Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terungkap Tewasnya WNA Tiongkok di Hotel Intercontinental

Bali Tribune / Salah satu korban tewas di Hotel Intercontinental
balitribune.co.id | DenpasarSetelah memeriksa 15 orang saksi, akhirnya terungkap penyebab kematian mengenaskan sejoli asal Tiongkok, Cheng Jianan dan Li Chiming di hotel Intercontinental Jimbaran, Kuta Selatan, Senin (1/5) pada pukul 07.30 Wita. Sumber terpercaya Bali Tribune di lingkungan Polresta Denpasar, Selasa (16/5) mengatakan, penyebab tewasnya sepasang warga negara Tiongkok itu adalah pembunuhan lalu bunuh diri.
 
"Jadi, yang laki ini (Cheng Jianan - red) bunuh ceweknya (Li Chiming - red), lalu laki ini bunuh diri," ungkap seorang petugas.
 
Dikatakan sumber ini, kepastian ini di dapat setelah polisi memeriksa saksi - saksi, baik tamu hotel maupun pegawai hotel, CCTV, handphone milik kedua korban serta olah TKP dan mengecek lokasi kejadian.
 
"Dari saksi - saksi tidak ada yang melihat orang lain masuk ke kamar korban. Kalau CCTV yang tersorot di pintu kamar hotel, setelah petugas room service keluar mengantar makanan, tidak ada orang lagi yang masuk ke kamar korban. Bahkan, terlihat si laki  - laki sempat keluar kamar dan melihat ke kamar sebelah. Sedangkan dari pemeriksaan TKP, tidak ada kerusakan yang terjadi pada bagian pintu atau jendela. Artinya, tidak ada orang luar yang masuk ke kamar korban. Jadi, kalau dibilang perampokan juga tidak mungkin, apalagi lokasinya ada di lantai empat. Sementara dari handphone, hasil chatingan kedua korban yang diterjemahkan oleh penerjemahnya bahwa kedua korban sebelumnya sudah ribut atau bertengkar via chatingan. Jadi, mereka sudah ada permasalahan sebelum kejadian," teranganya.
 
Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas yang dikonfirmasi di Mapolresta Denpasar, Selasa (16/5) mengatakan, akan menjelaskan atau menyampaikan ke awak media pada Rabu (17/5). "Besok baru disampaikan," jawabnya.
 
Diberitakan sebelumnya, penghuni hotel Intercontinental Jalan Uluwatu Nomor 16 Jimbaran digegerkan dengan ditemukannya sepasang tamu yang tewas mengenaskan dan dalam keadaan telanjang. Berawal dari operator hotel mendapat telepon dari tamu yang menginap di kamar nomor 4228 untuk menginformasikan bahwa ada tamu yang teriak-teriak meminta tolong di koridor. Laporan itu ditindaklanjuti oleh Duty Manager dengan mendatangi lokasi. Duty Manager juga meminta salah satu karyawan bellman datang dengan membawa kursi roda untuk mengantisipasi apabila tamu tersebut meminta bantuan.
 
Setibanya di koridor yang dimaksud, pihak hotel kaget mendapati Cheng Jianan tergeletak di depan kamar dengan kondisi telanjang berlumuran darah. Selanjutnya dilaporkan kepada Chief Security dan dilakukan pengecekan CCTV. Hasil rekaman CCTV diketahui korban keluar dari kamar 4223 sudah dalam keadaan telanjang dengan darah di sekujur tubuhnya, kemudian terkapar di lantai. Sementara di dalam kamar nomor 4223 ditemukan Li Chiming yang juga tewas dalam kondisi  telanjang dengan posisi tergeletak di dalam bathub kamar mandi hotel.
 
Anggota Polsek Kuta Selatan dan Unit Identifikasi Polresta Denpasar ke lokasi kejadian melakukan olah TKP. Hasilnya, di leher Cheng Jianan ditemukan luka terbuka yang menjadi sumber darahnya bercucuran, di bawah dada kiri dan lengan kirinya terdapat luka melepuh. Sedangkan  di leher Li Chiming terdapat kain seperti selendang dan ada luka lecet diduga bekas jeratan, serta luka lebam di dahinya.
 
Sebelum kejadian, diketahui Li Chiming lebih dulu check in pada Minggu (30/4), kemudian disusul Cheng Jianan pada Senin (1/5) dini hari. Cheng Jianan sempat keluar kamar untuk menengok ke kamar sebelah, lalu masuk lagi. Mereka sempat memesan makanan dan pelayanan room service ke kamar pukul 01.30 Wita.
wartawan
RAY
Category

Modal Jadi Tantangan Bisnis Dekorasi Pernikahan, Dehana Decoration Manfaatkan KUR BRI

balitribune.co.id | Mangupura - Bisnis dekorasi pernikahan memiliki karakter berbeda dengan usaha perdagangan biasa. Pelaku usaha harus menyiapkan properti, tenaga kerja dan bahan sebelum pekerjaan digelar, sementara modal yang dikeluarkan baru kembali setelah dekorasi digunakan dalam sejumlah pesanan.

Baca Selengkapnya icon click

Dari Toko ATK di Pejeng, Raka Temukan Sumber Penghasilan Tambahan Lewat Agen BRILink

balitribune.co.id | Gianyar - Sebuah toko alat tulis di kawasan Pejeng, Gianyar, tidak hanya menjadi tempat warga membeli kebutuhan sekolah dan perlengkapan sehari-hari. Selama hampir satu dekade, Toko Aneka Tulis juga menjadi tempat masyarakat melakukan berbagai transaksi keuangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Biadab! Hanya Karena Setoran, Bos Tega Bakar Sopir 

balitribune.co.id | Amlapura - Nasib tragis menimpa I Gede Slamet (20), seorang sopir truk asal Banjar Dinas Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem. Ia mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya setelah dibakar hidup-hidup oleh bosnya sendiri, I Putu CP (39), asal Kecamatan Rendang, pada Jumat (18/9/2026) siang. 

Baca Selengkapnya icon click

Koster Bagikan Nasi Jinggo di SMPN 13 Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mendampingi Gubernur Bali, Wayan Koster, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 13 Denpasar pada Jumat (18/9/2026). Kedatangan orang nomor satu di Bali dan Denpasar ini disambut antusias oleh seluruh siswa, guru, dan jajaran sekolah lewat beragam kreativitas seni dan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Jembrana Gulung Jaringan Narkoba Antarpulau 

balitribune.co.id I Negara - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jembrana berhasil membongkar tujuh kasus peredaran narkotika dalam operasi beruntun periode Agustus hingga September 2026. 

Dari rangkaian penindakan tersebut, polisi meringkus delapan tersangka yang terdiri dari tujuh pria dan satu wanita, serta menyita barang bukti sabu seberat total 111,25 gram netto (119,02 gram bruto).

Baca Selengkapnya icon click

Tagihan Semu PBB Jembrana Capai Miliaran

balitribune.co.id | Negara - Ketidaksinkronan data pertanahan antara instansi vertikal pusat dan daerah memicu pembengkakan piutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Jembrana hingga menembus angka fantastis, yakni Rp54,5 miliar. 

Data yang tidak akurat ini memicu penumpukan tagihan semu yang terus bertambah setiap tahun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.