Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terkait Corona, Bupati Eka Rapatkan Barisan Bersama Forkopimda

Bali Tribune / Bupati Eka melakukan rapat koordinasi bersama Forkopimda Kabuten Tabanan, Selasa (17/3)
balitribune.co.id | Tabanan - Merebaknya wabah virus corona saat ini di berbagai Negara mendapat perhatian serius dari Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Terkait pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), khususnya di Tabanan, Bupati Eka melakukan rapat koordinasi bersama Forkopimda Kabuten Tabanan, Selasa (17/3) di ruang rapat Bupati setempat.

Dalam rapat yang dipimpin langsung Bupati Eka tersebut nampak para pimpinan Forkopimda, diantaranya Kapolres Tabanan, Kepala Kejari Tabanan, Ketua PN Tabanan, Dandim 1619 Tabanan. Nampak juga Ketua beserta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tabanan dan Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan.

Dalam diskusi santai tersebut, Bupati Eka menjelaskan bahwa perlu ada pemahaman yang sama dan pendapat dari Forkopimda yang perlu didengarkan sebagai bahan masukan dalam pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), khususnya di Tabanan.

Ia mengakui sebelumnya, akni pada tanggal 16 Maret 2019 telah melakukan rapat koordinasi terkait pencegahan penyebaran virus corona ini dengan seluruh OPD di lingkungan Pemkab Tabanan serta melakukan langkah antisipasi. Begitupun juga dengan instansi-instansi kelembagaan lain dikatakannya juga sudah tentu melakukan intruksi.

Menurut Bupati Eka, ini merupakan suatu gerakan nasional dimana kita harus tetap waspada dan tetap melakukan persiapan-persiapan dan antisipasi terhadap adanya bencana nasional ini. Dengan melakukan rapat koordinasi dengan seluruh Forkopimda dalam upaya menyatukan persepsi di dalam penanganan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Karena ini penting menyangkut Tabanan, dan kalau Saya berjalan sendiri tanpa Forkopimda Saya, jadi terkesan Saya jalan-jalan sendiri. Karena bagaimanapun kita harus satu visi misi dalam menjaga keamanan daerah yang menyangkut masyarakat kita. Yang sekarang ini astungakara saat ini belum ada yang positif.

Bupati Eka menegaskan kepada seluruh peserta rapat yang hadir saat itu untuk menginstruksikan atau memberi himbauan kepada masyarakat Tabanan khususnya, agar tidak panic menghadapi isu ini serta jangan mengambil keputusan-kepusan serta kebijakan-kebijakan yang tidak perlu dan tergesa-gesa, sehingga merugikan masyarakat, khususnya Tabanan.

“Karena intinya saat ini kita sedang waspada, karena yang namanya virus ini menurut sepengetahuan Saya semakin banyak orang yang bergerak dan semakin banyak manusia yang berkumpul penyebarannya akan cepat,” imbuh Bupati Eka.

Untuk itu Bupati Eka meminta kepada seluruh Forkompinda dan unsur terkait di Kabupaten Tabanan agar satu garis dan satu komando dengan keputusan Gubernur Bali. Dikatakannya saat ini Gubernur Bali sedang melakukan koordinasi dengan pihak terkait hal-hal yang menyangkut kegiatan yang menimbulkan keramaian, seperti pawai ogoh-ogoh menjelang Nyepi.

“Terkait isu mengenai ogoh-ogoh dan melasti  yang ditiadakan, Saya harus satu komando dengan Bapak Gubernur Bali karena ini menyangkut ritual adat budaya orang Bali, jangan karena meniadakan ini akan menimbulkan masalah baru,” jelas Bupati Eka.

Hal ini dikatakannya tanpa alasan, mengingat masyarakat yang lagi cemas, panik dan sudah berhayal  mengangkat ogoh-ogoh yang merupakan suatu kebanggaan dan juga kegiatan melasti yag telah menjadi tradisi, jika ditiadakan maka akan bisa menimbulkan persoalan yang baru di masyarakat. Dan masih banyak hal lagi yang dibicarakan pada diskusi santai tersebut yang intinya untuk masyarakat Tabanan.

Menanggapi penjelasan dan arahan Bupati Eka, seluruh Pimpinan Porkopimda dan undangan yang hadir saat itu intinya sepakat dan sangat mengapresiasi kebijakan yang diambil Bupati Eka dalam hal penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) ini. Namun dari banyak hal yang telah disampaikan Bupati Eka, menurut Kapolres Tabanan juga perlu ada penekanan-penekanan yang mungkin perlu mendapat pertimbangan dari Bupati.

Terkait Tabanan menjadi rumah sakit rujukan, menurut Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy Panca Sakti Siregar, S.I.K.,M.H, agar menunjuk satu Dinas di Tabanan untuk menjadi humas agar mampu mencegah dan mengantisipasi berita yang simpang siur ataupun hoaks. Disamping itu Ia meminta agar Pemkab membentuk Satgas dan Ketua Satgas sehingga di Kabupaten Tabanan menjadi satu komando terkait apapun tentang pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

wartawan
Redaksi
Category

Antisipasi Premanisme, Personel Polres Badung Sisir Kawasan Mengwi

balitribune.co.id I Mangupura - Polres Badung melalui Sat Samapta Unit Turjawali melaksanakan kegiatan Patroli Biru (Blue Light Patrol) dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Senin (6/4/2026) malam.

Kegiatan ini menyasar wilayah hukum Mengwi, khususnya jalur rawan dan objek wisata, guna mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas seperti C3 (Curat, Curas, dan Curanmor), premanisme, serta kejahatan jalanan.

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Pipa Bawah Laut di Badung Terkendala Izin Jalan Nasional

balitribune.co.id I Mangupura - Penyelesaian proyek jaringan pipa bawah laut di Kabupaten Badung masih menunggu satu izin krusial terkait pemanfaatan jalan nasional. Meski pemasangan pipa telah mencapai kawasan Bypass Ngurah Rai, proses akhir belum dapat dilakukan sebelum izin koneksi diterbitkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai 10 April, Pemkot Denpasar Terapkan WFH Setiap Jumat

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat, yang akan dimulai pada 10 April 2026. 

Kebijakan ini merujuk pada arahan pemerintah pusat terkait efisiensi energi dan fleksibilitas kerja, serta tertuang dalam Surat Edaran Walikota Denpasar Nomor B/000.8.3/602/SETDA Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Tahap Awal WFH, Pemkab Tabanan Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan

balitribune.co.id I Tabanan -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan seluruh unit pelayanan publik tetap beroperasi secara normal dan menjadi prioritas utama meskipun kebijakan Work From Home (WFH) mulai diberlakukan bagi sebagian pegawai.

Prioritas ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar tanpa hambatan di tengah masa penyesuaian sistem kerja baru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.