Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Temu Wirasa Kecamatan Banjarangkan, Masing-masing Desa Agar Lebih Inovatif Kembangkan Desa Wisata

Bali Tribune/ Temu wirasa Kec.Banjarangkan secara virtual.


balitribune.co.id | Semarapura - Dalam upaya menyerap aspirasi, saran maupun kritik dari masyarakat desa, Pemkab Kelungkung melakukan Temu Wirasa terhadap masyarakat yang dilakukan secara virtual dari ruang video conference Kantor Bupati Klungkung.

 
Temu Wirasa ke II ini khusus untuk wilayah Kecamatan Banjarangkan. Dipimpin oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Made Kasta, Sekertaris Daerah Gede Putu Winastra. Sejumlah aspirasi disampaikan dalam simakrama ini, seperti yang disampaikan Bendesa Banjarangkan diantaranya meminta Pemda melakukan audit terhadap LPD dan permohonan lahan untuk membangun gedung LPD.
 
Selain itu pihaknya meminta dukungan Pemda dalam mewujudkan Desa Wisata Banjarangkan mengingat Banjarangkan memiliki potensi wisata seperti Goa Jepang dan Mata Air.
 
Menanggapi aspirasi tersebut dari Bupati Suwirta menyampaikan bahwa Pemda memang berencana akan mengaudit seluruh LPD, mengingat banyak LPD yang masih dikelola secara manual. Terkait lahan untuk pembangunan gedung LPD akan ditindaklanjuti oleh dinas LHP, jika memang aset provinsi akan diteruskan ke pemprov.
 
Terkait Pembangunan Desa Wisata, Bupati Suwirta mengatakan Desa Wisata tidak bisa hanya mengandalkan objek wisata namun dikolaborasikan dengan budaya. Perbekel bersama Bendesa menjadi satu bekerjasama mewujudkan desa wisata.
 
Masing-masing Desa yang telah ditetapkan sebagai desa wisata juga didorong lebih inovatif mengembangkan desa wisatanya. Mengajak serta para warga dan tokoh yang berpotensi dalam mengembangkan dan membangun desa. Menyambut pembukaan pariwisata dan penerbangan internasional, promosi desa wisata supaya lebih gencar dilakukan secara online melalui Media Sosial.
 
Terkait Aplikasi Klungkung Dalam Genggaman, para Yowana Gema Santi supaya bekerjasama dengan Kadus secara aktif menginput data kependudukan dan kemiskinan di desa. Data informasi kependudukan ini akan sangat membantu pemerintah dalam menyusun sebuah kebijakan. Yowana yang malas juga tidak segan segan akan diberhentikan.
 
Desa yang sudah mempunyai TPS3R, diingatkan agar lebih gencar melakukan sosialisasi pemilahan sampah dari sumber/rumah. Hal ini untuk mengantisipasi penumpukan sampah di TPS3R dan meningkatnya residu yang dibuang ke TPA. "Para perbekel juga harus mampu menggerakkan seluruh warga untuk memungut sampah plastik dilingkungan masing - masing," tegas Bupati.
 

Kasus positif covid-19 yang cenderung menurun berkat vaksinasi, pihaknya mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah dan lalai serta tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai kunci setiap kegiatan. Tidak melanggar peraturan yang ditetapkan pemerintah untuk mencegah kembali merebaknya Covid-19. Serta tidak bersikap berlebihan dalam menyambut pembukaan penerbang International.

wartawan
SUG
Category

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.