Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terlambat Ngantor, Puluhan ASN Terjaring Sidak

Sekda Kota Denpasar A.A Ngurah Rai Iswara melakukan sidak ke sejumlah pegawai.

BALI TRIBUNE - Tim Gerakan Nasional (GDN) Kota Denpasar yang dikoordinir Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melakukan sidak ASN di dua organisasi perangkat daerah (OPD) Denpasar, Senin (8/10).  Dua dinas yang disasar yaitu Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) dan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar. Dari sidak yang dilakukan di dua OPD tersebut puluhan ASN terlambat datang ke kantor sehingga terjaring sidak dan juga masih ditemukan penggunaan atribut yang kurang lengkap. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) I Ketut Mister yang didampingi Sekretaris BKPSDM I Wayan Sudiana menyampaikan sidak yang dilakukan ini sebagai pengawasan terhadap disiplin ASN yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar sesuai PP 53 tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri.  “Sidak yang dilakukan merupakan pembinaan terhadap pegawai yang ada di lingkungan Pemkot Denpasar. Sehingga dapat sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya. Dikatakan,  dalam sidak yang melibatkan instansi terkait juga mengawasi etika pegawai mulai dari tata pakaian sehingga dapat menggunakan atribut pengenal yang lengkap. Hasil sidak ini akan langsung dilaporkan pada pimpinan termasuk juga mengirim surat pada pimpinan OPD terkait untuk ditindaklanjuti hasil sidak tersebut. “Kalau memenuhi syarat untuk dikenakan tindakan disiplin akan dilakukan tindakannya,” ujarnya. Kabid Penilian Kinerja Aparatur dan Penghargaan AAN Oka Wiranata menambahkan setiap selesai melakukan sidak hasilnya langsung dilakukan evaluasi. Sehingga hasilnya benar-benar ada manfaat untuk peningkatan disiplin ASN di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.  Bahkan dari sidak yang telah dilakukan banyak ASN tidak memakai atribut yang lengkap serta ada yang warna rambut tidak sesuai yaitu pirang disamping tingkat kehadiran banyak yang terlambat.  “Semua pegawai yang kena sidak tersebut kami akan kirim surat pada pimpinan OPD masing-masing untuk dilakukan pembinaan. Dan kemungkinan akan dilakukan sidak kembali pada OPD yang kena sidak untuk mengevaluasi terhadap sidak yang telah dilakukan sebelumnya,” ujarnya. Selain sidak yang dilakukan Tim GDN, pemantauan terhadap pegawai ASN juga dilakukan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara yang didampingi Asisten Administrasi Umum IGN Eddy Mulya dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) I Ketut Mister. Dari pemantauan tersebut, ternyata masih saja ditemukan sejumlah pegawai tidak menggunakan atribut. Meski menemukan pegawai seperti itu, namun Ia merasa bangga karena dari sejumlah OPD yang pantau seperti Badan Penelitian dan Pengembangan, Dinas Koperasi, Dinas Sosial dan Dinas Pertanian serta Badan Keuangan dan Aset Daerah tingkat kehadirannya sangat baik.  Disamping itu sejumlah pegawai yang tidak hadir telah ada keterangannya seperti tugas kelapangan. “Untuk disiplin tidak harus hadir ke kantor asalkan ada laporan kepada pimpinan,” ujarnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.