Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Test Tenaga Kontrak, Banyak Peserta Gaptek

Bali Tribune / TENAGA KONTRAK - Ribuan tenaga kontrak Pemkab Jembrana yang masa kontraknya akan habis di penghujung 2021 nanti mulai Rabu (15/12) sudah menjalani test.

balitribune.co.id | Negara – Test bagi tenaga kontrak yang jumlahnya mencapai ribuan orang sudah dimulai Rabu (15/12). Tidak sedikit dari mereka yang tidak bisa menggunakan computer. Namun meraka yang sudah mengabdikan diri selama puluhan tahun. Sedangkan terkait adanya isu calo tenaga kontrak, tegas diminta agar pelakunya ditangkap.

Masa kontrak para tenaga kontrak Pemkab Jembrana akan berakhir 31 Desember 2021. Kini ribuan tenaga kontrak tersebut harus melamar kembali dan kali ini harus menjalani test. Test ini merupakan program baru yang diterapkan dibawah kepemimpinan Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna. Test ini ini digunakan untuk memetakan pegawai yang berkualitas dan professional sesuai dnegan kebutuhan masing-masing OPD yang akan mempekerjakannya.

Ada lima SMP yang dijadikan lokasi test, salah satunya di SMP Negeri 2 Negara. Dari pengamatan di SMP yang berlokasi di Kelurahan Loloan Barat ini, di hari pertama Selasa kemarin dilaksanakan empat sesi dan masing-masing sesi diikuti oleh 90 orang. Sebagian besar peserta test seperti tenaga kebersihan dan juru pungut restribusi yang mengikuti test di sekolah ini tidak menguasai komputer serta gagap teknologi. Seperti dituturkan salah seorang tenaga kontrak peserta test, Luh Korni (48).

Tenaga kontrak yang bertugas sebagai petugas kebersihan sejak tahun 2005 ini mengaku memang tidak menguasai komputer. Bahkan ia tidak pernah pegang komputer. Begitupula dengan Gusti Komang Darmawan (53). Petugas kebersihan asal Pendem ini mengaku bekerja sebagai petugas kebersihan sejak 1991. “Kami mengharapkan apa yang dilakukan pemerintah ini untuk sesuatu yang lebih baik lagi. Harapannya masih bisa bekerja dan mengabdi untuk Jembrana,” ujarnya usai mengikuti test.

Tidak sedikit peserta test yang mengalami kesulitan sehingga dibantu oleh petugas sehingga peserta dapat menyelesaikan penilaian potensi dengan baik. Bagi tenaga kontrak eksisting (yang saat ini sudah bekerja) tes dilaksanakan Rabu kemarin hingga Kamis hari ini. Dari data di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSM) ada 2.590 pegawai kontrak yang dipanggil untuk menjalani tes. Untuk di hari pertama test  Rabu kemarin peserta yang mengikuti uji test sebanyak 1660 orang.

Namun banyak dari merka yang hadir. Berdasarkan data yang tidak hadir sebanyak 95 orang sehingga test hanya diikuti 1.565 orang.  Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan kalau pegawai kontrak masa kerjanya selasai 31 Desember 2021. Test ini menurutnya merupakan bentuk evaluasi terhadap keberadaan pegawai kontrak di puluhan OPD yang jumlahnya ribuan orang tersebut. "Jika mereka  dievaluasi dan dibutuhkan itu wajar. Bisa saja selama bekerja, pekerjaannya tidak bagus ya perlu dievaluasi,” ujarnya

Ditengah situasi pandemi seperti saat ini, animo pelamar tenaga kontrak sangat tinggi sehingga pihaknya harus bener-benar selektif. “Anggaran kan ada. Yang antre tuk bekerja juga banyak. Dan harapan kami mereka juga bekerja lebih baik. Kalau alasan pandemi, semua kena dampak pandemi. Jika kerja tidak bagus apa dipaksakan mereka dipakai semua?" jelasnya. Pihaknya juga mempersilahkan untuk melaporkan dan menangkap apabila ada calo tenaga kontrak, "tapi calo itu tidak ada," tandasnya. 

wartawan
PAM
Category

BPJS Kesehatan Memperkuat Transformasi Digital Melalui Berbagai Kanal Layanan

balitribune.co.id I Denpasar - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Memasuki lebih dari satu dekade penyelenggaraannya, JKN tidak hanya berhasil memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, tetapi juga menjaga keberlanjutan program tersebut salah satunya melalui inovasi layanan.

Baca Selengkapnya icon click

Rapat Paripurna DPRD Badung, Bupati Sampaikan Penjelasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kabupaten Badung dalam rapat paripurna, sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah yang telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI,  bertempat di Ruang Sidang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Senin, (6/7/2025).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usut Misteri Kematian Mang Colik, Polres Klungkung Telusuri CCTV dan Periksa 13 Saksi

balitribune.co.id I Semarapura - Aparat Sat Reskrim Polres Klungkung terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap misteri kematian I Nyoman Cita (50) alias Komang  Colik, warga Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, yang ditemukan meninggal dengan kondisi luka tusukan di perut di aliran Sungai Bubuh.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.