Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tembak di Tempat bagi Penjahat Jalanan

Kombes Pol Andi Fairan saat membeberkan hasil tangkapan jajarannya selama tiga bulan di Mapolda Bali kemarin.

BALI TRIBUNE -  Polda  Bali membentuk tim khusus copet dan kejahatan jalanan. Hal ini disampaikan Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Bali Kombes Pol Andi Fairan saat menggelar kasus kriminal di halaman Polda Belakang Polda Bali, Jumat (3/8). Menurut perwira asal Makassar ini, pembentukan tim khusus anti copet dan Satgas kejahatan jalanan seperti begal dan rampok bertujuan untuk terciptanya situasi keamanan dan ketertiban di Bali terutama menjelang dan selama pertemuan Annual Meeting IMF da World Bank yang akan digelar di Nusa Dua pada Oktober mendatang. Ia menegaskan, pembentukan tim anti copet dan kejahatan jalanan adalah perintah langsung dari Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose. Tujuannya untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada tamu terutama para tamu yang menjadi delegasi pada Annual Meeeting IMF dan World Bank. "Ini demi cipta kondisi untuk keamanan dan kenyamanan Annual Meeting IMF dan World Bank dan juga Asian Games. Bagi tamu-tamu yang datang ke Bali tidak menjadi korban kejahatan. Karena ini nama baik negara kita dan Bali khususnya. Atas perintah Kapolda, kami sudah membentuk anti copet dan kejahatan jalanan lainnya," ujarnya.  Untuk sementara tim khusus ini ditempatkan di seluruh destinasi wisata terutama pusat keramaian seperti di Kuta, Seminyak, Nusa Dua, Sanur. Tim khusus anti copet akan bekerja siang malam tanpa henti di lokasi keramaian di pusat-pusat pariwisata. Menurutnya, berdasarkan fakta dan pengalaman, kejahatan seperti copet dan begal, dan kejahatan lainnya, beberapa titik destinasi wisata ini menjadi sasaran dari para pelaku kejahatan. Mereka umumnya menyasar orang asing. Menurut Andi Fairan, tim ini akan beranggotakan polisi yang sudah berpengalaman. Personil yang ditempatkan umumnya adalah mereka yang sudah tahu persis dengan kondisi wilayah tersebut, dimana kerawanannya, dimana keramaiannya dan sebagainya. "Kita akan menempatkan anggota yang dulunya pernah bertugas di tempat tersebut. Kalau pun sekarang mereka telah berpindah tugas, kita akan panggil sementara untuk masuk dalam tim anti copet. Karena merekalah yang paling tahu situasi dan kondisi disana," ujarnya. Mereka ini akan dibekali senjata, untuk membersihkan pencopet. Nanti perintah tembak. "Kalau melawan kita tembak. Kalau masih melawan kita akan ambil tindakan yang lebih keras lagi sesuai prosedur yang ada," ujarnya. Tim khusus anti copet ini ditaruh di tempat tujuan wisata. Timnya sudah lama, sudah senior, yang pernah bertugas di sana, mereka sudah sangat berpengalamana. "Kita membentuk bentuk tim, untuk menggulung seluruh copet. Mereka sudah tahu letak, kondisi anti copet. Setiap hari mereka akan ada di lapangan. Jadi saya minta kepada mereka yang akan melakukan kejahatan, sebaiknya jangan di Bali. Nanti kami akan tembak di tempat," ujarnya.

wartawan
redaksi
Category

Pelaporan SPT Awal Tahun Melejit, Coretax DJP Mulai Diminati Wajib Pajak

balitribune.co.id | Jakarta - Baru memasuki tiga hari pertama tahun 2026, tingkat kepatuhan Wajib Pajak dalam melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan menunjukkan lonjakan tajam. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat, hingga Jumat (3/1) pukul 10.06 WIB, sebanyak 8.160 Wajib Pajak telah menyampaikan SPT Tahunan Tahun Pajak 2025 melalui sistem Coretax.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Buka Perdagangan Bursa 2026, Pasar Modal Diarahkan Perkuat Integritas hingga Ekonomi Hijau

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka tahun perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2026 dengan menegaskan arah kebijakan pasar modal yang semakin strategis. Fokus utama diarahkan pada penguatan integritas pasar, pendalaman likuiditas, perluasan basis investor institusi, hingga percepatan pembangunan ekosistem ekonomi hijau melalui bursa karbon.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satu Tahun Pantau Proyek di Kerobokan, WNA Malaysia Diduga Bekerja Tanpa Izin Resmi

balitribune.co.id | Denpasar - Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia berinisial Is Bin M diduga menjadi kontraktor tanpa izin mengerjakan proyek properti di seputaran Jalan Dewi Saraswati Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung ternyata menggunakan visa C18.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Peringati HUT Satpam ke-45, Polda Bali Helat "Security Fun Run"

balitribune.co.id | Denpasar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Satuan Pengaman (Satpam) Tahun 2025, Polda Bali melalui Direktorat Binmas menggelar "Security Fun Run" di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Minggu (4/1). Security Fun Run yang merupakan puncak dari rangkaian syukuran perayaan HUT ke-45 Satpam Tahun 2025 ini diikuti 531 peserta. 

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bangli Pertanyakan Keseriusan Wali Kota Denpasar Soal Rencana Kirim Sampah ke Landih

balitribune.co.id | Bangli - Rencana Pemerintah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung megirim  sampah  ke tempat Pembuangan akhir (TPA) Landih, Bangli mengundang pro dan kontra masyarakat di daerah berhawa sejuk ini. Ada masyarakat yang menolak dan ada pula yang setuju sampah dari dua wilayah tersebut untuk sementara di relokasi di TPA Landih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.