Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tertunda Dua Tahun, Pasar Adat Pergung Digelar Kembali

Bali Tribune / PASAR - Digelarnya kembali Pasar Adat Pergung setelah pandemi covid-19 dinanti-nanti oleh masyakarat Jembrana.

balitribune.co.id | NegaraSetelah sempat ditiadakan akibat terdampak pandemi covid-19, kini Pasar Adat Desa Adat Pergung kembali digelar. Pasar musiman yang sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Jembrana dalam merayakan hari raya Galungan dan Kuningan ini dikemas berbeda dibandingkan sebelumnya. Warga pun menyambut antusias dibukanya pasar adat ini.

Pandemi covid-19 berdampak diberbagai sector kehidupan tak terkecuali juga kegiatan keramaian masyarakat. Pembatasan yang diberlakukan di masa pandemic sejak awal tahun 2020 juga menyebabkan Pasar Adat Pergung ditiadakan. Kini ditengah melandainya kasus covid-19, pasar musiman yang digelar setiap hari raya Galungan hingga Kuningan ini akhirnya bisa dibuka kembali. Pasar musiman yang digelar di Lapangan Umum Widya Mandala, Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo ini dibuka saat hari Penampahan Galungan Selasa (7/6).

Bahkan pelaksaan pasar musiman kali ini sedikit berbeda jika dibandingkan sebelum-sebelumnya. Pasar Adat Pergung kini digelar dengan lebih banyak melibatkan pelaku UMKM lokal Jembrana. Pasar musiman yang menyediakan berbagai kebutuhan mulai dari makanan, pakaian, perabotan hingga wahana permainan menjadi salah satu tempat primadona yang dikunjungi masyarakat Jembrana saat hari raya Galungan dan Kuningan. Bahkan dinanti-nanti masyarakat setelah pelaksanaannya sempat ditunda selama dua tahun belakangan ini.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba dikonfirmasi Kamis (6/9) mengakui pihaknya yang membuka secara resmi pelaksanaan Pasar Adat Pergung ini pada Selasa (7/6) lalu. Menurutnya momen ini sangat dinantikan baik oleh para pedagang maupun masyarakat Jembrana dan ada kerinduan dari masyarakat setelah diberlakukannya berbagai pembatasan selama masa pandemi.

"Kami sudah sempat berkeliling dan bertanya langsung, bahwa mereka rindu sekali dengan situasi seperti hari ini. Sudah dua tahun tidak dilaksanakan hiburan masyarakat seperti ini,” ujarnya.

Dengan mempertimbangkan sudah melandainya kasus Covid-19 di Kabupaten Jembrana, pihaknya bersama Wakil Bupati Jembrana, I Gde Ngurah Patriana Krisna dan Forkopimda akhirnya memutuskan untuk memberikan ijin pelaksanaan pasar adat ini. "Kami bersama Forkopimda memberikan ijin untuk dilaksanakan untuk menyemarakan hari raya Galungan dan Kuningan. Pelaksanaannya tertib, nyaman dan bagus. Ternyata di lokasi sudah ada tanggungjawab masing-masing siapa yang bertugas, jadi tidak ada lagi masalah," jelasnya.

Namun pihaknya menekankan kegiatan pasar adat kali ini juga diharapkan bertujuan untuk lebih menumbuhkan dan menggerakan sektor UMKM di Kabupaten Jembrana. "Ini bagian daripada bertumbuhnya UMKM kita, Banyak sekali UMKM ikut berpartisipasi disini, Walaupun memang kalau kita lihat juga ada pedagang yang sudah terlibat bertahun-tahun,” tandasnya. Dibukanya kembali Pasar Adat Pergung ini mendapat apresiasi dan respon positif dari kelangan pelaku UMKM Jembrana karena memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk bergerak.

Salah seorang pelaku UMKM Putu Rizky Ari Yasa Wibawa berharap Pasar Adat Pergung ini akan terus dilaksanakan setiap Galungan dan Kuninga. "Kami diberikan space (ruang) kepada kami UMKM Jembrana untuk ikut serta dalam Pasar Adat Pergung. Harapan kami kedepan, pasar adat ini terus dilaksanakan dan dibuatkan angkringan khususnya untuk masyarakat pergung,” pungkasnya. Pantauan di lokasi, sejak dibuka Selasa lalu, antusiasme masyarakat untuk berkunjung ke Pasar Adat Pergung sangat tinggi, walaupun kondisi cuaca hujan.

Selama berlangsungnya Pasar Ada Pergung, areal lapangan yang digunakan tampak padat pengunjung. Masyarakat Jembrana dari berbagai desa dari ujung timur hingga ujung barat sengaja datang ke lokasi untuk mengisi waktu hari raya Galungan, “Sudah dua tahun tidak di buka, makanya setelah tahu baru di buka lagi kami menyempatkan datang kesini sekedar jalan-jalan bersama keluarga. Galungan terasa tidak lengkap kalau tidak sempat datang ke Pergung,” ujar Putu Arya (48), warga asal Pekutatan yang datang bersama keluarnya.

wartawan
PAM
Category

Tabanan Jadi Pionir Digitalisasi Bansos Berbasis Digital Public Infrastructure di Indonesia

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan menyatakan kesiapan penuh mendukung pelaksanaan piloting Digitalisasi Bantuan Sosial Berbasis Digital Public Infrastructure (DPI) yang akan berlangsung pada April hingga Juni 2026. Tabanan menjadi bagian dari Provinsi Bali yang ditunjuk sebagai provinsi pertama di Indonesia dalam perluasan uji coba sistem digital bansos secara menyeluruh di tingkat kabupaten/kota.

Baca Selengkapnya icon click

Sengkarut Lahan Puluhan Miliar di Canggu, Laporan Korban di Polda Bali Masih 'Membeku'

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus mafia tanah di Bali kembali terjadi. Seorang wanita, Sella Sakinah (34) melaporkan kasus dugaan penyerobotan tanah di Desa Canggu, Kabupaten Badung dengan terlapor berinisial HS ke Polda Bali. Namun laporan sejak 12 Desember 2024 dengan bukti Laporan Polisi Nomor: LP/B/857/XII/2024/SPKT/Polda Bali itu belum ada perkembangan yang berarti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sinkronisasi Kinerja 2026 Langkah Strategis Pemkab Tabanan Akselerasi Visi AUM

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tabanan (BKPSDM) melaksanakan kegiatan Desk Perjanjian Kinerja Perangkat Daerah Tahun 2026 yang berlangsung selama lima hari, Selasa (24/2/2026) hingga Senin (2/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bimtek Evidence 2026, Langkah Nyata Pemkab Tabanan Hadirkan Layanan Unggul dan Inklusif

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan terus memperkuat kualitas tata kelola pelayanan kepada masyarakat melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Teknis Pemenuhan Evidence Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bagian Organisasi Setda Kabupaten Tabanan tersebut berlangsung pada Selasa (25/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasus Penculikan WNA Ukraina, 4 Orang Terduga Pelaku Kabur ke Luar Negeri

balitribune.co.id I Denpasar -  Polda Bali saat ini tengah memburu pelaku penculikan terhadap Warga Negara Asing (WNA) asal Ukraina berinisial IK. Polda Bali mengindentifikasi ada enam terduga pelaku. Sayangnya, empat terduga pelaku disebutkan telah melarikan diri ke luar negeri melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.