Saat ini Telkomsel telah melayani lebih dari 2,3 juta pelanggan di NTT atau lebih dari 98 persen dari seluruh pengguna seluler di NTT. Layanan Telkomsel di NTT didukung lebih dari 1.000 base transceiver station (BTS), termasuk di antaranya sekitar 170 Node B (BTS 3G) untuk memaksimalkan penggunaan layanan data.

Menghadirkan jaringan telekomunikasi hingga wilayah perbatasan negara merupakan wujud nyata dalam melayani seluruh masyarakat Indonesia, tanpa terkecuali. Sejalan dengan komitmen membangun dan berkarya untuk negeri, upaya penggelaran jaringan telekomunikasi yang menjangkau setiap jengkal wilayah Indonesia terus dilakukan untuk memerdekakan seluruh masyarakat di NKRI dari keterisolasian komunikasi.

Kehadiran layanan Telkomsel di wilayah perbatasan negara tentunya akan semakin memperkokoh terpeliharanya NKRI sebagai negara kepulauan. Pembangunan infrastruktur telekomunikasi di pulau terluar maupun perbatasan negara merupakan bentuk dukungan Telkomsel dalam memelihara keutuhan NKRI, di mana hadirnya sarana telekomunikasi dapat meningkatkan ketahanan nasional sekaligus mempersatukan bangsa Indonesia yang tersebar di berbagai pulau yang ada di negara kepulauan Indonesia ini.

Hadirnya infrastruktur jaringan telekomunikasi secara nyata mempercepat pertumbuhan perekonomian dan kemasyarakatan sekaligus mampu menjadi katalisator dalam mempromosikan potensi daerah sekaligus menjadi manfaat bagi daya tarik investasi, peluang usaha, bahkan lapangan kerja baru. Terlebih lagi mengingat posisi penting wilayah-wilayah perbatasan yang secara geopolitik sangat strategis dalam menjaga keutuhan negara.

wartawan
redaksi
Category

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Nodya Karya Maligia Punggel di Griya Agung Banjar Aseman

balitribune.co.id I Mangupura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam meringankan beban masyarakat kembali ditunjukkan melalui dukungan nyata terhadap pelaksanaan Karya Maligia Punggel yang dirangkaikan dengan nyekah massal di Griya Agung Banjar Aseman, Desa Abiansemal, Rabu (15/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Lampu Penerangan Jalan, Badung Rogoh Rp 20 Miliar Per Tahun

balitribune.co.id I Mangupura - Beban biaya rekening listrik yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Badung tiap tahunnya ternyata tak main-main. Khusus untuk Lampu Penerangan Jalan (LPJ) saja Pemerintah Gumi Keris harus merogoh kocek antara Rp19 hingga Rp20 miliar per tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.