Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tiga KK Warga Badung Telantar di Gianyar

TELANTAR
TELANTAR - Warga Badung yang masih bertahan di Tegal Jambangan, Ubud, kini tak memiliki tempat tinggal yang layak. Mereka pun kini telantar.

BALI TRIBUNE - Pascapengosongan lahan oleh pemegang sertifikat, tiga kepala keluarga (KK) tetap bertahan di Tegal Jambangan, Desa Sayan Ubud, hingga Jumat (26/5). Karena rumahnya sudah dibongkar paksa, mereka tinggal di tenda darurat dalam kondisi terisolasi. Mereka hanya berharap perhatian pemerintah, karena meraka tidak memiliki tempat tinggal lagi.

Pantauan di lokasi, kemarin, keluarga Dewa Ketut Ariana yang tercatat sebagai penduduk Banjar Kutaraga, Bongkasa Badung ini, memilih tetap bertahan di lokasi rumahnya yang sudah dibongkar, Rabu (25/5) lalu. Untuk tempat berteduh istri, anak, menantu serta cucunya yang masih balita, mereka mendirikan tenda darurat.

“Harus ke mana lagi saya Pak. Saya tinggal di sini sudah turun temurun. Saya hanya memiliki pipil sebagai bukti kepemilikan leluhur saya. Namun, tiba-tiba ada sertifikat atas lahan itu atas nama Pelaba Pura Kamuda Saraswati,” ungkapnya.

Kondisi serupa juga dialami keluaraga I Nyoman Mula dan Dewa Ketut Raka Sudarma, yang rumahnya lebih awal dirubuhkan oleh pemegang sertifikat. Mereka juga tetap kukuh bertahan tinggal di lokasi itu, meksi kini kondisinya sudah terisolasi, lantaran areal itu sudah dikelilingi tembok tinggi dan tembok berduri.

“Akses keluar masuk kami cuma lewat Sungai Ayung. Tidak ada pilihan lain, saya lahir dan besar di rumah ini,” terang Nyoman Mula dan Dewa Raka menambahkan.

Mengenai anggota keluarganya yang perempuan dan anak serta balita, diakuinya juga tetap tinggal di lokasi itu. Atas kondisi itu, disebutkan jika mereka pernah didatangi oleh petugas dari P2TPA Gianyar. Namun, petugas itu akhirnya ‘angkat tangan’ karena mereka beridentitas sebagai penduduk Kabupaten Badung. “Sebagian besar kami di sini memang ber-KTP Badung. Karena lebih dekat ke Bongkasa, tinggal menyeberang sungai,” terangnya.

Sebelumnya, Kamis (25/5) pengosongan lahan dengan pembongkaran paksa rumah milik dewa Ariana, diwarnai kericuhan, teriakan histeris dan ada yang sampai pingsan. Dewa Ketut Ariana terus berupaya menghadang petugas dengan menunjukkan pipil serta bukti pembayaran pajak.

Debat kusir pun nyaris memicu adu fisik. Teriakan histeris dan tangis anak-anak balita membuat suasana semakin tegang. Seorang ibu rumah tangga pun tumbang pingsan lantaran tak kuasa menahan emosi. Atas kekisruhan ini, Perbekel Bongkasa, I Ketut Luki mencoba memediasi keinginan warganya dan langsung berkoordinasi dengan pihak keamanan. Luki pun berjani akan mendampingi warganya itu dalam memperjuangkan haknya.

Terkait keberadaan puluhan warga yang kini tinggal di tempat yang tidak layak, juga akan di koordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Badung. Sementara untuk memperjuangkan hak warganya, akan dilakukan mediasi kembali dengan pemilik sertifikat. Mengenai lahan yang ditempati warga secara turun temurun ini, diakuinya telah terbit sertifikat atas nama pelaba Pura Kemuda Saraswati Ubud, yang dikelola keluarga besar Puri Saren Kauh, Ubud.

wartawan
redaksi
Category

Penataan Pantai Bingin Mulai Ditender, Desain Kawasan Masih Digodok

balitribune.co.id I Mangupura - Setahun setelah 48 bangunan liar di Pantai Bingin dibongkar, Pemerintah Kabupaten Badung mulai memproses penataan kawasan tersebut. Meski tender sudah berjalan, hingga kini desain induk (master plan) dan gambar teknis penataan masih dalam tahap pembahasan.

Baca Selengkapnya icon click

Terganjal Aturan Kepegawaian, Layanan Forensik RS Tabanan Belum Jalan

balitribune.co.id I Tabanan – Rencana RSUD Tabanan untuk mengoperasikan layanan forensik di Instalasi Pemulasaraan Jenazah yang baru masih menemui jalan buntu. Hingga kini, fasilitas tersebut belum bisa memberikan tindakan medis forensik karena terganjal aturan kepegawaian serta sulitnya mencari dokter spesialis di bidang tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Tetapkan 16.466,23 Hektar Lahan Sawah Jadi LP2B

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan resmi menetapkan ribuan hektar sawah produktif untuk mencegah masifnya ancaman alih fungsi lahan. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengunci 16.466,23 hektar area persawahan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuburan Tergerus Air Laut Pasang, Bangkai Paus Bungkuk Kembali Muncul ke Permukaan

balitribune.co.id I Negara - Dua hari setelah dikuburkan, bangkai paus bungkuk (Humpback Whale) yang sebelumnya terdampar dan mati di pesisir Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, kembali muncul ke permukaan. Karena dikhawatirkan menimbulkan dampak lingkungan, bangkai mamalia laut tersebut diminta dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Baca Selengkapnya icon click

Pengusaha Hiburan Malam Dideadline 30 Hari untuk Lengkapi Izin Mikol

balitribune.co.id I Singaraja - Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait maraknya tempat hiburan malam yang diduga tidak berizin, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng melakukan langkah pembinaan dan pengawasan ketat terhadap puluhan pengusaha hiburan di wilayah Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.