Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tiga Petarung Ditarget Raih Emas Pomnas

AA Bagus Tricandra Arka
AA Bagus Tricandra Arka

BALI TRIBUNE - Tiga petarung Bali yang dikirim ke ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas), ditarget oleh Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Bali meraih medali emas seperti tradisi Pomnas sebelumnya.

Pomnas akan dihajat di GOR Universitas Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, 15-17 Oktober 2017. Sementara tiga petarung Bali tersebut, merupakan hasil gelaran Porprov Bali XIII/2017 Gianyar, beberapa waktu lalu.

Sekum Pengprov Kodrat Bali AA Bagus Tricandra Arka, Selasa (3/10) mengatakan, ketiga petarung itu yakni dua putra dan seorang petarung putri. Mereka adalah I Nyoman Mardiana dari IKIP PGRI Bali, Kadek Trisna Wati dari Universitas Mahasaraswati Denpasar, dan Gede Dicky Handika Putra dari Universitas Udayana.

"Kami memang menurunkan petarung yang masih statusnya mahasiswa dan juga ketiganya adalah peraih emas Porprov Bali XIII/2017 di kelasnya masing-masing," ujar Tricandra Arka.

Dia mengatakan,  tarung derajat adalah cabor terakhir yang mendaftar di Bapomi Bali melalui jalur online, pada siang kemarin, dan persiapannya sangat terbatas yakni hanya satu minggu. Walau demikian, bukan berarti mereka yang dikirim tidak berpeluang meraih medali.

"Meski waktu mereka untuk latihan sangat mepet, namun itu bukan jadi kekhawatiran kami. Mereka kan sudah lama berlatih sebelum Porprov Bali kemarin. Paling, menjelang keberangkatan ke Makassar nanti, hanya sifatnya mengembalikan kebugaran mereka. Namun tak lupa untuk mengasah skill, teknik dan mental mereka," ujar pria yang akrab disapa Gung Cok ini.

Soal peluang, Kodrat Bali memang menarget ketiganya bisa meraih emas. Apalagi, Mardiana, Trisna Wati dan Dicky Handika adalah proyeksi untuk Pra-PON 2019 mendatang.

"Terutama Nyoman Mardiana. Saya rasa pengalamannya di nasional sudah banyak jam terbang. Terlebih dia menyumbang perak bagi Bali di PON 2016 lalu. Kami ingin supaya Bali tetap menjaga tradisi emas di nasional baik itu di kejuaraan antar pelajar, mahasiswa, kejurnas ataupun PON," tegasnya sembari menyebut kali terakhir Kodrat Bali utus petarung di POMNAS pada 2015 silam.

Soal rival, Gung Cok menyebut jika pesaing hanya provinsi itu-itu saja seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumbar dan Aceh.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Wabup Bagus Alit Sucipta Jamin Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idul Fitri

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta membuka Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jana, Kelurahan Sading, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Janjikan Çaka Fest 2027 Lebih Spektakuler

balitribune.co.id I Mangupura - Kemeriahan kompetisi kreativitas pemuda di Kabupaten Badung mencapai puncaknya. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup gelaran "Badung Çaka Fest 2026" di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (8/3/2026) malam.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KSOP Celukan Bawang Siapkan Program Mudik Gratis

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Laut Celukan Bawang, mulai mematangkan persiapan guna menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran tahun ini. Persiapan ini mencakup ketersediaan armada kapal reguler, program mudik gratis, hingga penyesuaian jadwal pelayaran menyusul kedekatan momen Idul Fitri dengan Hari Raya Nyepi.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam sambutannya di Badung Caka Fest Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa Badung Caka Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara seni, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Lokapaksa Berstatus Waspada, BMKG Pastikan Bukan Dipicu Aktivitas Tektonik

balitribune.co.id I Singaraja - Fenomena tanah merayap yang terjadi di Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Hasil kajian awal disebut tanah merayap tersebut bukan dipicu aktivitas tektonik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.