Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terpasang di 38 Persimpangan, ATCS Efektif Tekan Kemacetan

Kadis Perhubungan AA Ngurah Rai Yudhadarma didampingi Kabag Humas Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta saat jumpa pers di Ruang Press Room Bagian Humas Badung, Rabu (12/12).

BALI TRIBUNE - Pemasangan area traffic control system (ATCS) sangat signifikan mampu menekan atau mengurai kemacetan lalu lintas khususnya di Badung Selatan. Alat ini mampu mengurangi kemacetan lalu lintas hingga 40 persen. Hal tersebut terungkap saat jumpa media yang digelar Bagian Humas Setda Badung dengan menampilkan narasumber Kadis Perhubungan Badung. Topiknya adalah “Kebijakan Strategis  Dishub Badung Dalam Rekayasa Lalu Lintas Menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru serta Upaya Mengatasi Kemacetan Lalu Lintas di Badung Selatan”. Hadir pada acara tersebut Kadis Perhubungan Drs. AA Ngurah Rai Yudhadarma, MAP, Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Kabid Lalu Lintas Topan Priyanto, Kabid Angkutan Nyoman Karyasa, Kabid Sarpras Angkutan Made Suastika, dan UPT LLA Badung Selatan IB Sudiadnya. Menurutnya, jalan-jalan di Badung berisi banyak persimpangan sebagai penyebab kemacetan. Di persimpangan inilah, katanya, ATCS dipasang. Pengendaliannya dilakukan terpusat di Dinas Perhubungan Badung. Volume kendaraan, katanya, sangat tidak merata. Ketika lampu hijau menyala tetapi tidak ada kendaraan yang akan lewat tentu mubasir. “Ketika ini terjadi, durasi lampu merah maupun hijau bisa diatur. Misalnya ketika sudah tak ada kendaraan, lampu hijau dari ruas jalan tersebut dipercepat. Lanjut lampu hijau dari ruas jalan berikutnya sehingga antrean bisa diperpendek dan dipastikan kemacetan lalin bisa ditekan. Demikian juga ketika ada pejabat yang akan lewat. Lampu hijau yang dilalui pejabat bisa diatur lebih panjang sehingga pejabat tak perlu terkena lampu merah. “Prinsip ATCS ini sangat signifikan mampu menekan kemacetan lalu lintas,” katanya. Saat ini, ujarnya, di Badung telah terpasang 38 ATCS. Pada 2017, ATCS yang terpasang sebanyak 20 unit, sementara pada 2018, ATCS yang terpasang tidak kurang dari 18 unit. “Target kami ada 41 unit ATCS,” tegasnya lagi. Selain pengaturan durasi lampu merah dan hijau, ATCS juga berisi speaker yang bisa digunakan untuk mengarahkan kendaraan yang menyebabkan kemacetan. Lewat speaker ini, petugas kendali bisa mengarahkan kendaraan penyebab macet sehingga lalu lintas kembali lancar. Saat ditanya kemungkinan menerapkan kebijakan ganjil-genap untuk menekan angka kemacetan lalu lintas, Kadis menyatakan masih sulit menerapkan di Kabupaten Badung. Hal ini karena sifat masyarakat yang heterogen dan harus memikirkan aspek sosial budaya masyarakat. “Kebijakan kendaraan ganjil genap masih terbentur aspek sosilogis dan budaya masyarakat,” tegasnya. Dia mencontohkan, pada saat perhelatan IMF, pola ini sempat diterapkan. Namun belum apa-apa, pro-kontra sudah bermunculan. “Kondisi di Badung tak bisa disamakan dengan daerah lain seperti Jakarta,” katanya. Dia menjelaskan, aspek budaya dan sosial menjadi hambatan penerapan ganjil-genap. Misalnya saat masyarakat harus mengikuti kegiatan sosial budaya mengharuskan menggunakan kendaraan. Saat kendaraan tak bisa digunakan inilah, persoalan akan muncul. “Karena itu, kecil kemungkinan Badung menerapkan pola ganjil genap untuk menekan kemacetan,” katanya.  

wartawan
I Made Darna
Category

Gunakan Helikopter Sky Air, Pangdam IX/Udayana Pantau Antrean Puluhan Kilometer di Jalur Denpasar-Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara  – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Kapolda Bali melaksanakan pemantauan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2026 pada Selasa (17/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pelabuhan ASDP Gilimanuk, Kabupaten Jembrana ini dilakukan menggunakan helikopter Sky Air untuk melihat langsung kondisi lalu lintas, kesiapan personel, serta memastikan kelancaran mobilitas pemudik menuju Pulau Jawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Waspada Penipuan Keuangan Jelang Hari Raya, Satgas PASTI Tekankan Prinsip 2L

balitribune.co.id I Denpasar - Menjelang rangkaian perayaan hari raya keagamaan di Bali, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan keuangan yang kerap muncul pada momen tersebut. Imbauan ini disampaikan Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Daerah Provinsi Bali agar masyarakat tidak menjadi korban kejahatan finansial yang semakin beragam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.