Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terbentur Status Jalan, Pengaspalan ke Pura Bukit Jati Sulit Terwujud

Bali Tribune / JALAN - Kondisi jalan menuju Pura Bukit Jati

balitribune.co.id | BangliHarapan pengempon Pura Bukit Jati, Banjar Guliang Kawan, Desa Bunutin, Kecamatan Bangli agar akses jalan menuju pura di aspal akan sulit teruwujud. Pasalnya, kegiatan untuk pengaspalan jalan tersebut tidak masuk dalam program kegiatan pada APBD 2022. Padahal disalah satu sisi dalam waktu dekat ini akan dilangsungkan upacara karya Ngusaba Nini di pura yang diyakini sebagai tempat pemujaan memohon kemakmuran dan kesejahteraan alam lingkungan dan masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) Bangli, Dewa Ngakan Ketut Widnyanamaya saat dikonfirmasi Bali Tribune terkait keinginan pengempon pura Bukit Jati agar akses jalan menuju pura di aspal mengatakan keinginan pengempon pura sulit terwujud dalam waktu dekat ini. Pasalnya  kegiatan tersebut tidak ada dalam program kegiatan pada APBD Tahun anggaran 2022.” Dalam APBD tidak terakomodir untuk kegiatan tersebut,” ungkapnya. Minggu (10/4).

Disamping itu kata Dewa Widnyanamaya juga menyangkut masalah dari staus jalan tersebut, jika jalan tersebut tidak masuk sebagai status jalan kabupaten, maka daerah tidak bisa melakukan perbaikan atau peningkatan jalan .

Hal yang sama juga diungkapkan Kabid Bina Marga Dinas PUPR Perkim Bangli I Wayan Lega Suprapto, dimana status dari jalan tersebut bel;um jelas dan tidak masuk dalam daftar status jalan kabupaten. “Karena menyangkut aset, maka jika diperbaiki nanti kami yang salah, kewenangan kami pada jalan berstatus kabupaten,“ sebut Kabid asal Desa Manikliyu, Kecamatan Kintamani ini.

Sebelumnya, Pemangku Pura Bukit Jati, Jro Gede Mangku Sudana mengatakan karya Ngusaba Nini akan berlangsung tepat pada Purnama Desta, Saniscara Paing Ukir (16/4). Dipastikan pemedek yang tangkil cukup ramai, selain dari Bangli pemedek yang tangkil juga datang dari luar daerah.

Menjelang karya, diakui saat ini kondisi jalan menuju pura memerlukan pengaspalan. Jalan tersebut tadinya berupa anak tangga. Dengan kondisi tersebut cukup menyulitkan ketika membawa bkati atau sarana upacara. Setelah dilakukan rapat prajuru bersama krama maka diputuskan untuk meratakan tangga tersebut. Selain itu dilakukan pelebaran badan jalan.

“Tangga dibongkar dan dilakukan pelebaran jalan. Proses tersebut sudah dilakukan dari akhir tahun 2021. Pacsa pembongakaran tersebut kami baru bisa menutup dengan krikil untuk pemadatan,” ujarnya.

Karena terbentur dana, pihak pengempon belum bisa melakukan pengaspalan. Diakui terkait pengasplan tersebut telah diajukan usulan ke pemerintah daerah.” Kami berharap segara dapat dilakukan pengaspalan. Ketika hujan jalan menjadi licin dan dapat membahayakan,” kata Jro Gde Mangku Sudana.

wartawan
SAM
Category

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.