balitribune.co.id I Bangli - Sebagai fasilitas publik terbuka yang diperuntukan bagi ruang interaksi sosial, olahraga dan rekreasi warga, kini alun-alun Bangli juga dimanfaatkan untuk tempat penitipan wahana permainan anak-anak. Realita ini tentu berpengaruh terhadap estetika yakni keindahan dan keasrian dari alun-alun kebanggaan masyarakat Bangli.
Kesan kumuh terekam pada sisi sebelah timur tepatnya di sebelah selatan areal Food Court. Ruang terbuka tersebut digunakan sebagai tempat penitipan wahana permainan anak-anak yang sifatnya komersial. Bahkan untuk hindari hujan dipasang tenda dan wahana permainan tersebut ditutup dengan terpal.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup I Putu Ganda Wijaya saat dikonfirmasi tidak menampik keberadaan permainan tersebut. Menurutnya jika dilihat dari jenis permainan tidak mungkin dilakukan bongkar pasang dan sejauh ini tidak sampai mengganggu aktivitas warga yang berkunjung ke alun-alun. “Kalau dipindah ke barat tidak memungkinkan karena space untuk permainan sudah penuh, makanya kami ijinkan memanfaatkan areal di timur ,” kata Putu Ganda.